Hyundai Indonesia menempatkan Ioniq 3 sebagai salah satu model utama yang akan dibawa ke GIIAS 2026. Crossover listrik ini menjadi sorotan karena menawarkan jarak tempuh jauh di kelasnya, terutama lewat varian Long Range yang mencapai 496 kilometer berdasarkan pengujian WLTP.
Di pasar Eropa, Ioniq 3 hadir dengan dua pilihan baterai. Varian Standard Range memakai baterai 42,2 kWh dengan jarak tempuh hingga 344 kilometer, sedangkan varian Long Range membawa baterai 61 kWh dengan jarak tempuh hingga 496 kilometer.
Dimensi kompak, basis platform modern
Mobil ini dirancang sebagai crossover dengan bahasa desain futuristik yang sekilas mengingatkan pada Ioniq 5 dan Ioniq 6. Ukurannya mencatat panjang 4.155 mm, lebar 1.800 mm, tinggi 1.505 mm, serta jarak sumbu roda 2.680 mm.
Hyundai membangun Ioniq 3 di atas Electric-Global Modular Platform atau E-GMP milik Hyundai Motor Group. Arsitektur kelistrikannya menggunakan sistem 400 volt.
| Spesifikasi | Standard Range | Long Range |
|---|---|---|
| Kapastias baterai | 42,2 kWh | 61 kWh |
| Jarak tempuh WLTP | 344 kilometer | 496 kilometer |
| Waktu isi daya DC 10-80 persen | Sekitar 29 menit | Sekitar 29 menit |
Performa dan fitur keselamatan
Untuk penggerak, Ioniq 3 memakai roda depan dengan motor listrik yang menghasilkan 107,8 kW dan torsi maksimum 250 Nm. Kecepatan tertingginya diklaim mencapai 170 km per jam.
Paket fiturnya cukup lengkap untuk mendukung kebutuhan berkendara harian. Hyundai menyematkan Hyundai SmartSense, Highway Driving Assist 2 atau HDA2, Remote Smart Parking Assist atau RSPA, Memory Reverse Assist atau MRA, Surround View Monitor atau SVM, Blind-Spot View Monitor atau BVM, tujuh airbag, serta lampu proyeksi LED dengan Intelligent Front-Lighting System atau IFS.
Pengisian daya juga menjadi salah satu nilai jual utama. Mobil ini diklaim mampu mengisi baterai dari 10 hingga 80 persen melalui DC fast charging dalam waktu sekitar 29 menit, sementara pengisian AC didukung hingga 22 kW.
Kehadiran Ioniq 3 menambah daftar mobil listrik Hyundai yang dipersiapkan untuk pasar Indonesia. Dengan format crossover, pilihan baterai ganda, dan kombinasi fitur bantuan berkendara, model ini diposisikan sebagai salah satu daya tarik Hyundai di GIIAS 2026.
