Hyundai Siapkan Ioniq V Dalam Dua Versi, Ancaman Baru Untuk Tesla Dan BYD

Hyundai tengah menyiapkan Ioniq V dengan pendekatan yang berbeda dari banyak mobil listrik lain. Model ini dikabarkan tidak hanya hadir sebagai mobil listrik murni, tetapi juga membawa opsi extended-range electric vehicle atau EREV.

Strategi itu membuat Ioniq V langsung menonjol di tengah pasar yang makin padat. Di saat Tesla masih kuat dan BYD terus menekan lewat lini produk yang agresif, Hyundai tampaknya ingin masuk dengan paket yang lebih fleksibel.

Dua jalur penggerak untuk satu model

Opsi battery electric vehicle atau BEV tetap menjadi bagian penting dari Ioniq V. Di sisi lain, hadirnya EREV memberi pilihan bagi konsumen yang masih memikirkan jarak tempuh sebelum beralih sepenuhnya ke mobil listrik.

Pendekatan seperti ini menyasar dua tipe pembeli sekaligus. Mereka yang ingin mobil listrik murni bisa memilih BEV, sedangkan pengguna yang butuh rasa lebih tenang untuk perjalanan jauh punya alternatif lewat EREV.

Masuk tahap regulasi di China

Salah satu sinyal paling menarik datang dari China. Ioniq V disebut sudah masuk tahap regulasi di pasar tersebut, yang sering dibaca sebagai tanda bahwa peluncuran resminya semakin dekat.

Langkah ini juga menunjukkan bahwa China menjadi medan penting bagi Hyundai. Pasar itu dikenal sebagai pusat pertarungan kendaraan listrik dunia, sehingga kehadiran Ioniq V di sana punya bobot strategis yang besar.

Pakai platform E-GMP dan sistem 800V

Secara teknis, Ioniq V dikabarkan dibangun di atas platform E-GMP milik Hyundai. Arsitektur ini memang dirancang khusus untuk kendaraan listrik dan menjadi fondasi bagi pengembangan lini EV Hyundai.

Untuk varian BEV, mobil ini disebut membawa sistem 800V. Teknologi tersebut identik dengan pengisian daya ultra cepat dan menjadi salah satu nilai penting di kelas mobil listrik modern.

Nama Ioniq sudah punya modal di pasar

Label Ioniq sendiri bukan nama yang asing. Ioniq 5 lebih dulu dikenal sebagai mobil listrik produksi lokal dan sempat menjadi salah satu model penting Hyundai di Indonesia.

Karena itu, kemunculan Ioniq V membawa perhatian yang lebih besar sejak awal. Model ini tidak memulai semuanya dari nol, tetapi datang dengan nama yang sudah memiliki pijakan di pasar.

Langkah Hyundai untuk tetap relevan

Lewat Ioniq V, Hyundai terlihat tidak ingin sekadar menambah satu model baru ke daftar produknya. Pabrikan asal Korea Selatan itu tampak ingin menyesuaikan diri dengan kebutuhan calon pembeli EV yang masih beragam.

Di tengah persaingan yang semakin keras, kombinasi BEV, EREV, platform E-GMP, dan sistem 800V membuat Ioniq V punya posisi yang menarik. Model ini disiapkan sebagai jawaban atas kebutuhan pasar yang belum sepenuhnya seragam, sekaligus sebagai senjata baru Hyundai untuk menjaga daya saing di arena mobil listrik global.

Android62
Redaksi Android62

Android62.com menghadirkan berita dari beragam sumber dengan penyajian unik, ringkas, dan informatif untuk pembaca modern.

Newsletter Text above the Email input field
Follow UsGoogle NewsFlipboard
Berita Terkait
Berita Terbaru
Populer