Hyundai membuka 2026 dengan rentang harga yang sangat lebar di Indonesia, mulai Rp258,2 juta hingga Rp1,5 miliar. Di ujung bawah ada Stargazer, sedangkan di sisi paling atas berdiri Ioniq 5 N yang diposisikan sebagai model performa tertinggi.
Peta ini menunjukkan Hyundai tidak hanya bermain di satu kelas pasar. Merek asal Korea Selatan itu merangsek ke segmen keluarga, SUV, mobil listrik, hingga model premium dalam satu lini produk yang tersebar cukup rapat.
Mobil keluarga tetap jadi pintu masuk
Stargazer menjadi salah satu model paling terjangkau dengan harga Rp258,2 juta sampai Rp331,9 juta. MPV ini menyasar keluarga muda yang membutuhkan kabin lega, desain modern, dan fitur keselamatan yang lengkap.
Hyundai juga menawarkan Stargazer Cartenz dan Cartenz X dengan banderol Rp276 juta sampai Rp400 juta. Dua varian ini hadir dengan tampilan yang lebih stylish, captain seat, serta teknologi Hyundai SmartSense.
SUV dari kelas kompak sampai besar
Di segmen SUV, Creta tetap menjadi salah satu andalan Hyundai dengan harga Rp307,8 juta hingga Rp521 juta. Varian N Line Turbo menambah opsi bagi konsumen yang mencari karakter lebih sporty.
Venue diposisikan sebagai SUV kompak seharga Rp340 juta untuk pengguna perkotaan yang menginginkan ukuran ringkas. Setelah itu, Tucson dipasarkan di rentang Rp652 juta sampai Rp766 juta, sedangkan Santa Fe berada pada Rp735 juta hingga Rp932 juta.
Untuk kelas yang lebih tinggi, Palisade menjadi model mewah dengan harga Rp943 juta hingga Rp1,26 miliar. Hyundai juga menambahkan opsi hybrid pada Santa Fe dan Palisade untuk konsumen keluarga menengah dan kelas atas.
Pilihan premium dan elektrifikasi makin tegas
Di kelas MPV premium, Staria dijual Rp934,7 juta hingga Rp1,072 miliar. Model ini menonjol lewat desain futuristik dan orientasi kenyamanan bagi keluarga mapan maupun kalangan eksekutif.
Fokus elektrifikasi juga terlihat jelas dari lini produk Hyundai tahun ini. Kona Electric dipasarkan Rp565 juta hingga Rp689 juta, lalu Ioniq 5 berada di rentang Rp809 juta sampai Rp933 juta.
Di atasnya, Ioniq 6 masuk ke pasar sedan listrik premium dengan harga Rp1,237 miliar. Varian tertinggi, Ioniq 5 N, dipatok Rp1,5 miliar dan ditujukan bagi pecinta performa dengan karakter sport car listrik.
Daftar harga Hyundai 2026 di Indonesia
| Model | Harga |
|---|---|
| Stargazer | Rp258,2 juta – Rp331,9 juta |
| Stargazer Cartenz / Cartenz X | Rp276 juta – Rp400 juta |
| Creta | Rp307,8 juta – Rp521 juta |
| Venue | Rp340 juta |
| Kona Electric | Rp565 juta – Rp689 juta |
| Tucson | Rp652 juta – Rp766 juta |
| Santa Fe | Rp735 juta – Rp932 juta |
| Ioniq 5 | Rp809 juta – Rp933 juta |
| Staria | Rp934,7 juta – Rp1,072 miliar |
| Palisade | Rp943 juta – Rp1,26 miliar |
| Ioniq 6 | Rp1,237 miliar |
| Ioniq 5 N | Rp1,5 miliar |
Susunan harga tersebut memperlihatkan strategi Hyundai yang tidak bertumpu pada model entry level semata. Di satu sisi, Stargazer dan Creta tetap menjadi titik masuk yang realistis, sementara di sisi lain Hyundai membangun citra di kelas atas lewat Staria, Palisade, Ioniq 6, dan Ioniq 5 N.
Kombinasi itu membuat Hyundai punya jangkauan pasar yang luas saat elektrifikasi kian dominan pada 2026. Kona Electric dan Ioniq 5 berperan sebagai jembatan menuju kendaraan ramah lingkungan yang lebih mudah dijangkau, sedangkan model premium menjaga daya tarik merek di level atas.







