YouTube mulai menampilkan format iklan baru di livestream mobile yang tidak lagi menutup layar penuh. Saat iklan muncul, video siaran tetap terlihat, tetapi suara dari livestream dibisukan sampai jeda promosi selesai.
Perubahan ini memakai format side-by-side ads atau iklan berdampingan. Model tersebut membuat penonton masih bisa memantau gambar siaran langsung di ponsel, meski audio dari konten utama berhenti sementara selama iklan berjalan.
Iklan tetap muncul, tetapi alur siaran berubah
Dibandingkan iklan layar penuh yang bisa memutus fokus menonton, pendekatan baru ini dibuat agar tampilan livestream tetap hadir di layar. Namun, kenyamanan visual itu datang dengan konsekuensi yang jelas karena suara siaran tidak ikut berjalan saat iklan diputar.
Bagi penonton, kondisi ini berarti momen penting dari siaran masih bisa dilihat, tetapi komentar, percakapan, atau suara lain dari livestream tidak dapat didengar sementara waktu. Setelah iklan selesai, suara siaran kembali aktif seperti semula.
Sudah dipakai di desktop dan TV
Format iklan berdampingan sebenarnya bukan hal baru di YouTube. Sebelum hadir di ponsel, pola ini sudah lebih dulu digunakan pada desktop dan TV.
Ekspansi ke perangkat mobile memperluas cara YouTube menampilkan jeda iklan di layar yang paling sering dipakai untuk menonton. Langkah ini menunjukkan upaya platform menjaga konten tetap terlihat tanpa menghapus ruang iklan dari sistem yang ada.
Peluncuran bertahap untuk pengguna mobile
YouTube telah mengonfirmasi kepada Android Authority bahwa side-by-side ads sudah resmi diluncurkan untuk perangkat mobile. Sejumlah pengguna bahkan dilaporkan sudah mulai melihat format ini dalam beberapa hari terakhir.
Meski begitu, kehadirannya dilakukan secara bertahap sehingga belum semua pengguna akan langsung menemukannya. Dalam beberapa pekan ke depan, kemungkinan lebih banyak penonton akan menjumpai tampilan iklan baru ini saat membuka livestream di ponsel.
Muncul otomatis pada siaran tertentu
YouTube menyebut format ini akan tampil otomatis pada stream yang memenuhi syarat dan memakai pengaturan recommended automatic mid-roll ad setting. Artinya, iklan berdampingan tidak berlaku untuk semua siaran, melainkan terkait dengan pengaturan monetisasi yang dipilih kreator.
Kondisi ini membuat side-by-side ads menjadi bagian dari sistem iklan resmi YouTube. Dengan begitu, tampilannya bukan sekadar perubahan visual, melainkan juga bagian dari mekanisme monetisasi yang sudah terintegrasi di platform.
Bagi kreator, hal ini berarti pengaturan iklan tetap berjalan sesuai skema yang disediakan YouTube. Sementara itu, penonton akan mulai melihat bentuk jeda iklan yang berbeda saat menonton livestream dari ponsel.
Pilihan bagi yang ingin bebas iklan
Untuk pengguna yang tidak ingin menemui iklan seperti ini, opsi yang tersedia tetap mengarah ke layanan berbayar. YouTube Premium masih menjadi pilihan utama untuk pengalaman menonton yang lebih bebas dari iklan.
Sumber referensi juga menyebut paket Lite seharga $7.99 per bulan dan menawarkan pengalaman tanpa iklan di sebagian besar video. Meski demikian, bagi pengguna versi reguler, format berdampingan ini berpotensi menjadi tampilan iklan yang makin umum saat menonton siaran langsung di ponsel.
Perubahan tersebut memperlihatkan bagaimana YouTube mencoba menjaga keseimbangan antara kenyamanan menonton dan kebutuhan bisnis dari iklan livestream, sambil tetap memastikan siaran utama masih bisa terlihat di layar walau suara harus berhenti sementara.
Source: sammyguru.com






