Lepas menyiapkan dua SUV listrik baru untuk pasar Indonesia dengan bekal jarak tempuh yang mencuri perhatian. Lepas E4 diklaim mampu melaju hingga 500 kilometer, sedangkan Lepas E6 disebut tembus 510 kilometer dalam sekali pengisian.
Kedua model ini diposisikan untuk dua kebutuhan yang berbeda. E4 hadir sebagai SUV listrik kompak, sementara E6 masuk kelas SUV menengah dengan ukuran yang lebih besar.
Dua segmen, dua karakter
Penyebutan Lepas E4 dan E6 di Indonesia mengikuti penamaan untuk L4 BEV dan L6 BEV. Dari pemetaan itu terlihat bahwa Lepas tidak menempatkan keduanya dalam kelas yang sama, melainkan menyasar dua ceruk pasar yang berbeda.
E4 berada di kelas yang selevel dengan Toyota Yaris Cross, Honda HR-V, dan Mitsubishi Xforce. Sementara itu, E6 berada satu tingkat di atasnya dan dimensinya disebut berada di antara Toyota Corolla Cross dan Honda CR-V.
E4 dibidik untuk pengguna perkotaan
Sebagai SUV kompak, E4 tampak diarahkan untuk konsumen urban yang membutuhkan mobil ringkas tetapi tetap tinggi dan praktis. Segmen seperti ini memang ramai karena menawarkan perpaduan antara kemudahan penggunaan harian dan tampilan SUV yang masih kuat.
Secara teknis, E4 memakai motor tunggal dengan penggerak roda depan. Tenaganya mencapai 160 kW atau setara 214 dk, cukup besar untuk kelasnya.
Baterai yang digunakan adalah LFP berkapasitas 65 kWh. Dengan paket itu, jarak tempuh yang diklaim bisa mencapai 500 kilometer, dan mobil ini juga dibekali 21 fitur ADAS.
E6 membawa tenaga lebih besar
Berbeda dari E4, E6 menawarkan dimensi yang lebih lega dan karakter yang lebih cocok untuk keluarga atau pengguna yang menginginkan kabin luas. SUV ini juga diposisikan sebagai model yang lebih bertenaga.
Motor listrik E6 menghasilkan 178 kW atau sekitar 242 dk. Angka tersebut membuatnya lebih responsif dibanding E4 untuk pemakaian harian.
Lepas membekali E6 dengan baterai LFP 67 kWh. Klaim jarak tempuhnya mencapai 510 kilometer berdasarkan standar NEDC.
Pengisian cepat jadi nilai tambah
Selain daya jelajah, E6 juga menonjol lewat dukungan pengisian cepat DC hingga 120 kW. Lepas mengklaim baterainya bisa terisi dari 30 persen ke 80 persen dalam waktu sekitar 20 menit.
Kombinasi jarak tempuh panjang dan waktu isi daya yang singkat menjadi modal penting di pasar kendaraan listrik. Bagi banyak konsumen, dua hal itu sering menjadi pertimbangan utama saat memilih mobil listrik.
Langkah baru Lepas di pasar EV
Kehadiran E4 dan E6 menandai makin seriusnya Lepas di kendaraan listrik murni. Sebelumnya, merek ini sudah memperkenalkan Lepas L8 dengan teknologi plug-in hybrid pada 2025.
Arah ini muncul di tengah pasar EV nasional yang terus tumbuh cepat. Persaingan juga makin padat karena sejumlah merek Tiongkok sudah lebih dulu agresif menawarkan desain SUV, jarak tempuh panjang, dan teknologi kabin modern.
Di Indonesia, E4 dan E6 akan mengisi dua ruang yang berbeda. E4 menyasar pembeli yang mencari SUV listrik kompak dan efisien, sedangkan E6 membidik konsumen yang mengutamakan kabin lebih lapang serta performa lebih tinggi.
Strategi seperti itu membuat Lepas punya peluang menjangkau lebih banyak profil pengguna. Di tengah sorotan terhadap BYD, Tesla, dan NIO, dua model baru ini berpotensi menambah panas persaingan SUV listrik nasional.







