iQOO Z11 Bertahan 54 Jam Sekali Isi, Baterai 9.020 mAh-Nya Tetap Muat Di Bodi Ramping

Author: Redaksi Android62

iQOO Z11 menonjol bukan hanya karena membawa baterai 9.020 mAh, tetapi juga karena daya tahannya yang benar-benar panjang dalam pemakaian nyata. Dalam pengujian harian yang berlangsung lebih dari dua hari, ponsel ini baru habis total setelah 54 jam lebih, atau tepatnya 2 hari, 6 jam, 8 menit.

Yang membuatnya semakin menarik, kapasitas besar itu tidak diikuti bodi yang tebal. iQOO menyusun perangkat ini dengan material Silikon Karbon agar ketebalannya tetap di bawah 9 mm, sehingga tetap terasa ramping meski membawa baterai terbesar saat ini di Indonesia.

Tahan dipakai dari pagi sampai lewat dua hari

Ketahanan baterai iQOO Z11 tidak hanya terlihat dari angka di atas kertas. Pengujiannya dilakukan dengan skenario harian yang cukup realistis, mulai dari SIM 5G aktif, koneksi WiFi rumah, hingga pemakaian WhatsApp, Spotify, Instagram, Threads, Email, dan YouTube.

Pada hari pertama, perangkat dilepas dari charger dalam kondisi penuh. Setelah dipakai olahraga paddle selama tiga jam untuk merekam video dan foto, baterainya masih berada di 98 persen.

Pemakaian lalu berlanjut untuk navigasi, komunikasi intens, dan unggahan IG Story dengan 5G aktif. Setelah 13 jam aktif dengan screen on time 2,5 jam, baterai masih tersisa 74 persen dan dibiarkan menyala semalaman tanpa diisi ulang.

Masih kuat saat dipakai untuk aktivitas padat

Keesokan harinya, ponsel kembali dipakai untuk olahraga subuh dan perekaman video. Setelah itu, iQOO Z11 tetap menemani aktivitas meliput acara peluncuran Vivo X300 Ultra, sementara daya baterainya baru turun ke 24 persen setelah lebih dari 36 jam.

Pada pagi hari berikutnya, perangkat masih sempat digunakan untuk foto di treadmill saat baterai tersisa 18 persen. Setelah itu, ponsel dipakai lagi untuk membuat konten review hingga akhirnya mati saat berada di angka 4 persen.

Rangkaian penggunaan tersebut memperlihatkan bahwa iQOO Z11 memang dirancang untuk pengguna dengan aktivitas panjang. Perangkat ini cocok untuk orang yang sering berada di luar rumah dan membutuhkan ponsel yang tidak cepat habis dayanya.

Pengisian cepat tetap disiapkan

Meski mengusung baterai jumbo, iQOO tetap membekali Z11 dengan 90W Flash Charge. Dengan dukungan ini, baterai 9.020 mAh diklaim bisa terisi penuh dari 0 ke 100 persen dalam waktu kurang dari 70 menit.

Kombinasi kapasitas besar dan pengisian cepat membuat perangkat ini tidak hanya mengandalkan ketahanan. Saat harus kembali dipakai, proses pengisian tetap dibuat efisien agar pengguna tidak terlalu lama menunggu.

Performa dan fitur pendukung ikut disiapkan

Di sektor performa, iQOO Z11 memakai Snapdragon 7S Gen 4 dan 7K VC Cooling System. Susunan ini ditujukan untuk menjaga suhu tetap stabil sekaligus membantu efisiensi daya saat perangkat dipakai dalam durasi panjang.

Layarnya juga dibuat serius dengan panel AMOLED 1.5K, refresh rate 144Hz, dan bezel super tipis. Untuk kebutuhan kerja lintas perangkat, ponsel ini menjalankan OriginOS 6 dan membawa fitur Office Kit untuk transfer file instan ke Windows maupun Mac.

Selain itu, iQOO Z11 juga mendukung reverse charging. Artinya, perangkat ini bisa dipakai untuk mengisi daya smartphone lain ketika dibutuhkan, sehingga fungsinya meluas sebagai cadangan daya portabel.

Dengan kombinasi baterai besar, bodi yang tetap tipis, pengisian cepat, dan fitur pendukung yang lengkap, iQOO Z11 hadir sebagai pilihan yang kuat di kelasnya. Bagi pengguna dengan mobilitas tinggi, perangkat ini menawarkan daya tahan yang sulit ditemukan pada ponsel lain dengan karakter serupa.

Berita Terbaru