JAECOO membawa dua model unggulannya ke Mall Kota Kasablanka dan menonjolkan satu pesan yang paling mudah diukur: biaya mobilitas harian bisa ditekan secara signifikan. Dalam simulasi yang ditampilkan selama pameran, J5 EV dan J8 SHS-P ARDIS sama-sama disebut mampu memberi penghematan besar dibanding mobil konvensional 1.500 cc turbo.
Pameran berlangsung di GF – KK2 Mall Kota Kasablanka pada 15 hingga 21 Juni 2026. Selain melihat unit secara langsung, pengunjung juga dapat merasakan kesenyapan kabin, kelembutan suspensi adaptif, dan fitur keselamatan aktif ADAS yang menjadi bagian dari daya tarik utama lini SUV premium ini.
JAECOO J5 EV menonjol di kebutuhan harian perkotaan
Salah satu model yang paling disorot adalah JAECOO J5 EV, SUV listrik murni untuk lima penumpang yang dirancang mengikuti ritme kota yang cepat. Mobil ini menggunakan baterai 60,9 kWh dengan jarak tempuh 461 hingga 534 kilometer dalam satu kali pengisian penuh.
J5 EV juga dibekali teknologi Vehicle-to-Load, sehingga dapat berfungsi sebagai sumber daya listrik berjalan untuk menyalakan gawai dan peralatan elektronik saat beraktivitas di luar ruangan. Di atas kertas, motor listriknya menghasilkan daya maksimal 210 PS dan torsi 288 Nm.
Yang paling menarik dari model ini justru ada pada sisi biaya operasional. JAECOO menyebut biaya penggunaan hariannya hanya sekitar Rp9.600 per hari, dengan total penghematan mencapai Rp2.146.740 per bulan jika diasumsikan jarak tempuh 1.500 km per bulan.
J8 SHS-P ARDIS tampil sebagai flagship dengan jarak tempuh jauh
Di kelas yang lebih tinggi, JAECOO J8 SHS-P ARDIS hadir sebagai model flagship dengan konfigurasi tujuh penumpang. SUV ini memakai sistem penggerak Plug-in Hybrid Electric Vehicle dan telah meraih pengakuan MURI sebagai kendaraan PHEV dengan daya jelajah paling jauh di Indonesia.
Mobil ini diklaim mampu menempuh hingga 1.660 kilometer dalam satu kali pengisian bensin dan daya baterai penuh. Saat berjalan dengan tenaga listrik murni, jaraknya mencapai 180 kilometer.
Efisiensi itu turut tercermin dalam simulasi biaya kepemilikan. Berdasarkan perhitungan berkendara rutin harian, ongkos operasional J8 SHS-P ARDIS disebut hanya sekitar Rp7 jutaan per tahun, dengan penghematan bulanan mencapai Rp1.769.424.
Dari sisi pengendalian, model ini mengandalkan sistem ARDIS atau All-Wheel Drive yang mendistribusikan torsi ke tiap roda secara real-time. Teknologi tersebut ditujukan untuk menjaga stabilitas dan cengkeraman ban di berbagai kondisi jalan.
Penawaran pameran dan perbandingan biaya yang ditampilkan
JAECOO mengusung semangat “Jaecoo Play Loud, Shine Proud” untuk menegaskan karakter berani dan bergaya dari lini kendaraan NEV-nya. Dalam pameran ini, pengunjung juga mendapat kesempatan melihat perbedaan karakter antara SUV listrik urban dan flagship plug-in hybrid dalam satu lokasi.
Selama pameran, tersedia penawaran eksklusif berupa skema uang muka rendah, cicilan ringan yang fleksibel, dan program garansi komponen jangka panjang. JAECOO juga menampilkan perbandingan biaya operasional bulanan terhadap mobil konvensional 1.500 cc turbo sebagai acuan bagi pengunjung.
Dalam perbandingan itu, JAECOO J7 SHS-P mencatat biaya operasional mingguan Rp135.811 dan penghematan bulanan Rp1.894.257. Sementara JAECOO J5 EV membukukan biaya operasional mingguan Rp72.690 dan J8 SHS-P ARDIS Rp167.019, dengan penghematan bulanan masing-masing Rp2.146.740 dan Rp1.769.424.
Source: www.oto.com






