iPhone Lipat Pertama Apple Dikabarkan Pakai Pendingin Vapour Chamber di Bodi Super Tipis

Apple disebut tidak ingin menjadikan iPhone lipat pertamanya hanya sekadar perangkat tipis dengan layar lipat. Bocoran terbaru justru menyorot sisi yang biasanya luput dari perhatian, yakni sistem pendingin kelas atas yang kabarnya tetap disematkan ke bodi super ramping itu.

Informasi tersebut membuat iPhone Fold atau iPhone Ultra terlihat semakin serius sebagai perangkat premium. Di tengah desain lipat yang serba terbatas ruangnya, Apple disebut tetap menyiapkan vapour chamber agar suhu perangkat lebih stabil saat dipakai dalam beban tinggi.

Bocoran itu datang dari Fixed Focus Digital di Weibo. Ia menyebut kemampuan pendinginan VC atau vapour chamber pada perangkat ini mengesankan, dan sinyalnya mengarah pada lanjutan pendekatan Apple yang sebelumnya mulai terlihat di lini iPhone Pro.

Konteksnya juga menarik karena Apple disebut melihat penerapan vapour chamber pada iPhone 17 Pro dan Pro Max sebagai langkah yang berhasil. Isu panas pada iPhone 15 Pro dan iPhone 16 Pro ikut membuat kabar ini terasa masuk akal, apalagi untuk perangkat lipat yang ruang internalnya jauh lebih rumit.

Bodi tipis, susunan internal rumit

Perangkat lipat pertama Apple ini dikabarkan akan tampil sangat tipis. Saat dibuka, ketebalannya disebut hanya 4,7 mm, sedangkan saat dilipat mencapai 9,23 mm.

Angka itu menunjukkan tantangan rekayasa hardware yang cukup besar. Di dalam bodi tersebut, Apple harus membagi ruang untuk layar, engsel, baterai, kamera, dan komponen lain tanpa mengorbankan kenyamanan desain.

Kasus pelindung yang sempat bocor sebelumnya juga memberi gambaran awal tentang tata letak fisik perangkat. Tombol volume terlihat berada di sisi atas, tombol daya ada di sisi kanan, dan terdapat potongan kecil di bawahnya yang diduga untuk antenna band.

Layar, kamera, dan biometrik

Sejumlah laporan juga mulai mengerucut pada detail layar. iPhone lipat ini disebut memakai layar luar 5,5 inci dan layar utama 7,8 inci dengan rasio yang lebih lebar, dan keduanya diperkirakan menggunakan teknologi Samsung M16 OLED.

Di bagian belakang, modul kameranya tampak membawa dua kamera. Desain modul itu disebut mirip pendekatan visual pada iPhone Air, sehingga memberi kesan Apple ingin menjaga tampilan yang lebih bersih dan ramping.

Ada pula rumor yang menyebut Apple mungkin mengubah arah pada fitur biometrik. Face ID dan Dynamic Island dikabarkan bisa absen di ponsel lipat pertama ini, lalu diganti Touch ID di tombol daya samping.

Untuk kamera depan, baik di layar luar maupun layar utama, perangkat ini disebut memakai desain punch-hole. Bahkan, ada laporan lain yang menyebut Apple sedang menguji kamera bawah layar untuk panel lipatnya.

Spesifikasi yang mengarah ke kelas premium

Di sektor kamera belakang, iPhone Fold dirumorkan membawa dua sensor 48 MP. Susunannya terdiri dari kamera utama 48 MP dan kamera ultra-wide 48 MP, tanpa lensa telefoto khusus seperti yang ada pada model Pro.

Kapasitas baterai juga menjadi sorotan besar. Perangkat ini disebut berpotensi membawa baterai terbesar yang pernah dipasang di iPhone, dengan kapasitas sekitar 5.400 mAh hingga 5.800 mAh.

Jika angka itu tepat, daya tahannya akan melampaui baterai pada model iPhone yang ada saat ini. Kapasitas sebesar itu juga terasa relevan untuk menopang layar besar, bodi tipis, dan performa tinggi dalam satu perangkat.

Untuk dapur pacu, perangkat ini dikabarkan memakai chip A20 Pro generasi berikutnya. Chip tersebut dirumorkan dibuat dengan proses manufaktur 2 nm, dengan target peningkatan performa sekaligus efisiensi daya dibanding A19 Pro.

Bocoran lain menyebut perangkat ini bisa hadir dengan RAM 12 GB dan penyimpanan hingga 1 TB. Kombinasi itu menempatkan iPhone Fold sejajar dengan perangkat premium Apple dan menegaskan bahwa model lipat ini bukan diarahkan sebagai eksperimen kelas menengah.

Peluncurannya sendiri disebut makin dekat dan diperkirakan terjadi pada September. Menjelang waktu itu, perhatian publik tampaknya tidak hanya tertuju pada format lipat pertama Apple, tetapi juga pada cara perusahaan ini menjaga panas, ketebalan, dan daya tahan dalam satu perangkat yang sama.

Source: www.indiatoday.in

Berita Terkait