7 HP RAM 8/256 GB Rp2 Jutaan yang Paling Menggoda, Galaxy A07 Ikut Masuk

Author: Redaksi Android62

Daya tarik ponsel Rp2 jutaan kini tidak lagi berhenti pada kapasitas RAM 8 GB dan memori 256 GB. Di kelas ini, sejumlah model sudah menawarkan baterai jumbo, layar dengan refresh rate tinggi, kamera 108 MP, sampai dukungan software yang panjang.

Kombinasi itu membuat segmen menengah semakin padat pilihan. Pengguna bisa menyesuaikan perangkat dengan kebutuhan utama, mulai dari daya tahan, fotografi, hingga ketahanan dan pembaruan sistem yang lebih lama.

7 model dengan pendekatan yang berbeda

Model Keunggulan utama Spesifikasi penting
Poco M7 Baterai besar dan layar mulus 7.000 mAh, Snapdragon 685, RAM 8 GB, penyimpanan 256 GB, 144Hz, 33 watt
Redmi 15 Baterai besar dan layar lebar 7.000 mAh, Snapdragon 685, RAM 8 GB, penyimpanan hingga 256 GB, 144Hz
Redmi 15C Opsi baterai besar dengan fitur lengkap 6.000 mAh, Helio G81 Ultra, 120Hz, kamera 50 MP, Android 15, IP64, NFC
Poco C85 Baterai besar dan pengisian cepat 6.000 mAh, Helio G81 Ultra, RAM 8 GB, penyimpanan 256 GB, 120Hz, IP64, NFC, 33 watt
Realme C75 Ketahanan fisik lebih kuat 6.000 mAh, Helio G92 Max, RAM 8 GB, virtual hingga 24 GB, 45 watt, MIL-STD-810H
Nubia V70 Kamera 108 MP dan fitur interaktif Unisoc T616, RAM 8 GB, penyimpanan 256 GB, 120Hz, baterai 5.000 mAh, 33 watt
Nubia Focus 2 5G Kamera 108 MP dan dukungan AI Unisoc T760, RAM 8 GB, penyimpanan 256 GB, 120Hz, 1.000 nits, baterai 5.000 mAh, 33 watt

Poco M7 dan Redmi 15 menjadi dua model yang paling menonjol bagi pengguna yang memprioritaskan baterai. Keduanya sama-sama membawa baterai 7.000 mAh, angka yang terhitung sangat besar untuk kelas harga ini.

Poco M7 memakai layar IPS LCD Full HD+ 6,9 inci dengan refresh rate 144Hz. Perangkat ini juga mengandalkan Snapdragon 685, RAM 8 GB, penyimpanan UFS 2.2 hingga 256 GB, serta pengisian cepat 33 watt.

Redmi 15 menawarkan pendekatan yang hampir serupa dengan layar IPS Full HD+ 6,9 inci ber-refresh rate 144Hz. Tenaga pemrosesnya juga berasal dari Snapdragon 685 dengan RAM 8 GB dan memori internal hingga 256 GB.

Jika kapasitas 7.000 mAh dirasa terlalu besar, beberapa model lain tetap memberi ruang simpan lega dengan baterai 6.000 mAh. Redmi 15C, Poco C85, dan Realme C75 masuk dalam kelompok ini.

Fokus berbeda di kamera, layar, dan ketahanan

Untuk penggemar fotografi, Nubia V70 dan Nubia Focus 2 5G tampil menonjol karena sama-sama membawa kamera utama 108 MP. Resolusi itu masih jarang dijumpai di kelas harga sekitar Rp2 jutaan.

Nubia V70 menggunakan layar IPS 6,7 inci Full HD+ dengan refresh rate 120Hz. Ponsel ini ditenagai Unisoc T616, membawa RAM 8 GB yang bisa diperluas secara virtual, penyimpanan internal 256 GB, baterai 5.000 mAh, dan pengisian cepat 33 watt.

Keunikan Nubia V70 terletak pada fitur Live Island 2.0 yang menampilkan animasi interaktif untuk notifikasi, pengisian daya, dan aktivitas aplikasi. Sementara itu, Nubia Focus 2 5G hadir dengan dukungan fitur berbasis kecerdasan buatan untuk pengolahan kamera.

Nubia Focus 2 5G memakai chipset Unisoc T760, RAM 8 GB, penyimpanan 256 GB, baterai 5.000 mAh, fast charging 33 watt, serta layar 120Hz dengan kecerahan hingga 1.000 nits.

Untuk kebutuhan kamera yang lebih umum, Samsung Galaxy A07, Redmi 14C, dan Redmi 15C sama-sama membawa kamera utama 50 MP. Trio ini bisa menjadi pilihan bagi pengguna yang tidak membutuhkan resolusi 108 MP, tetapi tetap ingin hasil foto yang memadai di kelasnya.

Layar 144Hz, AMOLED, dan software yang lebih panjang

Layar dengan refresh rate tinggi kini semakin mudah ditemukan di segmen ini. Beberapa model bahkan sudah mencapai 144Hz, yang memberi sensasi gulir lebih mulus saat dipakai bermain gim atau menonton video.

Itel S26 Ultra menjadi salah satu yang paling mencolok dengan panel AMOLED 6,78 inci Full HD+ ber-refresh rate 144Hz. Tingkat kecerahannya disebut mencapai 4.500 nits, jauh di atas rata-rata banyak model lain di kelas serupa.

Di balik layarnya, Itel S26 Ultra membawa chipset Unisoc T7300, RAM 8 GB, penyimpanan UFS 2.2 hingga 256 GB, dan baterai 6.000 mAh. Fitur tambahannya juga cukup lengkap, mulai dari bypass charging, vapor chamber cooling, hingga fingerprint di dalam layar.

Poco M7 dan Redmi 15 berada di level yang sama-sama tinggi pada sisi visual karena sudah memakai panel 144Hz. Sementara Nubia V70, Redmi 14C, Redmi 15C, Poco C85, dan Nubia Focus 2 5G sama-sama menawarkan refresh rate 120Hz.

Samsung Galaxy A07 mengambil jalur yang berbeda. Daya tarik utamanya ada pada dukungan pembaruan sistem operasi hingga enam tahun, yang membuatnya lebih menarik untuk pemakaian jangka panjang.

Galaxy A07 dibekali MediaTek Helio G99, layar PLS LCD 6,7 inci HD+ 90Hz, kamera utama 50 MP, baterai 5.000 mAh, pengisian cepat 25 watt, dan sertifikasi IP54. Untuk pengguna yang mengutamakan perangkat tetap relevan lebih lama, kombinasi ini menjadi pembeda yang jelas di tengah persaingan kelas Rp2 jutaan.

Secara keseluruhan, pasar ponsel RAM 8/256 GB di kisaran Rp2 jutaan kini menawarkan pilihan yang jauh lebih beragam. Poco M7 dan Redmi 15 cocok bagi pencari baterai jumbo, Nubia V70 dan Nubia Focus 2 5G kuat di kamera, sedangkan Galaxy A07 unggul lewat dukungan software yang panjang.

Berita Terbaru