Insentif Mobil Listrik Dan Motor Listrik Baru Cair Juli 2026, Pemerintah Masih Menghitung Detailnya

Author: Redaksi Android62

Jadwal baru insentif kendaraan listrik kini mengarah ke Juli 2026, setelah sebelumnya diperkirakan mulai bergulir pada Juni 2026. Kepastian itu disampaikan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa di Jakarta Pusat, Selasa (26/5), saat ia menjelaskan bahwa program tersebut masih tertahan karena sejumlah hitungan belum selesai.

Perubahan waktu ini langsung memindahkan ekspektasi pasar. Program yang disiapkan untuk menekan penggunaan bahan bakar minyak dan mendorong konsumsi masyarakat pada semester kedua tahun ini akhirnya ikut bergeser ke paruh kedua tahun depan.

Kuota untuk dua segmen utama

Pemerintah tetap menyiapkan program untuk 200 ribu kendaraan listrik. Jumlah itu dibagi sama rata, yakni 100 ribu untuk mobil listrik dan 100 ribu untuk sepeda motor listrik.

Purbaya juga sempat membuka ruang penambahan kuota apabila minat pasar melampaui target awal. Dengan begitu, skema yang disusun tidak berhenti pada angka awal jika permintaan ternyata lebih besar dari perkiraan.

Skema bantuan untuk mobil dan motor

Untuk mobil listrik, pemerintah menyiapkan diskon pajak pertambahan nilai ditanggung pemerintah atau PPN DTP. Besaran diskon berada di rentang 40 persen hingga 100 persen, dan penentuannya bergantung pada kandungan nikel pada baterai kendaraan yang dijual.

Sementara itu, sepeda motor listrik akan mendapat subsidi Rp5 juta untuk pembelian satu unit baru. Dua skema ini menjadi bagian dari dorongan pemerintah agar adopsi kendaraan listrik di pasar domestik berjalan lebih luas.

Alasan penundaan belum dijelaskan rinci

Meski jadwalnya bergeser, Purbaya belum menguraikan penyebab teknis yang membuat program tersebut mundur. Ia hanya menyebut ada perhitungan yang masih harus diselesaikan sebelum kebijakan itu dijalankan.

“Ada perhitungan yang masih dihitung,” kata Purbaya. Pernyataan itu membuat kepastian pelaksanaan insentif belum benar-benar final, meskipun Juli 2026 sudah menjadi acuan baru yang disebutkan pemerintah.

Bagi industri dan calon pembeli, perubahan ini penting karena insentif tersebut menyangkut dua jenis kendaraan sekaligus. Setiap pergeseran jadwal akan memengaruhi ekspektasi pasar, terutama karena program ini diposisikan sebagai salah satu instrumen fiskal yang dinilai penting.

Source: www.cnnindonesia.com
Berita Terbaru