Kehadiran varian PHEV Denza D9 terbaru langsung mencuri perhatian karena klaim jarak tempuh kombinasinya mencapai 1.521 km. Angka itu membuat MPV premium ini tampil sangat agresif di tengah persaingan kelas mewah yang selama ini identik dengan kenyamanan, tetapi kini juga dituntut efisien dan siap dipakai perjalanan jauh.
Bukan hanya soal jarak tempuh, pembaruan pada Denza D9 2026 juga membawa paket teknologi yang lebih matang. BYD menempatkan Flash Charging dan baterai Blade 2.0 sebagai bagian penting dari penyegaran, sehingga mobil ini tidak sekadar mengandalkan kabin mewah, tetapi juga menawarkan pengisian daya yang lebih praktis dan efisien.
Dua jalur elektrifikasi untuk kebutuhan berbeda
Denza D9 generasi terbaru hadir dengan dua pendekatan elektrifikasi, yaitu BEV murni dan PHEV. Strategi ini memberi pilihan lebih luas bagi konsumen yang ingin masuk ke kelas MPV mewah berbasis listrik tanpa harus terpaku pada satu karakter penggunaan.
Pada varian BEV, Denza D9 dibekali baterai 103 kWh dan diklaim mampu menempuh 600 km berdasarkan pengujian NEDC. Sementara itu, varian PHEV menjadi sorotan terbesar karena menggabungkan efisiensi listrik dengan fleksibilitas penggunaan yang lebih besar untuk perjalanan jarak jauh.
Kabin tetap jadi senjata utama
Di sisi kabin, Denza D9 tetap mempertahankan identitasnya sebagai MPV keluarga premium. Ruangnya dibuat lega dan diarahkan seperti lounge berjalan, dengan fokus utama pada kenyamanan penumpang belakang.
Salah satu daya tarik paling menonjol ada pada captain seat yang sudah dilengkapi pijat elektrik. Fitur ini membuat penumpang baris kedua mendapat perlakuan yang sangat serius, sejalan dengan posisi D9 sebagai kendaraan untuk kelas premium.
Selain itu, mobil ini juga membawa lemari es mini di kabin. Kehadiran fitur tersebut memperkuat kesan mewah sekaligus membuat pengalaman di dalam mobil terasa lebih eksklusif untuk penggunaan harian maupun perjalanan panjang.
Fitur keselamatan dan dimensi besar ikut menguatkan posisi
Untuk mendukung pengemudian modern, BYD menyematkan Advanced Drive Assistance System atau ADAS. Fitur ini membuat D9 tidak hanya menonjol dari sisi kenyamanan, tetapi juga mendapat dukungan teknologi berkendara yang lebih lengkap.
Dari luar, Denza D9 tampil dengan grill futuristik dan bodi besar. Panjangnya mencapai 5,25 meter, sebuah ukuran yang menegaskan karakter lapang dan mewah yang dibutuhkan di segmen MPV premium.
Harga yang menempatkannya di area persaingan ketat
Di pasar Indonesia, Denza D9 sudah meluncur sejak awal 2025 dan dipasarkan di kisaran Rp900 jutaan hingga Rp1,2 miliar. Rentang harga itu menempatkannya sangat dekat dengan pemain mapan di kelas MPV mewah.
Untuk generasi terbaru, harga pre-order disebut mulai dari Rp950 jutaan hingga Rp1,2 miliar. Di pasar tertentu, varian PHEV ditawarkan mulai 359.800 yuan atau sekitar Rp911 jutaan, memperlihatkan bahwa model ini jelas menyasar pembeli premium.
Dengan kombinasi BEV, PHEV, baterai Blade 2.0, Flash Charging, kabin mewah, captain seat berpijat, ADAS, dan klaim jarak tempuh 1.521 km pada varian PHEV, Denza D9 2026 tampil sebagai MPV listrik premium yang semakin sulit diabaikan di hadapan Alphard.







