Huawei Watch Fit 5 Lebih Pas Untuk Pergelangan Kecil, Desainnya Tetap Ringkas dan Rapi

Ukuran yang lebih bersahabat menjadi alasan utama Huawei Watch Fit 5 cepat mencuri perhatian. Di tengah banyak smartwatch yang terasa besar di pergelangan tangan kecil, model reguler ini tampil lebih proporsional tanpa kehilangan kesan rapi dan stylish.

Nyaman untuk pergelangan kecil

Desain minimalis membantu Watch Fit 5 tetap terlihat ringan saat dipakai harian. Walau bodinya mengikuti karakter lini Fit yang cukup lebar, bentuknya yang sederhana dan tidak bergerigi membuat tampilannya tidak terasa berlebihan.

Bagian strap juga memberi kontribusi besar pada kenyamanan. Lubangnya dibuat banyak sehingga penyesuaian ke berbagai ukuran pergelangan lebih mudah, termasuk untuk tangan yang kecil.

Huawei memakai strap silikon yang nyaman digunakan dalam kondisi kering maupun saat terkena air atau keringat. Permukaannya juga dinilai tidak mudah menangkap kotoran, sehingga warna strap tetap terlihat konsisten selama dipakai.

Layar besar, navigasi tetap mulus

Di sisi tampilan, Watch Fit 5 membawa panel AMOLED 1,82 inci yang terasa lega untuk membaca notifikasi, jumlah langkah, dan menu pengaturan. Ukuran ini juga membantu saat pesan masuk dibaca langsung dari pergelangan tangan.

Meski layarnya cukup besar, desain keseluruhan tetap terasa tertata. Penggunaan sehari-hari didukung perpindahan menu yang mulus, sehingga interaksi terasa nyaman di layar sentuh.

Huawei juga menambahkan tombol crown di sisi kanan perangkat. Putarannya terasa ringan, dan ini membuat navigasi bisa dilakukan lebih cepat tanpa harus selalu mengandalkan sentuhan layar.

Selain crown, ada satu tombol pintasan di sisi kanan. Kombinasi dua tombol ini memberi kontrol yang lebih fleksibel saat pengguna ingin berpindah menu secara praktis.

Daya tahan baterai ikut jadi nilai plus

Salah satu kekuatan Watch Fit 5 terlihat dari pemakaian nyata yang cukup panjang. Saat pertama dinyalakan dari dalam kemasan, baterainya berada di kisaran 50 persen dan masih bisa dipakai sekitar tiga hari.

Selama periode itu, smartwatch terus terhubung ke smartphone lewat Bluetooth dan rutin menerima notifikasi seperti WhatsApp. Pada hari ketiga, sisa baterainya masih sekitar 16 persen, dengan Always-On Display tidak diaktifkan.

Huawei mengklaim Watch Fit 5 Series dapat bertahan hingga 7 hari untuk penggunaan normal dan sampai 10 hari untuk penggunaan ringan. Jika Always-On Display dinyalakan, daya tahannya diperkirakan sekitar 4 hari.

Pengisian dayanya memakai charger magnetik khusus. Artinya, pengguna perlu membawa aksesori bawaan yang sesuai karena sistem pengisian ini masih bersifat proprietary.

Momen peluncuran di Bangkok dan opsi yang lebih premium

Watch Fit 5 dan Watch Fit 5 Pro diperkenalkan di Bangkok, Thailand, dalam acara yang digelar di Queen Sirikit National Convention Center. Unit Watch Fit 5 dicoba lebih intens sekitar sehari sebelum acara, sementara versi Pro dijajal singkat di area experience.

Watch Fit 5 Pro hadir dengan layar yang lebih besar, yaitu 1,92 inci. Bezel-nya juga dibuat lebih ramping dan dilapisi titanium, sehingga tampil lebih premium dibanding model reguler.

Meski begitu, bahasa desain keduanya tetap serupa. Keduanya sama-sama memakai bentuk persegi memanjang dan tombol crown yang bisa diputar untuk navigasi.

Pembeda paling menonjol ada pada fitur pendeteksi risiko diabetes di Watch Fit 5 Pro. Fitur ini baru bisa diakses setelah smartwatch dipakai setidaknya tiga hari agar perangkat sempat menganalisis indikator kesehatan pengguna.

Setelah analisis dinilai cukup, pengguna bisa membuka menu bertanda huruf “R”. Dari sana, perangkat akan menampilkan tingkat risiko diabetes dalam kategori rendah, medium, atau tinggi.

Huawei juga menyiapkan beberapa pilihan strap untuk kedua model, termasuk bahan kain tenun dan silikon. Watch Fit 5 tersedia dalam lima pilihan warna, sedangkan Watch Fit 5 Pro hadir dalam tiga pilihan warna.

Untuk pasar Indonesia, Huawei memastikan kedua perangkat akan dirilis pada 12 Mei. Hingga peluncuran global di Bangkok, harga resmi keduanya untuk pasar Tanah Air belum diumumkan.

Source: tekno.kompas.com

Berita Terkait