Di kelas HP harga sejutaan, persaingan pada Mei 2026 terasa makin rapat karena pilihan yang tersedia sudah tidak lagi sebatas perangkat dasar. Pembeli kini bisa menemukan kombinasi layar 120Hz, kamera 50 MP, dan baterai besar yang membuat banyak model terasa jauh lebih menarik untuk dipakai harian.
Yang paling mencuri perhatian datang dari Itel S25. Ponsel ini membawa panel Super AMOLED Full HD+ 120Hz, sesuatu yang masih jarang ditemui di kelas harga ini, lalu dipadukan dengan Unisoc Tiger T612, RAM 8GB, ROM 128GB, kamera utama 50 MP, kamera depan 32 MP, serta baterai 5.000 mAh dengan fast charging 18W.
Layar dan pengalaman visual jadi pembeda utama
Kehadiran layar AMOLED membuat sebagian pembeli punya alasan kuat untuk melirik segmen ini. Itel S25 berdiri paling menonjol karena menawarkan panel yang lebih menarik untuk konsumsi harian, terutama saat pengguna mengutamakan tampilan yang lebih mulus dan tajam.
Di sisi lain, beberapa model masih mengandalkan layar IPS LCD, tetapi tetap hadir dengan refresh rate tinggi. Tecno Spark 50G memakai layar 6,78 inci IPS LCD 120Hz, sementara Poco C75 membawa layar IPS LCD hampir 7 inci 120Hz.
Baterai besar tetap jadi daya tarik kuat
Untuk pembeli yang lebih peduli pada ketahanan daya, Tecno Spark 50G dan Motorola G06 Power masuk daftar yang paling mudah dilirik. Keduanya sama-sama dibekali baterai 7.000 mAh, angka yang sangat besar untuk kelas sejutaan.
Motorola G06 Power juga mengusung layar 6,88 inci HD+ 120Hz, Helio G81 Extreme, RAM 4GB, ROM hingga 256GB, dan kamera utama 50 MP. Tecno Spark 50G hadir dengan RAM 4GB atau 6GB, storage hingga 256GB, serta kamera 50 MP AI Camera.
Oppo A6T ikut memperkuat kelompok ponsel yang fokus pada daya tahan. Perangkat ini membawa baterai 6.500 mAh, layar 6,75 inci 120Hz, Snapdragon 685, RAM 4GB atau 6GB, dan ROM 128GB.
Pilihan yang menonjol karena software dan performa
Tidak semua pembeli mengejar layar atau baterai semata. Samsung Galaxy A07 menawarkan pendekatan berbeda lewat Helio G99 6nm dan jaminan update OS hingga 6 tahun, sehingga lebih menarik bagi pengguna yang ingin ponsel dipakai dalam jangka panjang.
Samsung juga memberi Galaxy A07 layar 6,7 inci HD+ 90Hz, kamera utama 50 MP, dan pengisian daya 25W. Kombinasi ini membuatnya menonjol di kelas yang sama, terutama bagi pengguna yang mengutamakan kestabilan dan dukungan perangkat lunak.
Poco C75 juga masuk radar karena menawarkan layar besar hampir 7 inci dengan refresh rate 120Hz. Di bagian dalam, ponsel ini memakai Helio G81 Ultra, RAM 8GB, ROM 256GB, kamera 50 MP, dan baterai 5.160 mAh.
Hino A75 Elegance menarik perhatian setelah turun harga dari Rp2,2 jutaan menjadi sekitar Rp1,5 jutaan. Ponsel ini dibekali Helio G99, charger 33W, layar 6,78 inci IPS LCD Full HD+ 120Hz, memori hingga 8GB/512GB, kamera utama 50 MP, dan kamera depan 24 MP.
Fitur konektivitas dan opsi hemat tetap lengkap
Bagi yang mencari fitur harian yang praktis, Itel Color 200 NFC layak masuk pertimbangan. Ponsel ini membawa layar 6,78 inci 120Hz, Unisoc T250, RAM 4GB, ROM 128GB, kamera utama 50 MP, kamera depan 8 MP, dan baterai 5.200 mAh dengan fast charging 18W.
Nubia A76 5G menawarkan nilai tambah lain karena sudah mendukung jaringan 5G di kelas harga ini. Perangkat tersebut memakai Unisoc T765G, RAM 8GB, ROM 128GB, layar 6,75 inci 90Hz, serta baterai 5.000 mAh dengan fast charging 22,5W.
Untuk pembeli yang ingin tetap hemat, Infinix Smart 20 hadir sebagai opsi paling terjangkau dalam daftar ini. Model tersebut membawa layar 6,78 inci IPS LCD 120Hz, Helio G81 Ultimate, RAM 4GB, ROM 64GB atau 128GB, kamera depan dan belakang 8 MP, serta baterai 5.200 mAh dengan pengisian 15W.
Dengan pilihan seperti ini, pasar HP Rp1 jutaan kini tidak lagi sekadar soal harga rendah. Pembeli bisa memilih arah yang paling sesuai, mulai dari layar AMOLED, baterai jumbo, storage besar, sampai dukungan software panjang yang lebih aman untuk pemakaian ke depan.
