Bagi konsumen yang mencari SUV listrik kompak untuk mobilitas harian, BYD Atto 2 datang dengan angka yang langsung mencuri perhatian. Mobil ini menggabungkan jarak tempuh hingga 410 kilometer, pengisian cepat DC 82 kW, dan performa yang cukup kuat untuk ukuran kelasnya.
Di pasar Indonesia yang semakin padat, kombinasi itu membuat Atto 2 terlihat menonjol sejak awal. Paket yang ditawarkan menyasar kebutuhan pengguna urban yang ingin mobil listrik praktis, gesit, dan tetap mudah diisi dayanya.
Performa yang terasa relevan untuk jalan kota
Atto 2 dibekali motor listrik penggerak roda depan dengan output 177 PS dan torsi 290 Nm. Klaim akselerasinya dari 0–100 km/jam berada di angka 7,9 detik, sehingga mobil ini tidak hanya mengandalkan efisiensi, tetapi juga respons yang cukup sigap.
Karakter seperti ini biasanya terasa membantu saat menghadapi lalu lintas padat, ketika butuh menyalip singkat, atau saat harus bermanuver di jalan sempit. Respons instan motor listrik menjadi salah satu nilai jual yang paling mudah dirasakan dalam penggunaan harian.
Baterai Blade dan jarak tempuh yang fleksibel
Di balik tenaganya, BYD memakai baterai Blade berbasis LFP berkapasitas 51 kWh. Paket baterai ini dikenal mengutamakan daya tahan dan tingkat keamanan tinggi, dua hal yang penting bagi pembeli mobil listrik.
Untuk pemakaian sehari-hari, jarak tempuh Atto 2 disebut berada di kisaran 300 hingga 410 kilometer dalam kondisi penuh. Angka tersebut memberi ruang yang cukup untuk aktivitas komuter maupun perjalanan jarak menengah tanpa terlalu sering berhenti mengisi ulang.
Pengisian daya dibuat lebih praktis
Salah satu keunggulan lain ada pada fleksibilitas pengisian daya. Atto 2 mendukung fast charging DC hingga 82 kW, dan pengisian dari 30 persen ke 80 persen diklaim selesai dalam waktu kurang dari 30 menit.
Untuk kebutuhan di rumah, tersedia juga pengisian AC 7 kW. Opsi ini membuat pemilik bisa mengisi baterai dengan lebih santai saat malam hari atau ketika mobil sedang tidak digunakan.
Desain modern dengan identitas BYD
Dari sisi tampilan, Atto 2 membawa bahasa desain Dragon Face yang menjadi ciri BYD. Lampu LED yang tajam dan DRL memanjang memberi kesan tegas, sementara sisi sampingnya terlihat dinamis berkat cladding hitam dan konsep floating roof.
Bagian belakangnya juga dibuat menarik dengan lampu berbentuk huruf X. Elemen ini memberi kesan lebar dan kokoh saat mobil dilihat dari buritan.
Kabinnya diarahkan ke kenyamanan pengguna
Masuk ke dalam, BYD menonjolkan material soft touch dan desain jok ergonomis. Sentuhan itu membuat kabin terasa lebih premium dan mendukung kenyamanan dalam penggunaan harian.
Atto 2 juga dibekali wireless charging 50 watt serta head unit canggih. Kombinasi ini ditujukan untuk memudahkan aktivitas pengemudi dan penumpang saat berada di dalam mobil.
Fitur keselamatan ikut diperkuat
Di sektor keselamatan, mobil ini membawa teknologi ADAS bersama adaptive cruise control dan blind spot monitoring. Kamera 360 derajat dan sensor parkir lengkap juga tersedia untuk membantu manuver di ruang sempit.
Bekal tersebut memperkuat posisi Atto 2 di tengah persaingan SUV listrik kompak yang semakin ketat. Untuk kebutuhan perkotaan, fitur keselamatan semacam ini bisa menjadi faktor pembeda yang penting.
Dengan harga estimasi di kisaran Rp245 juta hingga Rp300 juta, BYD Atto 2 masuk sebagai salah satu pilihan yang cukup agresif di kelasnya. Kombinasi 177 PS, torsi 290 Nm, jarak tempuh hingga 410 kilometer, dan fast charging DC 82 kW membuatnya punya paket yang sulit diabaikan.







