Janice Tjen Raih Gelar Ganda Birmingham, Tahan Hujan Dan Tekanan Hingga Tuntas

Author: Redaksi Android62

Janice Tjen menutup Birmingham Open 2026 dengan dua catatan penting sekaligus: trofi ganda putri bersama Talia Gibson dan rasa bahwa ia mampu bertahan dalam pertandingan yang tidak mudah. Gelar itu datang saat hujan turun, lawan memberi tekanan, dan fokus harus dijaga sampai akhir.

Bagi Janice, hasil di ajang WTA 125 Birmingham bukan sekadar tambahan koleksi juara. Ia melihat kemenangan itu sebagai awal yang baik untuk musim lapangan rumput, terutama karena gelar tersebut lahir di tengah situasi yang menuntut kesabaran ekstra.

Laga final yang sempat ketat

Di Court 3, Edgbaston Priory Club, Janice dan Gibson mengalahkan unggulan kedua Harriet Dart dan Maia Lumsden dengan skor 6-4, 6-3. Pertandingan tidak langsung berjalan nyaman karena Dart dan Lumsden memberi perlawanan sengit sejak awal dua set.

Pasangan Janice/Gibson sempat berada di bawah tekanan pada fase awal laga. Namun mereka pelan-pelan mengambil kendali, lalu menjaga momentum sejak pertengahan set hingga pertandingan selesai dengan kemenangan dua set langsung.

Ketenangan menjadi salah satu kunci yang terlihat jelas dalam final itu. Saat duel berlangsung ketat, Janice dan Gibson tidak kehilangan ritme dan mampu menutup laga dengan efisien.

Hujan dan kesabaran jadi bagian penting

Setelah pertandingan, Janice menampilkan trofi juara bersama Talia Gibson lewat unggahan Instagram. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada pasangannya atas pekan yang luar biasa.

Janice menilai tantangan di Birmingham Open 2026 tidak hanya datang dari kualitas lawan. Ia menyebut banyak hujan dan banyak kesabaran sebagai bagian besar dari perjalanan menuju gelar tersebut.

Kondisi yang tidak ideal membuat kemenangan ini terasa lebih bernilai. Janice dan Gibson tetap menjaga permainan mereka sampai peluang juara benar-benar terbuka.

Trofi ganda pertama sejak Januari

Gelar di Birmingham menjadi trofi pertama Janice sejak Hobart International di Australia pada Januari. Saat menjuarai ajang itu, ia juga meraih gelar ganda putri bersama Katarzyna Piter dari Polandia.

Hasil tersebut ikut menegaskan konsistensi Janice di nomor ganda pada level WTA 125. Ia menunjukkan kemampuan beradaptasi yang menonjol, terutama ketika kondisi turnamen berubah-ubah dan menuntut penyesuaian cepat.

Di sektor tunggal, hasil Janice di Birmingham Open 2026 tidak sebaik pencapaiannya di ganda. Ia terhenti di babak kedua setelah kalah dari petenis Amerika Serikat Ashlyn Krueger dengan skor 1-6, 3-6.

Perbedaan hasil di dua nomor itu memperlihatkan pekan yang kontras bagi Janice. Di tunggal langkahnya terhenti lebih cepat, tetapi di ganda ia pulang sebagai juara dan membawa pulang momentum penting untuk musim lapangan rumput.

Source: www.cnnindonesia.com
Berita Terbaru