Jamnagar Jadi Kunci Baru AI Meta dan Reliance, Pusat Data 168 MW Disiapkan

Meta dan Reliance menyiapkan pusat data berkemampuan AI pertama Meta di India dengan kapasitas awal 168 MW. Fasilitas ini akan dibangun di Jamnagar, Gujarat, dan ditangani langsung oleh Reliance sebagai pengembang sekaligus operator.

Proyek tersebut tidak hanya menambah kapasitas komputasi, tetapi juga memperlihatkan bagaimana infrastruktur kini menjadi fondasi utama dalam perlombaan AI. Meta nantinya akan menyewa kapasitas pusat data itu untuk menopang beban kerja AI dan kebutuhan komputasi yang terus meningkat.

Peran Reliance dalam proyek baru ini

Reliance akan mengelola layanan end-to-end untuk fasilitas tersebut. Cakupannya meliputi konstruksi, konektivitas jaringan, pengelolaan utilitas, integrasi energi terbarukan, hingga operasi terkelola.

Skala awal 168 MW itu juga masih membuka ruang ekspansi di masa depan. Proyek ini ditargetkan selesai dalam dua tahun ke depan, sehingga Jamnagar berpotensi menjadi salah satu titik penting infrastruktur AI di India.

Kelanjutan kerja sama yang sudah dibangun

Langkah pembangunan pusat data ini memperluas kolaborasi yang sebelumnya sudah dijalin kedua perusahaan. Pada 2025, Meta dan Reliance membentuk joint venture yang berfokus pada platform AI dan solusi enterprise berbasis keluarga model AI Llama milik Meta.

Inisiatif itu dirancang untuk membantu perusahaan-perusahaan India mengadopsi alat AI dengan lebih efisien. Arah kerja samanya juga mendorong pemanfaatan AI di berbagai industri, bukan hanya sektor teknologi.

Dengan hadirnya pusat data baru, ambisi tersebut memperoleh fondasi fisik yang lebih kuat. Infrastruktur komputasi skala besar menjadi syarat penting agar solusi AI untuk pasar enterprise dapat dijalankan secara berkelanjutan.

Mengapa India dipilih

Meta memandang India sebagai pasar strategis karena basis pengguna digitalnya sangat besar dan ekonomi digitalnya tumbuh cepat. Kondisi itu membuat kebutuhan terhadap komputasi canggih, layanan cloud, dan sistem AI semakin tinggi.

Reuters melaporkan bahwa pasar pusat data India diproyeksikan hampir dua kali lipat pada 2034. Pertumbuhan itu didorong oleh adopsi cloud computing, transformasi digital, dan pemanfaatan AI yang terus meningkat.

Di tengah tren tersebut, pembangunan fasilitas di Jamnagar menjadi langkah yang selaras dengan arah pasar. Meta dan Reliance sama-sama tampak membaca bahwa permintaan terhadap infrastruktur AI di India sudah berada pada fase yang menuntut investasi besar.

Dampak bagi ekosistem AI

Bagi Meta, proyek ini memperkuat jejak infrastruktur AI perusahaan di India sekaligus menambah kapasitas komputasi yang dibutuhkan untuk pengembangan layanan. Bagi Reliance, kerja sama ini menegaskan ambisinya menjadi penyedia infrastruktur siap-AI dan solusi enterprise terkemuka di India.

Meta Newsroom menyebut pengumuman ini sebagai penanda pusat data berkemampuan AI pertama Meta di India. Pernyataan itu menempatkan proyek Jamnagar bukan sekadar sebagai ekspansi bisnis, melainkan bagian dari penguatan posisi India dalam ekosistem AI global.

Bagi bisnis, pengembang, dan startup, kehadiran infrastruktur semacam ini dapat mempercepat akses ke teknologi AI tingkat lanjut. Dalam persaingan AI saat ini, kedekatan infrastruktur dan kesiapan operasional menjadi faktor yang semakin menentukan.

Pada akhirnya, kerja sama Meta dan Reliance menunjukkan bahwa pertarungan AI tidak berhenti pada model dan aplikasi. Di baliknya, pusat data, energi, jaringan, dan operasi skala besar menjadi penentu seberapa cepat AI bisa dipakai luas di India.

Source: tech.sportskeeda.com

Android62
Redaksi Android62

Android62.com menghadirkan berita dari beragam sumber dengan penyajian unik, ringkas, dan informatif untuk pembaca modern.

Newsletter Text above the Email input field
Follow UsGoogle NewsFlipboard
Berita Terkait
Berita Terbaru
Populer