Jersey Tak Dicuci dan Nama Lawan di Freezer, Cara Fans Argentina Menjaga Hoki

Di kalangan pendukung Argentina, kemenangan di lapangan kerap berjalan berdampingan dengan keyakinan pada ritual tak lazim. Menjelang laga besar melawan Inggris, sejumlah fans Albiceleste tetap menjalankan cabalas atau takhayul yang mereka yakini bisa membantu Lionel Messi dan timnya meraih hasil terbaik.

Salah satu kebiasaan yang paling sering dibicarakan adalah membekukan nama atau stiker bergambar pemain lawan di dalam freezer. Praktik itu dipercaya dapat “membekukan” kekuatan tim rival, dan dilakukan oleh para pendukung saat mereka berkumpul selama turnamen berlangsung.

Ritual yang Paling Sering Diulang

Dalam praktiknya, fans menaruh nama atau stiker pemain lawan di atas selembar kertas, lalu memasukkannya ke freezer. Di media sosial, tradisi itu juga ditampilkan dalam bentuk foto gelas berisi es batu dengan gambar pemain rival yang membeku.

Mengutip Reuters yang dilaporkan oleh CNBC Indonesia, kebiasaan tersebut tidak lagi sebatas dilakukan diam-diam di rumah. Di era digital, ritual itu ikut dibagikan ke media sosial untuk memanaskan semangat komunitas pendukung lainnya.

RitualBentuk PraktikTujuan
Membekukan lawanMenaruh nama atau stiker pemain lawan di kertas lalu memasukkannya ke freezerMemastikan lawan kehilangan keberuntungan dan kekuatan
Jersey keberuntunganMengenakan jersey yang sama, bahkan sengaja tidak dicuciMenjaga “energi kemenangan” tetap melekat

Seorang penggemar di Buenos Aires mengatakan bahwa ritual itu dilakukan bersama teman-temannya setiap kali mereka berkumpul selama Piala Dunia. Ia menyebut nama atau stiker bergambar pemain dan penjaga gawang lawan ditempatkan pada lembar kertas yang sama sebelum dibekukan.

Jersey Lama yang Dianggap Membawa Hoki

Selain freezer, jersey juga memegang peran penting dalam ritual para pendukung. Sebagian fans memilih mengenakan jersey yang sama di setiap laga dan tidak mencucinya agar keberuntungan dari pertandingan sebelumnya tidak hilang.

Salah satu pendukung Argentina menyebut jersey milik ayahnya membawa hoki. Ia mengatakan akan memakai jersey itu untuk laga semifinal melawan Inggris dan berharap bisa terus dipakai hingga final.

Alasannya sederhana menurut dia, jersey yang sama juga dikenakannya saat Piala Dunia terakhir ketika Argentina berhasil menjadi juara. Bagi fans seperti ini, pakaian pertandingan bukan sekadar atribut, melainkan bagian dari keyakinan yang dijaga agar kemenangan tetap mengikuti tim mereka.

Bagi banyak orang Argentina, sepak bola memang tidak berhenti pada strategi dan kualitas pemain. Dukungan terhadap tim tango juga dirawat lewat kebiasaan yang diwariskan dari tribun ke rumah, termasuk lewat freezer dan jersey yang diyakini menyimpan peruntungan.

Dalam suasana itu, laga klasik melawan Inggris ikut dibayangi harapan bahwa ritual-ritual tersebut masih akan dianggap berjasa. Terlepas dari pengaruhnya di lapangan, para pendukung tetap menjadikannya cara unik untuk menunjukkan keyakinan pada Messi dan rekan-rekannya.

Source: www.cnbcindonesia.com
Berita Terkait