Jika bocoran yang beredar benar, Apple sedang menyiapkan salah satu gelombang perangkat paling besar dalam beberapa tahun terakhir. Totalnya disebut mencapai sekitar 11 hingga 12 produk baru, dengan sorotan utama tertuju pada iPhone 18 Pro, iPhone lipat pertama, serta pembaruan di lini iPad, Mac, dan Apple Watch.
Skala rilis seperti ini berpotensi mengubah ritme persaingan di segmen premium. Perubahan paling besar diperkirakan datang dari iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max, terutama bila Apple benar-benar membawa desain depan yang lebih bersih dan fitur kamera yang lebih fleksibel.
iPhone 18 Pro jadi pusat perhatian
Bocoran paling kuat menyebut Face ID akan dipindahkan ke bawah layar pada iPhone 18 Pro. Jika langkah ini terwujud, tampilan bagian depan iPhone akan terlihat lebih rapi karena area layar tidak lagi terlalu banyak terpotong elemen sensor.
Dynamic Island juga disebut bisa mengecil atau bahkan hilang. Perubahan itu akan memberi ruang pandang yang lebih luas saat menonton video, bermain gim, atau sekadar menggunakan aplikasi sehari-hari.
Di sektor kamera, iPhone 18 Pro dikabarkan membawa sistem aperture variabel. Fitur ini memungkinkan pengaturan cahaya dan efek kedalaman foto menjadi lebih luwes, tergantung pada kondisi pemotretan.
Apple juga disebut menyiapkan sensor baru untuk membantu hasil foto malam hari. Dari sisi tenaga, ponsel ini diperkirakan memakai chip A20 Pro yang menawarkan kecepatan lebih tinggi, efisiensi daya yang lebih baik, dan dukungan AI langsung di perangkat.
Untuk model Pro Max, rumor yang beredar mengarah pada baterai yang lebih besar. Dampaknya, bodi perangkat kemungkinan sedikit lebih tebal dibanding generasi sebelumnya.
Apple bersiap masuk ke ponsel lipat
Selain seri Pro, perhatian besar lain datang dari perangkat lipat pertama Apple yang sementara disebut iPhone Fold. Perangkat ini dikabarkan memakai layar utama berukuran besar dan layar luar tambahan untuk kebutuhan harian.
Fokus utama iPhone Fold disebut ada pada multitasking. Apple disebut sedang mengoptimalkan perangkat lunak agar pengalaman memakai mode lipat terasa lebih nyaman dan efisien saat digunakan dalam berbagai skenario.
Sebagai produk premium baru, perangkat ini diperkirakan masuk kelas harga tinggi. Dalam perkiraan yang beredar, banderol awalnya berpotensi menembus Rp30 juta hingga Rp40 juta di pasar Indonesia.
Pembaruan di iPad dan Mac ikut masuk daftar
Gelombang pembaruan Apple tidak berhenti di iPhone. Di lini tablet, perusahaan disebut menyiapkan iPad versi standar baru dengan chip A18 atau A19, yang berpotensi membuka dukungan untuk fitur Apple Intelligence.
iPad mini generasi baru juga masuk dalam daftar. Model ringkas ini dikabarkan akan memakai layar OLED, mendapat peningkatan ketahanan, dan hadir dengan prosesor yang lebih modern.
Jika kabar tersebut tepat, iPad mini akan menjadi model kedua setelah iPad Pro yang menggunakan panel OLED. Posisi itu bisa membuatnya semakin kuat sebagai tablet kecil dengan tampilan premium.
Di sisi komputer, Mac Studio, Mac mini, dan iMac disebut akan mendapat chip M5. Pembaruan tersebut diperkirakan meningkatkan performa sekaligus efisiensi daya di perangkat desktop Apple.
Apple juga dikabarkan menyiapkan MacBook Pro dengan desain baru dan layar OLED. Namun, model ini disebut bisa hadir lebih lambat dibanding perangkat lain dalam gelombang rilis yang sama.
Apple Watch ikut diperbarui
Di kategori perangkat wearable, Apple Watch Series 12 dan Apple Watch Ultra baru juga diperkirakan ikut meluncur. Perubahan desainnya disebut tidak terlalu besar, tetapi peningkatan chip dan fitur kesehatan tetap menjadi fokus utama.
Apple bahkan disebut tengah mengeksplorasi Touch ID untuk perangkat wearable masa depan. Jika benar diwujudkan, arah pengembangan Apple Watch bisa berubah cukup signifikan dalam beberapa generasi mendatang.
Dengan daftar produk yang panjang, Apple tampak menyiapkan akhir tahun yang sangat padat dan strategis. Bila bocoran ini mendekati kenyataan, pasar flagship, tablet, komputer, dan wearable bisa segera menghadapi persaingan baru yang lebih sengit dari Cupertino.
