Hummer X Lebih Ringkas Dari Hummer EV, GMC Tetap Menegaskan Keduanya Hanya Konsep

Author: Redaksi Android62

GMC justru membuka studio desain barunya di Pasadena, California, dengan menampilkan sesuatu yang secara terang-terangan tidak akan masuk jalur produksi. Yang dipamerkan adalah dua konsep Hummer X, masing-masing dalam format pickup dan SUV, tetapi GMC menegaskan keduanya adalah kendaraan murni konsep tanpa niat diproduksi.

Langkah itu terasa mencolok karena mobil yang disebut “purely a concept with no intention for production” ini dibawa dengan detail yang sangat serius. GMC memosisikan Hummer X sebagai ruang eksplorasi bagi tim desain, manufaktur, dan riset untuk menjajal wilayah baru, teknologi baru, serta teknik baru.

Dibuat untuk medan berat

Kedua konsep listrik ini tidak sekadar dipajang sebagai model statis. GMC mengklaim Hummer X dapat “mendefinisikan ulang” kemampuan EV kelas menengah di medan berat, dengan paket ban 35 hingga 37 inci, beadlock wheels, shock Multimatic, dan perlindungan bawah bodi yang kuat.

Fokus itu membuat Hummer X terasa seperti proposal off-road sungguhan, meski statusnya tetap konsep. GMC juga menyiapkan pendekatan yang sangat fleksibel lewat fender flare yang bisa dilepas, tampilan interior bertingkat, dan teknik produksi baru yang mendukung bentuk serta fungsi yang lebih beragam.

Lebih kompak dari Hummer EV

Salah satu hal yang paling menarik dari dua konsep ini adalah ukurannya. GMC tetap membuka dimensi lengkap Hummer X, termasuk sudut approach, departure, dan breakover, meski sejak awal sudah ditegaskan tidak ada rencana produksi.

Hummer X truck memiliki panjang 207,3 inci, atau 9,5 inci lebih pendek dari Hummer EV pickup. Sementara itu, Hummer X SUV memiliki panjang 188,3 inci, atau 8,5 inci lebih pendek dari Hummer EV SUV.

Lebarnya juga dibuat berbeda cukup jauh. Kedua model ini memiliki lebar 80 inci, hampir 7 inci lebih sempit, dan tinggi keduanya sekitar 7 inci lebih rendah dari Hummer EV.

FLEX FAB membentuk karakter desain

Bentuk unik Hummer X dimungkinkan oleh proses cetak logam 3D bernama Flex Fab. Teknologi ini memberi GMC ruang untuk menghadirkan siluet datar dengan atap rata, tepi membulat, sambungan las laser, dan baut presisi yang terlihat jelas.

Hasilnya membuat Hummer X tampil fungsional sekaligus mudah dikenali. Dari kejauhan, desainnya bahkan masih terasa dekat dengan Hummer EV produksi, sehingga pernyataan bahwa dua konsep ini tidak akan diproduksi justru semakin kontras dengan tampilan yang begitu matang.

Empat pilar yang dipakai GMC

GMC menyebut Hummer X dibangun di atas empat pilar, yaitu reconfigurability, capability, community, dan sustainability. Reconfigurability hadir lewat metode produksi baru serta komponen interior modular, sedangkan capability diwujudkan lewat kemampuan off-road yang nyata.

Pilar community ditujukan untuk sosok “builder maker”, yakni pengguna yang membangun, memodifikasi, lalu membagikan kendaraan mereka ke komunitas yang memahami dunia itu. GMC juga menambahkan Hummer Hub, rangkaian aplikasi terkoneksi yang bisa mengikat drone agar terbang di depan mobil dan mengirim data medan secara real time ke kendaraan.

Sustainability diterapkan melalui material daur ulang dalam produksi dan komponen modular yang dapat dipertukarkan, dibagikan, serta diedarkan ulang oleh pengguna. GMC menyebut pendekatan ini membantu membentuk ekonomi sirkular di sekitar kendaraan dan ekosistem penggunanya.

Meski detail yang dibuka terasa sangat lengkap, posisi resminya tetap tidak berubah. Hummer X truck dan SUV adalah konsep, bukan produk yang dijual, dan GMC belum menunjukkan niat untuk membawanya ke pasar.

Berita Terbaru