Itel Power 80 langsung menempatkan daya tahan sebagai nilai jual utama di kelas entry-level. Dengan baterai 7.000 mAh, sertifikasi IP68, IP69, dan MIL-STD-810H, ponsel ini menyasar pengguna yang membutuhkan perangkat tahan lama untuk aktivitas harian.
Di Indonesia, perangkat ini dipasarkan dengan harga Rp 2.399.000 melalui marketplace rekanan Itel. Pada kisaran tersebut, kombinasi baterai besar dan perlindungan fisik membuat Power 80 tampil berbeda dari banyak ponsel lain di segmen serupa.
Perlindungan fisik yang jarang ditemui
Sertifikasi IP68 dan IP69 menandakan perangkat tahan terhadap debu dan air, termasuk semburan air bertekanan tinggi. Sementara itu, sertifikasi MIL-STD-810H diklaim membuat ponsel mampu bertahan saat terjatuh dari ketinggian hingga dua meter.
Kombinasi ini menjadi fokus penting karena Itel tidak hanya menonjolkan spesifikasi inti, tetapi juga ketahanan fisik yang biasanya dicari pengguna lapangan. Pendekatan tersebut membuat Power 80 punya posisi yang cukup unik di harga Rp 2 jutaan.
Layar besar, chipset Unisoc, dan Android 16
Dari sisi tampilan, Itel Power 80 membawa layar 6,78 inci dengan resolusi HD Plus. Layar ini juga mendukung refresh rate 120 Hz, sehingga pergerakan visual terasa lebih mulus saat digunakan.
Untuk dapur pacu, ponsel ini mengandalkan chipset Unisoc T7250 yang dipadukan dengan RAM 4 GB dan penyimpanan internal 128 GB. Di sektor perangkat lunak, Power 80 menjalankan Android 16 sebagai sistem operasi bawaan.
Kamera, fitur tambahan, dan desain modul belakang
Pada bagian kamera, Itel mengungkap kamera utama belakang 50 MP dan kamera depan 8 MP. Meski modul belakang menampilkan tiga lingkaran kamera, spesifikasi yang diumumkan hanya menyebut sensor utama 50 MP.
Dua lingkaran lainnya diduga berfungsi sebagai sensor pelengkap. Di sisi fitur, perangkat ini turut dibekali AI Adaptive, UltraLink Free Call via Bluetooth, dan IR Blaster.
IR Blaster memberi fungsi ekstra yang semakin jarang ditemui pada ponsel baru. Sementara itu, UltraLink Free Call via Bluetooth menjadi salah satu pembeda yang ikut ditonjolkan Itel dalam daftar fitur Power 80.
Baterai besar dan pengisian daya
Daya tarik paling menonjol tetap ada pada baterai 7.000 mAh. Untuk pengisian, perangkat ini mendukung fast charging 18 watt melalui port USB-C.
Kapasitas sebesar ini membuat Power 80 diarahkan untuk pengguna yang membutuhkan ketahanan pakai panjang tanpa sering mengisi daya. Nama produknya pun selaras dengan fokus utama pada aspek “Power”.
Warna dan pendekatan desain
Itel Power 80 tersedia dalam tiga pilihan warna, yaitu Lava Orange, Tundra Green, dan Rock Black. Opsi ini memberi variasi yang cukup menarik untuk ponsel di kelas entry-level.
Dari sisi desain, modul kamera belakangnya berbentuk persegi dengan tata letak tiga lingkaran kamera. Susunan tersebut sekilas mengingatkan pada iPhone 17 Pro, meski pola penempatannya berbeda karena Itel menaruh dua kamera secara horizontal di bagian atas dan satu kamera di bawahnya.
Berikut spesifikasi ringkas Itel Power 80 di Indonesia:
| Spesifikasi | Itel Power 80 |
|---|---|
| Layar | 6,78 inci, HD Plus, 120 Hz |
| Chipset | Unisoc T7250 |
| RAM | 4 GB |
| Penyimpanan | 128 GB |
| Kamera belakang | 50 MP |
| Kamera depan | 8 MP |
| Baterai | 7.000 mAh |
| Pengisian daya | 18 watt, USB-C |
| Sertifikasi | IP68, IP69, MIL-STD-810H |
| Sistem operasi | Android 16 |
| Fitur | AI Adaptive, UltraLink Free Call via Bluetooth, IR Blaster |
| Warna | Lava Orange, Tundra Green, Rock Black |
| Harga | Rp 2.399.000 |
Dengan harga Rp 2.399.000, Itel Power 80 hadir sebagai pilihan baru bagi konsumen yang memprioritaskan baterai besar dan bodi tahan banting. Di segmen ini, kombinasi layar 120 Hz, kamera utama 50 MP, dan sertifikasi IP68/IP69 menjadi paket yang paling menonjol dari perangkat tersebut.
Source: tekno.kompas.com






