Baterai 5.000 mAh, IP65, dan AI, Duo itel Ini Menekan Segmen HP Murah

Author: Redaksi Android62

itel City 200 dan itel A200 hadir membawa paket yang jarang ditemui di kelas entry-level, mulai dari baterai 5.000 mAh, perlindungan bodi IP65, hingga sertifikasi ketahanan MIL-STD-810H. Di tengah pasar ponsel murah yang padat, dua model ini langsung menonjol karena menawarkan fitur yang biasanya lebih sering muncul di kelas yang lebih mahal.

Kedua perangkat itu sama-sama ditujukan untuk penggunaan harian yang menuntut daya tahan panjang dan kemampuan dasar yang stabil. Meski satu lebih menonjol lewat layar dan kamera, sementara yang lain fokus pada ketangguhan dan fitur komunikasi, keduanya membawa pendekatan yang berbeda untuk kebutuhan pengguna yang serupa.

Model Keunggulan Utama Kamera Utama Ketahanan
itel City 200 Layar 6,78 inci 120Hz, NFC, IR Blaster, UltraLink Free Call 50MP IP65, MIL-STD-810H
itel A200 Baterai 5.000 mAh, UltraLink, Wet and Oily Touch Control 13MP IP65, MIL-STD-810H, tahan jatuh hingga 1,8 meter

itel City 200 mengandalkan layar 120Hz dan kamera 50MP

itel City 200 dibekali layar 6,78 inci dengan refresh rate 120Hz. Kombinasi ini membuat tampilan terasa lebih mulus saat dipakai untuk scrolling media sosial, menonton video, dan aktivitas harian lain.

Di balik layarnya, ponsel ini memakai chipset Unisoc T7250. Chipset tersebut disiapkan untuk kebutuhan dasar seperti komunikasi, hiburan ringan, dan game kasual.

Sektor kamera menjadi daya tarik paling besar pada model ini. Kamera utamanya beresolusi 50MP, jauh naik dari generasi sebelumnya yang hanya 13MP.

Kamera depan 8MP juga dilengkapi AI Auto Zoom Selfies. Fitur ini membantu swafoto tampil lebih optimal tanpa banyak pengaturan manual.

Desain tipis, namun dibuat untuk lebih tahan menghadapi kondisi harian

itel City 200 memakai desain unibody Metallic Deco dengan ketebalan 7,45 mm. Bentuknya dibuat ramping agar tetap nyaman digenggam dalam pemakaian sehari-hari.

Untuk perlindungan, perangkat ini mengantongi sertifikasi IP65 yang berarti tahan terhadap cipratan air dan semprotan air bertekanan rendah. Ada juga sertifikasi MIL-STD-810H yang membuatnya diklaim tetap berfungsi setelah berkali-kali mengalami benturan.

Selain itu, itel menyematkan NFC untuk pengecekan saldo e-money dan transaksi digital. Ponsel ini juga memiliki IR Blaster yang memungkinkan perangkat dipakai sebagai remote untuk berbagai elektronik rumah tangga.

Fitur lain yang mencuri perhatian adalah UltraLink Free Call. Dengan fitur ini, ponsel diklaim bisa melakukan panggilan suara tanpa sinyal seluler hingga dua kilometer.

itel A200 menonjol lewat daya tahan baterai dan fitur komunikasi

Berbeda dari City 200, itel A200 mengusung pendekatan yang lebih sederhana tetapi tetap relevan untuk kebutuhan harian. Ponsel ini juga menggunakan chipset Unisoc T7250, sehingga fokusnya tetap pada penggunaan dasar yang ringan dan stabil.

Daya tahannya ditopang baterai 5.000 mAh yang dipadukan dengan pengisian daya 15W. Kombinasi ini ditujukan agar pengguna bisa memakai perangkat lebih lama tanpa terlalu sering mencari colokan.

Seperti saudaranya, A200 turut membawa fitur UltraLink untuk mendukung komunikasi tanpa jaringan seluler. Perangkat ini juga memiliki sertifikasi IP65 agar lebih terlindungi dari debu dan semprotan air.

Ketangguhannya diperkuat sertifikasi MIL-STD-810H dengan klaim tahan jatuh hingga 1,8 meter. Layar A200 juga mendukung Wet and Oily Touch Control, sehingga tetap responsif saat tangan basah atau berminyak.

Kamera menjadi pembeda paling jelas di antara keduanya

Pada sisi fotografi, itel A200 mengandalkan kamera utama 13MP. Kamera ini mampu merekam video hingga resolusi 2K pada 30fps.

Fitur AI Fusion Camera System hadir untuk membantu menghasilkan foto yang lebih optimal di berbagai kondisi pencahayaan. Di sisi lain, itel City 200 tetap lebih unggul dalam urusan resolusi kamera belakang dan kamera depan yang sudah didukung AI Auto Zoom Selfies.

Perbedaan tersebut membuat keduanya menyasar kebutuhan yang sedikit berbeda. City 200 lebih cocok bagi pengguna yang mengutamakan layar mulus dan kamera lebih besar, sedangkan A200 lebih menekankan daya tahan, fitur AI, dan ketahanan bodi untuk aktivitas harian.

Dengan bekal yang ditawarkan, itel City 200 dan itel A200 sama-sama memperkuat persaingan di segmen entry-level. Keduanya menunjukkan bahwa ponsel murah kini tidak lagi sekadar soal harga, tetapi juga soal fitur yang lebih lengkap dan ketangguhan yang lebih serius.

Berita Terbaru