Bagi konsultan pajak, jaringan profesional sering kali lebih berharga daripada sekadar hadir dalam acara organisasi. Ketua Umum Ikatan Konsultan Pajak Indonesia (IKPI) Vaudy Starworld menegaskan bahwa pertemuan antaranggotanya dapat membuka kerja sama, memperluas relasi, dan memberi dampak nyata pada perjalanan karier.
Menurut Vaudy, manfaat keanggotaan IKPI tidak berhenti pada penambahan pengetahuan perpajakan. Ia menilai sesama anggota bisa menjadi tempat bertanya saat menghadapi kendala, sekaligus wadah untuk saling berbagi pengalaman di bidang pajak.
Ia juga menyoroti bahwa hubungan yang terbangun di dalam organisasi dapat berkembang melampaui forum formal. Dari seminar, gathering, dan kegiatan kebersamaan lain, anggota bisa menemukan jejaring profesional yang berguna dalam pekerjaan sehari-hari.
Pandangan itu ia sampaikan saat menghadiri Seminar dan Gathering IKPI Pengda Jawa Tengah di Hotel Nava Tawangmangu, Jawa Tengah, pada 6-7 Juni 2026. Kegiatan tersebut diikuti ratusan anggota dan dirancang bukan hanya sebagai ajang silaturahmi, tetapi juga sebagai ruang peningkatan kapasitas profesi.
Vaudy menyebut salah satu manfaat yang paling terasa datang dari diskusi dengan anggota yang lebih berpengalaman. Ia pernah memperoleh banyak pengetahuan tentang proses persidangan di Pengadilan Pajak setelah bertanya kepada sesama anggota IKPI yang sudah pernah mengikuti sidang.
Bekal itu membuatnya lebih paham suasana persidangan dan alur proses yang harus dijalani. Pemahaman tersebut, menurut dia, membantu dalam memberi penjelasan yang lebih baik kepada calon klien.
Ia juga mengungkap bahwa sejumlah langkah penting dalam perjalanan profesionalnya muncul dari masukan rekan sesama anggota IKPI. Salah satunya adalah saran untuk mengurus izin kuasa hukum setelah dinilai memenuhi persyaratan yang dibutuhkan.
Di luar pertukaran pengalaman, relasi di lingkungan IKPI juga kerap berubah menjadi kerja bersama. Vaudy menjelaskan bahwa anggota dapat saling melengkapi ketika menangani pekerjaan sesuai bidang keahlian masing-masing.
Ia mencontohkan bidang seperti transfer pricing, penyusunan dokumentasi perpajakan, dan penanganan sengketa pajak sebagai area yang bisa dibagi berdasarkan kompetensi. Pola ini membantu anggota tidak menolak pekerjaan yang memerlukan keahlian khusus.
Dalam situasi seperti itu, anggota dapat menggandeng rekan yang memiliki kemampuan yang sesuai. Bagi Vaudy, cara kerja seperti ini membuat organisasi profesi berfungsi lebih luas daripada sekadar tempat berkumpul.
Vaudy juga mengapresiasi tingginya partisipasi anggota IKPI Jawa Tengah dalam berbagai kegiatan organisasi. Ia menilai suasana seminar, gala dinner, dan acara kebersamaan lain membuat interaksi antaranggotanya lebih cair.
Menurut dia, suasana yang lebih santai membuka kesempatan bagi anggota untuk saling mengenal di luar forum formal. Dari pertemuan semacam ini, sering muncul ide, pengetahuan baru, dan peluang kerja sama yang berguna bagi pengembangan profesi.
Karena itu, Vaudy mendorong anggota untuk aktif mengikuti kegiatan IKPI di berbagai daerah. Ia menilai pertemuan rutin antarkonsultan pajak dapat membuka relasi baru yang pada akhirnya memperkuat kualitas dan profesionalisme anggota.
Ia berharap semangat kebersamaan di lingkungan organisasi terus tumbuh. Menurut Vaudy, kekuatan relasi antarangota dapat memberi kontribusi positif bagi perkembangan profesi konsultan pajak di Indonesia.
Source: ikpi.or.id






