Integrasi VerifyVASP Dan Sygna Perluas Akses Kepatuhan Travel Rule Lintas Negara

Integrasi VerifyVASP dan Sygna dipandang sebagai langkah penting untuk membuat kepatuhan Travel Rule di sektor aset digital lebih terhubung lintas negara. Di tengah pasar yang masih terfragmentasi, penggabungan ini memperluas jaringan yang dipakai Virtual Asset Service Providers atau VASPs untuk bertukar data secara aman dan terstandarisasi.

VerifyVASP memanfaatkan Verified Network sebagai infrastruktur utama untuk konektivitas antar-VASP. Dengan masuknya Sygna ke dalam ekosistem tersebut, jangkauan wilayah dan jumlah mitra yang saling terhubung diperkirakan ikut bertambah.

Bagi pengguna Sygna, layanan yang sudah digunakan tetap berjalan seperti biasa. Integrasi akan dilakukan bertahap ke dalam Verified Network, menyesuaikan aturan di masing-masing negara agar konektivitas lintas pasar bisa berlangsung lebih mulus.

Di sisi lain, pengguna VerifyVASP berpeluang memperoleh akses ke lebih banyak mitra yang sudah memenuhi regulasi. Kondisi ini dapat membantu memperlancar transaksi lintas negara sekaligus menyederhanakan proses kepatuhan bagi pelaku industri aset digital.

Langkah akuisisi ini juga mempertegas arah VerifyVASP untuk membangun jaringan kepatuhan yang lebih seragam tanpa mengabaikan perbedaan regulasi nasional. Perusahaan menegaskan bahwa penyesuaian terhadap standar Financial Action Task Force atau FATF, serta persyaratan perlindungan data global, tetap menjadi bagian dari pengembangan jaringan tersebut.

Bagi VerifyVASP, akuisisi Sygna bukan sekadar ekspansi bisnis. Aksi ini juga menjadi bagian dari dorongan membangun standar global kepatuhan Travel Rule yang dinilai semakin dibutuhkan di tengah perhatian regulator dan lembaga internasional.

CEO VerifyVASP, Shih Yun Chia, menyebut akuisisi ini menunjukkan komitmen perusahaan untuk terus membangun standar global dalam kepatuhan Travel Rule. Ia menilai kebutuhan atas infrastruktur yang terhubung semakin penting seiring meningkatnya dorongan dari regulator dan lembaga internasional.

Dari pihak Sygna, Founder dan CEO Michael Ou mengatakan perusahaannya dibangun untuk menjawab kebutuhan kepatuhan di industri aset digital yang regulasinya kompleks. Ia juga menilai pencapaian Sygna di Jepang menjadi landasan kuat untuk memperluas jangkauan dan dampak melalui kerja sama dengan VerifyVASP.

Penggabungan dua jaringan ini diperkirakan memberi manfaat bagi pelaku industri, institusi keuangan, dan regulator. Dalam ekosistem aset digital yang bergerak lintas negara, konektivitas yang terstandarisasi menjadi elemen penting untuk mendukung keamanan dan transparansi transaksi.

VerifyVASP menyatakan akan terus fokus membangun ekosistem kepatuhan yang saling terhubung secara global. Arah pengembangan itu ditujukan untuk memperkuat kerja sama antar-VASP dan mendukung ekosistem aset digital yang lebih aman serta transparan.

Source: www.medcom.id

Berita Terkait