Honor 600 Pro menjadi sorotan karena membawa Snapdragon 8 Elite, chipset yang biasanya identik dengan perangkat kelas flagship. Di seri yang sama, Honor juga memberi pembeda yang jelas lewat kamera telefoto periskop 50 MP pada varian Pro, sementara model reguler tidak mendapat fitur itu.
Strategi ini membuat Honor 600 dan Honor 600 Pro tidak hanya berbeda nama, tetapi juga berbeda arah penggunaan. Honor menempatkan model standar untuk pengguna yang ingin performa tinggi di kelas menengah atas, sedangkan versi Pro disiapkan untuk kebutuhan yang lebih berat.
Dari layar sampai baterai, keduanya tetap serupa
Di luar sektor dapur pacu dan kamera tambahan, kedua ponsel ini masih berbagi banyak spesifikasi utama. Honor membekali Honor 600 series dengan layar OLED 6,5 inci beresolusi 1.5K dan refresh rate 120Hz.
Kombinasi tersebut ditujukan untuk memberi tampilan yang mulus saat dipakai menonton, menjelajah antarmuka, atau menjalankan aktivitas harian. Pada bagian daya, Honor juga memasang baterai 7.000 mAh di kedua model, sehingga kapasitasnya tergolong besar untuk menunjang pemakaian lebih lama.
Untuk pengisian daya, Honor 600 dan Honor 600 Pro sama-sama mendukung fast charging 80W serta reverse wired charging 27W. Namun, hanya Honor 600 Pro yang dibekali wireless charging 50W, sehingga model ini terasa lebih lengkap bagi pengguna yang menginginkan opsi isi daya tanpa kabel.
Kamera utama sama, Pro lebih fleksibel
Sektor kamera menjadi salah satu alasan utama seri ini menarik perhatian. Honor 600 dan Honor 600 Pro sama-sama membawa kamera utama 200 MP dan lensa ultra-wide 12 MP, sehingga fondasi fotografi keduanya memang dibuat setara.
Perbedaan penting baru muncul pada Honor 600 Pro yang mendapatkan kamera telefoto periskop 50 MP dengan zoom optik hingga 3,5x. Lensa ini memberi keunggulan saat mengambil objek jauh, sementara kamera depan kedua perangkat tetap sama, yaitu 50 MP.
Dengan susunan seperti ini, Honor tampak ingin menjaga keseimbangan antara kesamaan fitur inti dan pembeda yang terasa nyata. Model standar sudah menawarkan kemampuan kamera yang kuat, sedangkan varian Pro memberi ruang lebih besar bagi pengguna yang membutuhkan hasil foto lebih fleksibel.
Desain belakang ikut jadi bahan pembicaraan
Selain spesifikasi, tampilan punggung Honor 600 series juga ramai dibahas karena disebut mirip dengan iPhone 17 Pro Max. Kesamaan visual itu membuat lini ini langsung mencuri perhatian sejak pertama kali diperkenalkan untuk pasar global.
Honor memilih pendekatan desain yang membuat Honor 600 dan Honor 600 Pro terlihat dekat satu sama lain. Meski demikian, perusahaan tidak hanya mengandalkan tampilan, karena kedua perangkat tetap diarahkan ke segmen pengguna yang menginginkan kombinasi desain menarik dan spesifikasi serius.
Sistem operasi, ketahanan, dan pilihan warna
Honor 600 series sudah menjalankan MagicOS 10 berbasis Android 16. Di sisi ketahanan, keduanya membawa sertifikasi IP68, IP69, dan IP69K yang menunjukkan perlindungan lebih serius terhadap debu dan air.
IP68 memberi perlindungan terhadap debu dan air dalam kondisi tertentu, sedangkan IP69 menambah ketahanan terhadap semburan air bertekanan tinggi dan suhu tinggi. Sementara itu, IP69K memberi tingkat perlindungan yang lebih ekstrem untuk lingkungan yang menuntut daya tahan lebih tinggi.
Honor juga menyiapkan pilihan warna Golden White, Black, dan oranye untuk seri ini. Peluncuran global Honor 600 dan Honor 600 Pro dijadwalkan berlangsung pada 23 April, sementara harga resminya belum diumumkan hingga saat ini.
