iPhone 18 Pro Terancam Naik Hampir Rp 5 Juta, Sinyal Keras dari Tim Cook

Author: Redaksi Android62

Kenaikan harga iPhone diperkirakan bukan lagi sekadar kemungkinan jauh, melainkan bisa segera dirasakan pada lini iPhone 18 Pro. Sejumlah analis menilai Apple berpotensi menaikkan harga hingga sekitar 270 dollar AS agar margin keuntungan tetap terjaga.

Dengan kurs saat ini sekitar Rp 17.848 per dollar AS, angka itu setara sekitar Rp 4,8 juta. Jika benar diterapkan, penyesuaian tersebut akan menjadi salah satu kenaikan harga paling terasa dalam beberapa tahun terakhir untuk pengguna iPhone.

Biaya Komponen Jadi Pemicu Utama

Isyarat kenaikan ini menguat setelah CEO Apple, Tim Cook, menyebut bahwa harga produk Apple berpotensi naik dalam waktu dekat. Dalam wawancara dengan The Wall Street Journal, Cook mengatakan Apple selama ini berupaya menahan biaya produksi agar tidak dibebankan ke konsumen.

Namun, ia menilai kondisi pasar saat ini sudah sulit dipertahankan. “Sayangnya, kenaikan harga tidak dapat dihindari. Kami sudah berusaha semaksimal mungkin untuk meredam lonjakan biaya yang dibebankan kepada kami dan melindungi pelanggan, tetapi situasinya sudah tidak berkelanjutan,” kata Cook.

Cook tidak menjelaskan produk mana yang akan terdampak maupun kapan penyesuaian harga itu mulai berlaku. Meski begitu, laporan tekno.kompas.com menyebut iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max yang diprediksi meluncur pada September mendatang disebut-sebut sebagai kandidat paling kuat untuk kenaikan harga.

Tekanan dari Ledakan AI

Kondisi pasar chip memori dan penyimpanan disebut menjadi latar utama di balik rencana penyesuaian harga tersebut. Permintaan dari industri kecerdasan buatan terus melonjak karena perusahaan AI membutuhkan kapasitas memori besar untuk melatih dan menjalankan model AI generatif.

Akibatnya, pasokan chip memori global semakin ketat. Cook mengaku Apple ikut terdampak karena produsen memori meneruskan kenaikan harga yang besar kepada perusahaan.

“Pasokan semakin sedikit ketika konsumen tetap membutuhkan perangkat, sementara produsen memori meneruskan kenaikan harga yang sangat besar kepada kami,” ujar Cook. Ia bahkan menyebut situasi ini sebagai sesuatu yang belum pernah ia temui selama lebih dari empat dekade berkarier di industri teknologi.

Bukan Hanya iPhone

Firma riset TechInsights menilai Apple kemungkinan perlu menyesuaikan harga iPhone 18 Pro agar margin keuntungan tetap aman. Laporan The Wall Street Journal juga menyebut Apple bisa saja menaikkan harga perangkatnya secara signifikan jika ingin mempertahankan angka keuntungan saat ini.

Dampaknya tidak berhenti pada iPhone. Perangkat lain seperti iPad dan Mac juga disebut berpotensi ikut terdorong naik karena kebutuhan komponen yang sama.

Tekanan biaya akibat lonjakan harga chip memori dan penyimpanan disebut juga dirasakan vendor teknologi lain, termasuk Samsung, Microsoft, Sony, Dell, HP, Nintendo, hingga Valve. Dengan situasi pasokan yang makin ketat, pasar kini menunggu langkah Apple berikutnya, termasuk apakah kenaikan itu benar-benar akan muncul saat lini terbaru mulai dipasarkan pada September mendatang.

Source: tekno.kompas.com
Berita Terbaru