Ioniq V Bikin Hyundai Ambil Jalur Berbeda di Cina, Desainnya Jauh Lebih Berani

Author: Redaksi Android62

Hyundai menempuh langkah yang berbeda di Cina lewat seri Ioniq, dengan Ioniq V tampil sebagai model yang paling menonjol. Mobil listrik ini hadir dengan desain fastback yang lebih berani dibandingkan Ioniq yang dipasarkan di Indonesia.

Perbedaan arah itu juga terlihat dari pilihan teknologi yang dibawa. Di Cina, Hyundai menyiapkan varian Range Extender Electric Vehicle atau REEV untuk Ioniq V, sementara di Indonesia seri Ioniq sejauh ini hanya tersedia sebagai mobil listrik murni atau Battery Electric Vehicle.

Wajah depan dibuat tegas dan penuh sudut

Bagian paling mencolok dari Ioniq V ada di sektor depan. Kapnya dibentuk dengan sudut tajam dan tarikan garis tegas, sehingga tampil agresif dan futuristik.

Mobil ini juga memakai DRL LED horizontal memanjang sebagai ciri khas baru keluarga Ioniq. Kesan modern diperkuat oleh pintu frameless dan door handle semi-hidden yang membuat tampilannya terlihat rapi.

Namun, penggunaan gagang pintu semacam itu ikut menarik perhatian. Pemerintah Cina disebut berencana melarang gagang pintu flushed karena dinilai dapat menyulitkan evakuasi saat kondisi darurat.

Dimensi dibuat lebih panjang dari sedan listrik lain

Secara ukuran, Hyundai Ioniq V memiliki panjang 4.900 mm, lebar 1.890 mm, tinggi 1.470 mm, dan jarak sumbu roda 2.900 mm. Proporsi tersebut membuatnya sedikit lebih panjang dibanding sedan listrik lain seperti BYD Seal EV yang memiliki panjang 4.800 mm.

Hyundai mengarahkan desain itu agar mobil tetap tampil ramping dari samping, tetapi tetap memberi kesan tegas sebagai mobil listrik bergaya fastback. Bentuk bagasi belakangnya dibuat lebih kecil untuk memperkuat karakter tersebut.

Kabin dibangun dengan fokus pada pengalaman digital

Masuk ke ruang kemudi, Hyundai menyematkan dual-screen berukuran 27 inci. Pengemudi juga mendapat tambahan Head Up Display atau HUD untuk membantu membaca informasi berkendara.

Sistem hiburan dan komunikasi di dalam mobil ditopang oleh cip Snapdragon 8295. Kombinasi itu menunjukkan perhatian Hyundai terhadap pengalaman digital di kabin Ioniq V.

Untuk baterai, mobil ini disebut akan memakai pasokan dari CATL dan dibangun di atas platform yang mendukung pengisian daya cepat. Meski rincian lengkapnya belum diungkap, arah pengembangannya sudah memperlihatkan strategi Hyundai yang menyesuaikan produk dengan kebutuhan pasar Cina.

Source: otomotif.katadata.co.id
Berita Terbaru