Indonesia Menyusul Pada 22 April, Empat Negara Membuka Kedatangan Haji Di Arab Saudi

Author: Redaksi Android62

Indonesia belum termasuk dalam gelombang awal keberangkatan jemaah haji yang mulai tiba di Arab Saudi pada 18 April 2026. Pada fase pembuka musim haji 2026 itu, kedatangan pertama masuk melalui jadwal yang telah diatur otoritas haji Arab Saudi, sementara rombongan dari Indonesia baru dijadwalkan menyusul mulai 22 April 2026.

Gelombang awal ini menjadi penanda bahwa rangkaian ibadah haji sudah bergerak dari tahap persiapan menuju fase operasional di tanah suci. Pada tanggal tersebut, pembatasan akses masuk ke Kota Makkah juga mulai diberlakukan penuh, sehingga arus keluar-masuk jemaah berada dalam pengaturan yang lebih ketat.

Empat negara lebih dulu mengirim jemaah

Melansir The Islamic Information, empat negara yang lebih dulu mengirim jemaah pada fase awal musim haji 2026 adalah Pakistan, Bangladesh, India, dan India. Mereka masuk dalam kelompok keberangkatan pertama yang membuka rangkaian kedatangan jemaah ke Arab Saudi.

Untuk Pakistan, jadwal keberangkatan awal dilakukan dari beberapa kota sekaligus, yakni Karachi, Lahore, Sialkot, dan Multan. Seluruh penerbangan itu diarahkan ke Madinah, sehingga kedatangan jemaah tidak menumpuk di satu titik saja.

Pola keberangkatan dari sejumlah kota menunjukkan bahwa proses haji memang dirancang bertahap sejak awal. Skema seperti ini memudahkan pengelolaan bandara, layanan transit, dan penempatan jemaah di tanah suci.

Kedatangan dibuat berlapis agar lebih tertib

Setelah gelombang pertama masuk, jemaah dari negara lain akan menyusul sesuai kalender yang sudah ditetapkan. Pengaturan berlapis ini memberi ruang bagi otoritas untuk menyesuaikan layanan dengan jumlah kedatangan yang terus bertambah.

Kedatangan bertahap juga membantu menjaga alur pergerakan jemaah agar tetap rapi. Dengan cara itu, kepadatan di bandara dan lokasi transit dapat ditekan saat musim haji mulai ramai.

Fase awal seperti ini juga penting bagi jemaah yang akan menjalani rangkaian ibadah di Madinah dan Makkah sebelum puncak haji dimulai. Waktu kedatangan yang diatur lebih dulu memberi kesempatan bagi layanan di Arab Saudi untuk berjalan lebih terorganisasi.

Indonesia menyusul setelah gelombang pertama

Di tengah gelombang awal tersebut, Indonesia belum masuk jadwal kedatangan utama pada tahap pembuka. Jadwal keberangkatan utama jemaah Indonesia baru dimulai pada 22 April 2026, sehingga keberangkatan dari Tanah Air bergeser beberapa hari setelah negara-negara pertama tiba.

Urutan ini menegaskan bahwa setiap negara memiliki waktu keberangkatan masing-masing sesuai pengaturan yang sudah disusun. Dengan sistem seperti itu, proses penyelenggaraan haji dapat berjalan lebih teratur dari awal kedatangan hingga menuju pelaksanaan ibadah utama.

Pembatasan akses ke Kota Makkah yang berlaku penuh pada 18 April juga memperlihatkan bahwa musim haji sudah memasuki tahap pengendalian yang lebih ketat. Aturan tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga mobilitas di kawasan suci tetap terkendali seiring meningkatnya arus jemaah dari berbagai negara.

Source: www.medcom.id
Berita Terbaru