iQOO 16 Ultra Terancam Absen, Krisis RAM dan Strategi Baru Picu Jeda Generasi

Author: Redaksi Android62

iQOO dikabarkan tidak akan menghadirkan iQOO 16 Ultra pada generasi berikutnya. Bocoran yang beredar menyebut lini Ultra justru akan dihentikan sementara, sehingga model paling ambisius dari iQOO tidak otomatis mendapat penerus tahunan.

Jika kabar itu tepat, seri iQOO 16 akan tampil lebih ramping dibanding dugaan awal banyak penggemar. Model yang disebut berpeluang hadir hanya iQOO 16 standar, iQOO 16R untuk India, dan iQOO 16T untuk China.

Strategi Ultra yang tidak lagi rutin

Kabar ini menarik karena iQOO 15 Ultra baru saja memulai debut sebagai ponsel “Ultra” pertama dari merek tersebut di China. Model itu ditempatkan di atas iQOO 15 reguler dengan spesifikasi kelas atas, kipas pendingin bawaan, dan harga yang jauh lebih tinggi.

Informasi tentang jeda seri Ultra datang dari pembocor Digital Chat Station melalui Weibo. Meski nama iQOO 16 Ultra tidak disebut secara eksplisit, petunjuk yang digunakan dinilai kuat karena akun tersebut kerap memakai emoji “👖” untuk merujuk pada perangkat iQOO, lalu menyinggung kata “Ultra” dalam unggahannya.

Terjemahan isi unggahan itu menyebut bahwa “sub-seri Ultra kemungkinan juga akan berhenti untuk satu generasi.” Kalimat tersebut mengarah pada jeda satu siklus, sehingga lini itu belum tentu dihapus permanen dari strategi produk iQOO.

Alasan yang disebut lebih dari sekadar biaya

Spekulasi paling kuat memang mengarah pada kenaikan biaya memori, terutama RAM. Dalam respons terhadap komentar di Weibo, Digital Chat Station menyinggung bahwa isu krisis RAM memang muncul dalam pembahasan keputusan ini.

Namun, pembocor itu juga menyatakan keputusan internal iQOO disebut sudah dibuat sejak lama. Menurut klaim tersebut, seri “Ultra” memang tidak dirancang untuk mengikuti pola rilis iteratif setiap generasi.

Pendekatan ini menunjukkan iQOO ingin label Ultra dipakai hanya saat ada terobosan teknologi yang benar-benar layak dibawa ke pasar. Dengan kata lain, nama Ultra diposisikan sebagai produk spesial, bukan sekadar versi tahunan yang diperbarui sedikit demi sedikit.

Meski alasan strategis itu disebut lebih mendasar, situasi biaya RAM tetap dinilai relevan. Kenaikan biaya komponen memori dapat membuat ponsel premium dengan konfigurasi tinggi menjadi jauh lebih sulit dipasarkan, apalagi jika harga awalnya sudah sangat tinggi.

Posisi iQOO 15 Ultra dan dampaknya

Saat meluncur di China, iQOO 15 Ultra dibanderol 5.699 Chinese yuan. Harga itu menempatkannya langsung berhadapan dengan nama-nama besar seperti Samsung Galaxy S26 Ultra, Oppo Find X9 Pro, dan Vivo X300 Pro.

Posisinya juga cukup unik karena iQOO membawa kombinasi perangkat keras flagship dengan kipas pendingin bawaan. Strategi itu memberi identitas berbeda, tetapi sekaligus menempatkan produk di segmen yang menuntut inovasi nyata agar harga tinggi terasa masuk akal.

Karena itu, penghentian sementara iQOO 16 Ultra bisa dibaca sebagai koreksi strategi. Daripada memaksakan penerus tahunan yang mahal di tengah tekanan biaya komponen, iQOO tampaknya memilih menunggu momentum teknologi yang lebih kuat.

Sampai saat ini, iQOO belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait kabar tersebut. Karena masih bersumber dari bocoran, perkembangan ini tetap perlu disikapi hati-hati sambil menunggu konfirmasi langsung dari perusahaan.

Bila arah ini benar, absennya iQOO 16 Ultra bukan semata soal pembatalan produk. Langkah itu lebih mencerminkan perubahan cara iQOO memaknai label “Ultra” sebagai produk yang hanya muncul saat ada lompatan teknologi yang dianggap cukup besar.

Model Status yang Disebut Keterangan
iQOO 16 standar Berpotensi hadir Disebut sebagai salah satu model utama
iQOO 16R Berpotensi hadir Untuk pasar India
iQOO 16T Berpotensi hadir Untuk pasar China
iQOO 16 Ultra Disebut absen sementara Belum masuk rencana generasi berikutnya
Source: gadgets.beebom.com
Berita Terbaru