Jembatan Enang-enang di Kabupaten Bener Meriah, Aceh, kembali ditutup sementara setelah dinilai belum aman untuk digunakan masyarakat. Keputusan ini diambil karena struktur jembatan hasil swadaya warga itu belum cukup kuat menahan beban secara penuh.
Selama masa penutupan, warga diminta memakai Jembatan Werlah sebagai jalur alternatif. Pemerintah juga membatasi kendaraan yang boleh melintas di Jembatan Enang-enang, yakni hanya roda dua dan mobil penumpang, sementara kendaraan bermuatan berat dilarang karena berisiko terhadap keselamatan dan kondisi konstruksi.
Peninjauan Menteri PU
Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo meninjau langsung jembatan tersebut pada Rabu, 8 Juli 2026. Dari hasil peninjauan itu, ia menilai struktur yang dibangun secara gotong royong belum memenuhi tingkat keamanan yang dibutuhkan untuk operasional penuh.
Dalam video yang beredar dan dilihat www.suara.com pada Jumat (10/7/2026), Dody meminta petugas melakukan kontrol rutin terhadap kondisi jembatan. Ia menegaskan, jika jembatan dinilai membahayakan masyarakat, maka akses harus segera dihentikan.
“Saya minta PPK melakukan kontrol rutin. Jadi jika dirasa itu (Jembatan Enang-enang) membahayakan masyarakat saya minta itu di stop (ditutup),” kata Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo.
Jembatan Hasil Patungan Warga
Jembatan Enang-enang sempat menjadi akses penting setelah jembatan dan ruas jalan nasional di lokasi itu rusak akibat bencana pada akhir November 2025. Selama sekitar enam bulan, warga bergotong royong mengumpulkan dana hingga sekitar Rp1 miliar untuk membangun kembali jalur penghubung tersebut.
Bagi masyarakat setempat, jembatan ini bukan sekadar infrastruktur darurat. Jalur itu menopang mobilitas harian sekaligus aktivitas ekonomi warga di wilayah yang sebelumnya sempat terputus aksesnya.
| Aspek | Keterangan |
|---|---|
| Nama jembatan | Jembatan Enang-enang |
| Lokasi | Kabupaten Bener Meriah, Aceh |
| Nilai pembangunan swadaya | Sekitar Rp1 miliar |
| Kondisi saat ini | Ditutup sementara untuk penguatan struktur |
| Jalur alternatif | Jembatan Werlah |
| Kendaraan yang diizinkan | Roda dua dan mobil penumpang |
| Kendaraan yang dilarang | Kendaraan bermuatan berat |
Penutupan sementara itu menjadi langkah pengamanan sambil menunggu proses penguatan struktur selesai. Di sisi lain, pemerintah tetap mengapresiasi inisiatif warga yang berhasil memulihkan akses vital setelah kerusakan akibat bencana.
Source: www.suara.com






