Humble Baker mulai mengambil langkah ekspansi yang lebih agresif dengan membuka outlet kedua di Anggrek Loka, BSD, Tangerang Selatan. Gerai anyar ini menjadi penanda bahwa merek bakery tersebut tidak lagi hanya bertumpu pada layanan bawa pulang, melainkan juga ingin memperkuat pengalaman makan di tempat.
Perubahan arah itu terlihat dari konsep outlet BSD yang dibuat lebih nyaman dan hangat. Hunian baru ini sekaligus menjadi sinyal bahwa Humble Baker tengah menyiapkan ruang yang lebih luas bagi pelanggan untuk duduk lebih lama sambil menikmati produk roti, pastry, dan hidangan lain yang kini semakin beragam.
Konsep baru yang lebih ramah untuk dine-in
Outlet BSD dirancang dengan interior minimalis agar suasananya terasa tenang dan bersahabat. Founder sekaligus Chef Humble Baker, Ibnu Pratama, menyebut desain tersebut disiapkan supaya cocok untuk keluarga, teman, maupun pasangan yang ingin berkumpul sambil menikmati produk bakery.
“Konsepnya kita buat minimalis, nyaman, dan hangat. Jadi cocok untuk semua kalangan yang ingin menikmati waktu bersama sambil menikmati produk kami,” ujar Ibnu. Pemilihan BSD juga tidak dilakukan tanpa pertimbangan, karena kawasan ini dinilai memiliki komunitas yang menghargai kualitas dan proses autentik.
Tetap kuat di bahan premium dan proses alami
Meski memperluas format gerai, identitas Humble Baker tetap bertumpu pada produk yang dikerjakan dengan proses alami. Salah satu andalannya adalah sourdough dengan fermentasi alami, yang dibuat dari bahan premium tanpa tambahan gula buatan.
Pilihan menunya juga cukup luas, mulai dari sourdough cranberry cheese walnut, apple crumble, mexican chocolate, chocolate cheese, gandum coklat, cranberry cheese, hingga varian gandum chicken dengan balutan hummus. Ragam tersebut menunjukkan bahwa Humble Baker menjaga ciri khas produk sambil memberi lebih banyak opsi rasa untuk pelanggan.
Tidak hanya roti, tetapi juga makanan utama
Perluasan konsep ini ikut mengubah posisi Humble Baker dari sekadar toko roti menjadi tempat makan yang lebih lengkap. Selain roti dan pastry, gerai ini juga menghadirkan main course yang bisa dinikmati langsung di tempat.
Salah satu menu yang tersedia adalah Singapore salted chicken rice dengan saus salted egg. Ada pula hidangan khas Nusantara yang dikreasikan dengan sentuhan modern, sehingga pilihan makan di gerai ini tidak terbatas pada produk bakery saja.
Pilihan minuman ikut dilengkapi
Untuk mendukung pengalaman makan di tempat, Humble Baker menambahkan beragam minuman ke dalam daftar sajian. Pilihannya mencakup kopi, strawberry-based drinks, matcha latte, serta minuman berbasis krim seperti crème brûlée beverages.
Kehadiran menu minuman itu sekaligus menguatkan arah baru Humble Baker sebagai ruang singgah yang lebih lengkap. Pelanggan tidak hanya datang untuk membeli produk, tetapi juga bisa menikmati paket santapan yang lebih utuh dalam suasana yang dibuat nyaman.
Ekspansi yang dibangun lewat kolaborasi
Wahyu Budi Susetyo menekankan bahwa pengembangan Humble Baker dijalankan melalui kolaborasi lintas keahlian. “Kalau mau cepat, jalan sendiri. Tapi kalau mau jauh, jalan bersama. Itu prinsip kami,” ujarnya.
Pernyataan itu menggambarkan bahwa ekspansi gerai tidak hanya dilihat sebagai penambahan lokasi, tetapi juga sebagai hasil kerja bersama yang lebih terstruktur. Dengan pendekatan tersebut, pertumbuhan bisnis diarahkan agar bisa bertahan lebih jauh dan tidak berhenti pada pencapaian awal.
Dampak ke lingkungan sekitar ikut diperhitungkan
Pembukaan outlet baru di BSD juga diharapkan memberi manfaat lebih luas bagi area sekitarnya. Atok Aryanto menyebut kehadiran gerai baru bisa membuka peluang kerja sekaligus memperkuat peran pemasok lokal dalam rantai usaha.
“Kami ingin tidak hanya menjual makanan, tetapi juga memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar dan seluruh stakeholder,” kata Atok. Dengan begitu, ekspansi Humble Baker tidak hanya soal menambah gerai, tetapi juga soal memberi efek ekonomi yang ikut dirasakan oleh pihak sekitar.
Dalam satu tahun terakhir, Humble Baker mencatat pertumbuhan bisnis hingga 183 persen. Capaian tersebut menjadi dasar optimisme bagi perusahaan untuk melaju ke fase ekspansi berikutnya dengan target pembukaan 7 hingga 8 outlet baru yang diarahkan ke berbagai kota di Indonesia dan juga pasar internasional.
