Infinix kembali menunjukkan agresivitasnya di pasar ponsel murah dengan menghadirkan pilihan yang terasa lebih tinggi dari harga jualnya. Di rentang mulai Rp1 jutaan hingga Rp3 jutaan, sejumlah modelnya menawarkan layar cepat, baterai besar, dan performa yang cukup kuat untuk kebutuhan harian hingga bermain gim.
Pilihan yang ditawarkan juga cukup berlapis, sehingga pengguna bisa menyesuaikan kebutuhan tanpa harus keluar dari anggaran. Dari kelas entry-level yang lega dipakai sehari-hari sampai seri GT yang lebih fokus ke gaming, jajaran ini memberi banyak ruang bagi calon pembeli.
Seri GT menjadi andalan untuk kebutuhan gaming
Di antara lini yang paling menonjol, seri GT memang diarahkan untuk pengguna yang mengejar performa bermain gim. Infinix GT 20 Pro hadir dengan desain futuristik dan lampu RGB di bagian belakang, memberi karakter yang tegas sebagai ponsel gaming.
Perangkat ini dibekali chipset Dimensity 8200 Ultimate yang mampu menjalankan berbagai gim populer dengan pengaturan grafis tinggi. Fitur bypass charging juga membantu menjaga suhu perangkat tetap stabil saat dipakai bermain sambil mengisi daya.
Masih di jalur yang sama, Infinix GT 30 Pro tampil sebagai kandidat paling kuat di kelas gaming Rp3 jutaan. Ponsel ini memakai chipset Dimensity 8350 Ultimate dan memori UFS 4.0, sehingga proses membuka aplikasi dan gim terasa lebih cepat.
Layar AMOLED 144Hz, speaker hasil kolaborasi JBL, dan fitur Bypass Charging 2 membuat perangkat ini semakin kompetitif. Kombinasi tersebut menjadikannya salah satu pilihan paling menarik di kelasnya bagi pengguna yang memprioritaskan performa.
Naik kelas dengan layar dan kamera yang lebih matang
Untuk pengguna yang menginginkan keseimbangan antara hiburan dan kebutuhan harian, Infinix Hot 40 Pro berada di kelas Rp2 jutaan dengan spesifikasi yang cukup solid. Ponsel ini menggunakan chipset MediaTek Helio G99 yang dikenal efisien dan stabil.
Perangkat tersebut juga membawa kamera utama 108MP dan layar Full HD+ 120Hz. Hasilnya, pengalaman visual terasa lebih mulus saat dipakai menonton konten maupun bermain gim.
Di kelas menengah, Infinix Hot 50 Pro+ menawarkan kesan yang lebih premium dibanding generasi sebelumnya. Bodinya dibuat tipis dan ringan, sehingga lebih nyaman digunakan dalam durasi panjang.
Layar AMOLED 120Hz menjadi salah satu daya tarik utamanya karena mampu menampilkan warna yang lebih hidup dan kontras yang lebih tajam. Dengan RAM besar serta penyimpanan lega, ponsel ini tetap responsif untuk kebutuhan sehari-hari.
Fokus pada layar cepat dan pengisian singkat
Infinix Hot 60 Pro hadir dengan layar AMOLED 144Hz, spesifikasi yang masih jarang ditemui di kelas harga menengah. Panel ini memberi pengalaman yang sangat mulus saat digunakan untuk navigasi maupun bermain gim.
Ponsel tersebut juga dibekali baterai 5.160mAh dan pengisian cepat 45W. Kombinasi ini membuat waktu isi daya lebih singkat tanpa mengurangi daya tahan pakainya untuk aktivitas harian.
Opsi paling terjangkau tetap terasa lapang
Bagi pengguna dengan dana terbatas, Infinix Hot 40i menjadi pintu masuk paling murah dalam daftar ini. Ponsel tersebut membawa RAM 8GB dan penyimpanan internal 256GB, kapasitas yang tergolong besar untuk harga jualnya.
Layar IPS LCD 90Hz membuatnya nyaman untuk media sosial, streaming video, dan gim ringan. Dukungan baterai 5.000mAh juga membantu perangkat ini tetap aman digunakan seharian penuh.
Pilihan 5G dengan kamera yang lebih stabil
Infinix Note 40 Pro 5G menyasar pengguna yang mulai membutuhkan konektivitas lebih modern. Selain mendukung 5G, ponsel ini membawa kamera 108MP dengan teknologi stabilisasi optik atau OIS.
Kehadiran OIS membuat hasil foto dan video lebih stabil dalam berbagai kondisi. Di tengah persaingan ponsel kelas menengah yang makin padat, fitur ini menjadi nilai tambah yang cukup menonjol.
Dengan rentang harga mulai Rp1 jutaan hingga Rp3 jutaan, Infinix memperlihatkan strategi yang jelas untuk menjangkau banyak segmen pengguna. Dari Hot series untuk penggunaan harian hingga GT series untuk gaming yang lebih serius, pilihan yang tersedia terasa kompetitif dan sulit dipandang murah jika melihat spesifikasinya.
