Jejak Rock Oil dan Cazeline di Balik Istilah Petrol yang Dipakai Inggris

Di Inggris, bahan bakar mobil disebut petrol, bukan gas. Istilah itu menjadi penanda utama perbedaan bahasa yang kerap membingungkan, terutama bagi orang yang terbiasa dengan penggunaan kata gas untuk kendaraan di Amerika Serikat.

Dalam percakapan sehari-hari di Inggris, kata gas justru lebih sering merujuk pada gas untuk memasak. Karena itu, pengemudi di sana akan mencari petrol station atau petrol pump, bukan gas station.

Asal-usul kata petrol

Kata petrol merupakan bentuk singkat dari petroleum. Akar katanya berasal dari bahasa Latin, yakni petra yang berarti batu dan oleum yang berarti minyak.

Secara harfiah, petroleum berarti rock oil atau minyak batu. Sebutan itu selaras dengan sumber bahan bakar tersebut, karena petrol atau gasoline berasal dari crude oil yang berada di bawah permukaan bumi, kadang di antara batuan.

Istilah ini menunjukkan bagaimana bahasa mengikuti asal material yang dipakai manusia. Dalam konteks otomotif, kata petrol pun akhirnya melekat kuat dalam penggunaan Inggris untuk menyebut bensin.

Kenapa gasoline punya jejak yang menarik

Meski gasoline terdengar sangat Amerika, sejarah katanya disebut masih menyimpan perdebatan. Ada pandangan yang menyebut istilah itu terbentuk dari gabungan kata Latin gas, ol, dan lene, namun asal-usul tersebut belum disepakati sepenuhnya.

Ada pula penjelasan yang menghubungkannya dengan nama dagang lama, Cazeline. Merek minyak lampu pemanas ini populer di Inggris pada era Victoria dan kemudian ikut masuk dalam kisah asal-usul istilah gasoline.

Dalam cerita yang sering dikaitkan dengan perubahan nama itu, pemilik Cazeline, Mr. Cassell, melihat penjualan di Dublin menurun. Setelah ditelusuri, penurunan itu terjadi karena ada produk palsu yang menggunakan nama mereknya.

Penjual palsu itu disebut bernama Samuel Boyd. Cassell lalu mengirim surat peringatan pada November 1864, kemudian dua orang dikirim untuk memeriksa lebih jauh setelah Boyd tidak merespons.

Pemeriksaan itu menemukan label produk telah diubah. Huruf “C” pada “Cazeline Oil” diganti agar tampak seperti “G”, sehingga botol-botol tersebut bertuliskan “Gazeline Oil”.

Sebagian pihak menilai perubahan itu bisa menjadi asal langsung kata gasoline. Namun ada juga pandangan yang menyebut kisah tersebut hanya ikut mendorong pemakaian istilah itu secara luas, bukan sebagai sumber tunggal.

Perbedaan istilah yang lebih luas

Perbedaan bahasa antara Inggris dan Amerika tidak berhenti pada petrol dan gas. Di dunia otomotif, Inggris juga memakai bonnet untuk hood dan boot untuk trunk.

Menariknya, sejumlah istilah yang kini dianggap khas Amerika justru memiliki jejak sejarah di Inggris. Gasoline menjadi salah satu contoh paling sering digunakan untuk menunjukkan bagaimana satu kata bisa menempuh perjalanan panjang sebelum melekat di sisi Atlantik tertentu.

Berita Terkait