IKD DPRD DKI Ubah Arah, dari Soliditas Internal ke Program Sosial untuk Warga

Ikatan Keluarga Dewan (IKD) DPRD DKI Jakarta kini menyiapkan langkah yang lebih luas, yakni memperkuat organisasi keluarga besar dewan sambil memperbesar dampak sosial bagi warga Jakarta. Kepengurusan periode 2024-2029 di bawah Devia Rosa menempatkan pengabdian masyarakat sebagai bagian penting dari arah kerja baru organisasi.

Perubahan arah itu ditegaskan dalam Silaturahmi Keluarga Besar IKD DPRD DKI Jakarta sekaligus penyerahan Surat Keputusan perubahan kepengurusan IKD DPRD Provinsi DKI Jakarta pada Senin (22/6). Forum tersebut menjadi penanda bahwa organisasi tidak lagi hanya berkutat pada kegiatan internal, tetapi juga menyiapkan program yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan sosial warga.

Fokus baru yang lebih terbuka

Devia Rosa menegaskan bahwa kepengurusan baru ingin menata IKD agar lebih hidup dan lebih bermanfaat. Ia berharap organisasi keluarga besar dewan tidak berhenti di lingkup kebersamaan internal, melainkan hadir dalam kegiatan yang memberi manfaat lebih luas bagi warga Jakarta.

Ia juga mendorong agar seluruh keluarga besar DPRD DKI Jakarta ikut terlibat dalam setiap program kerja IKD. Keterlibatan yang lebih merata dinilai penting supaya kegiatan organisasi tidak hanya bertumpu pada pengurus, tetapi tumbuh sebagai tradisi bersama yang berkelanjutan.

Agenda kerja 2026-2027 disusun lebih beragam

Dalam program kerja berikutnya, IKD menyiapkan agenda di bidang sosial dan kemasyarakatan, kerohanian, pendidikan dan kesehatan, serta olahraga dan seni. Susunan ini menunjukkan upaya organisasi untuk hadir di banyak sisi kehidupan keluarga besar dewan dan lingkungan sekitar.

Sejumlah program yang sedang dirancang mencakup pembinaan sosial berbasis wilayah, pendampingan pendidikan generasi muda, kegiatan kesehatan masyarakat, hingga penguatan kegiatan sosial kemanusiaan. Dari seluruh agenda itu, pembinaan menjadi salah satu titik penting karena diarahkan agar organisasi lebih dekat dengan kebutuhan riil di lapangan.

Salah satu langkah awal yang disorot adalah pembinaan Pos Pelayanan Terpadu atau Posyandu IKD di Jakarta Utara. Program ini diarahkan ke wilayah yang masih menghadapi persoalan stunting, termasuk Kelurahan Rawa Badak.

Aturan organisasi juga dibenahi

Selain menyusun program kerja, IKD tengah menyempurnakan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga atau AD/ART. Langkah ini diambil agar organisasi menjadi lebih inklusif dan mampu menaungi keluarga besar DPRD DKI Jakarta secara lebih luas.

Penyempurnaan aturan dianggap penting untuk memberi ruang partisipasi yang lebih besar bagi seluruh unsur keluarga besar dewan. Dengan struktur yang lebih adaptif, IKD diharapkan mampu mengikuti kebutuhan kegiatan sosial dan kekeluargaan yang terus berkembang.

Dukungan dari pimpinan DPRD

Ketua DPRD DKI Jakarta Suhud Alynudin menyambut baik kepengurusan baru IKD. Ia menilai organisasi ini punya peran penting dalam memperkuat hubungan keluarga besar dewan sekaligus mendukung kegiatan sosial DPRD di tengah masyarakat.

Suhud juga menyebut IKD dapat membantu menyosialisasikan berbagai kegiatan sosial DPRD kepada warga. Dalam pandangannya, wadah seperti IKD bisa menjadi jembatan agar agenda sosial DPRD lebih mudah dikenal dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Ia berharap pengurus IKD periode 2024-2029 dapat menjaga kekompakan dan menghadirkan kegiatan yang memberi dampak positif bagi warga Jakarta. Dengan arah kerja yang lebih terbuka dan program yang menyentuh kebutuhan sosial, IKD diposisikan sebagai organisasi kekeluargaan yang sekaligus memiliki peran sosial nyata.

Source: www.suara.com

Berita Terkait