IMAX menargetkan sistem hiburan khusus mobil otonom mulai memasuki produksi komersial pada akhir 2026. Teknologi ini dirancang agar penumpang dapat menyaksikan film dengan pengalaman sinematik tanpa perlu keluar dari kabin kendaraan.
Konsep tersebut mengubah mobil dari sekadar alat transportasi menjadi ruang hiburan pribadi. IMAX melihat kabin kendaraan otonom berpotensi berkembang sebagai “ruang hidup ketiga” ketika tugas mengemudi semakin banyak diambil alih sistem otomatis.
Layar lipat dan audio imersif
Sistem yang dikembangkan menggunakan layar lipat 4K HDR yang dapat menyesuaikan kondisi cahaya di jalan. Komponen visual itu dipadukan dengan arsitektur akustik eksklusif IMAX untuk menghadirkan pengalaman menonton di dalam mobil.
Arsitektur audio tersebut menargetkan rentang dinamis sangat tinggi serta karakter bass kuat tanpa distorsi. Sistemnya juga dibuat modular sehingga dapat diterapkan pada berbagai rancangan dan jenis kendaraan.
| Aspek | Rincian | Fungsi |
|---|---|---|
| Layar | Lipat 4K HDR | Menyesuaikan perubahan cahaya jalan |
| Audio | Arsitektur akustik IMAX | Rentang dinamis tinggi dan bass minim distorsi |
| Konfigurasi | Modular | Dapat disesuaikan dengan beragam kendaraan |
| Produksi | Akhir 2026 | Target produksi komersial |
Pengembangan sistem ini dilakukan IMAX bersama Goer Dynamics, perusahaan audio-visual premium asal China. Keduanya memperkenalkan teknologi tersebut sebagai sistem IMAX pertama yang dirancang khusus untuk mobil otonom.
Hiburan menjadi pertimbangan pembeli mobil
IMAX dan Goer Dynamics juga bekerja sama dengan sejumlah produsen mobil premium di berbagai wilayah China. Pendekatan modular dipilih agar perangkat dapat mengikuti kebutuhan serta tata ruang kabin dari setiap kendaraan.
CEO IMAX China Daniel Manwaring menilai meningkatnya otomatisasi berkendara akan menggeser perhatian konsumen ke kualitas hiburan di dalam mobil. Menurutnya, perubahan ini dapat memengaruhi faktor yang dipertimbangkan pembeli saat memilih kendaraan.
“Dengan munculnya pengemudian otonom, kami percaya pembeli mobil akan semakin fokus pada sistem hiburan imersif dalam keputusan pembelian mereka dan kami senang bekerja sama dengan Goer Group,” kata Manwaring, seperti dikutip The Hollywood Reporter.
Pengalaman Goer Dynamics di pasar kendaraan
Goer Dynamics didirikan pada 2020 sebagai divisi audio-visual premium dari Goer Group yang berbasis di Shandong. Perusahaan ini memiliki merek hi-fi Denmark Dynaudio dan Libratone.
Grup tersebut dikenal melalui Goertek, perusahaan yang merakit headset Quest milik Meta serta AirPods milik Apple. Latar belakang manufaktur itu menjadi salah satu dasar kerja sama dengan IMAX dalam pengembangan teknologi hiburan kendaraan.
Goer Dynamics menyatakan sistem hiburan dalam kendaraannya telah dipasang pada hampir 3 juta mobil hibrida dan listrik. Basis pemasangan tersebut menunjukkan pengalamannya pada pasar kendaraan yang semakin mengandalkan perangkat digital serta elektrifikasi.
China juga tetap menjadi pasar penting bagi IMAX, dengan 810 dari total 1.864 sistem terpasang berada di negara itu pada akhir 2025. Jumlah tersebut setara 43 persen dari jaringan IMAX global dan membuka peluang perluasan bisnis ke sektor otomotif premium.
