Samsung diperkirakan akan membawa perubahan paling besar di pasar ponsel lipat pada Juli, dengan kehadiran Galaxy Z Fold 8, Galaxy Z Fold 8 Ultra, dan Galaxy Z Flip 8. Di saat yang sama, Motorola juga menyiapkan keluarga Razr 70 untuk India, sementara Oppo dan Nothing bergerak di kelas menengah dengan pendekatan yang sama-sama agresif.
Meski jumlah peluncuran tidak sebanyak biasanya, bulan ini tetap dipandang penting karena empat nama besar mengisi segmen yang berbeda. Oppo dan Nothing menyasar pasar yang lebih luas, sedangkan Samsung dan Motorola memperkuat posisi di segmen foldable yang terus berkembang.
| Model | Tanggal/Jadwal | Fokus Utama |
|---|---|---|
| Oppo Reno 16 series | 2 Juli | Ponsel menengah premium dengan baterai besar dan kamera 50MP |
| Nothing Phone (4b) | 7 Juli | Model seri “B” dengan desain Glyph Bar ringkas |
| Galaxy foldables baru Samsung | 22 Juli | Foldable generasi baru, termasuk varian Ultra |
| Motorola Razr 70 series | Juli, tanpa tanggal pasti | Flip foldable untuk pasar India |
Samsung Siapkan Lompatan Paling Jelas di Kelas Foldable
Galaxy Z Fold 8 disebut akan bergeser ke form factor yang lebih lebar dengan rasio mirip paspor 4:3. Bocoran yang beredar menyebut layar lipat 7,6 inci, layar penutup 5,4 inci, Snapdragon 8 Elite Gen 5, RAM hingga 16GB LPDDR5X, dan penyimpanan hingga 1TB.
Di bagian kamera, Fold 8 dikabarkan memakai sensor utama 50MP dan ultrawide 50MP, tanpa sensor 200MP. Perangkat ini juga disebut membawa dua kamera selfie 10MP, baterai 4800mAh, serta pengisian 45W kabel dan 15W nirkabel.
Samsung tidak berhenti di sana karena Galaxy Z Fold 8 Ultra juga masuk dalam daftar peluncuran. Model ini tetap mempertahankan form factor generasi sebelumnya, tetapi membawa layar lipat 8 inci, layar penutup 6,5 inci, Snapdragon 8 Elite Gen 5 for Galaxy, vapor chamber, dan baterai 5000mAh dengan pengisian 45W.
Bagian kameranya lebih menonjol karena Fold 8 Ultra disebut membawa sensor utama 200MP, ultrawide 50MP, dan telefoto 10MP dengan 3x optical zoom. Dengan paket seperti itu, Samsung tampak ingin memisahkan model reguler dan model Ultra secara lebih tegas.
Galaxy Z Flip 8 juga diperkirakan hadir dalam acara yang sama. Bocoran menyebut layar utama AMOLED 6,9 inci dengan lipatan yang makin samar, layar penutup 4,1 inci, baterai 4.300mAh, pengisian 25W kabel, dan kemungkinan 15W nirkabel.
Samsung disebut memakai strategi dua chipset untuk Z Flip 8. Varian AS, Kanada, China, dan Jepang dikabarkan memakai Snapdragon 8 Elite Gen 5 for Galaxy, sedangkan India dan pasar lain bisa mendapatkan Exynos 2600.
Oppo dan Nothing Mengandalkan Baterai Besar dan Identitas Desain
Di luar ponsel lipat premium, Oppo Reno 16 series menjadi salah satu peluncuran yang paling dekat karena dijadwalkan hadir pada 2 Juli. Oppo disebut menyiapkan dua model, yaitu Reno 16 dan Reno 16c, dengan arah produk yang berbeda tetapi sama-sama mengincar pasar luas.
Reno 16 diposisikan sebagai ponsel mid-range premium berukuran ringkas. Perangkat ini sudah dikonfirmasi memakai layar AMOLED 6,32 inci Full HD+ dengan refresh rate 120Hz dan kecerahan puncak 1800 nits, serta membawa AI Snap Key untuk menyimpan konten ke MindSpace dengan cepat.
Untuk kamera, Reno 16 mengusung tiga sensor 50MP yang terdiri dari kamera utama, ultrawide, dan telefoto dengan 3,5x optical zoom. Ketiganya mendukung perekaman video 4K 60 fps, sementara kamera depan juga beresolusi 50MP.
Spesifikasi lain yang disebut ikut hadir adalah Snapdragon 7 Gen 4, baterai 6700mAh, dan pengisian cepat 80W. Oppo juga menyematkan sertifikasi IP66, IP68, IP69, dan IP69K untuk perlindungan terhadap air dan debu.
Reno 16c mengambil jalur berbeda dengan layar AMOLED 6,57 inci 120Hz dan kecerahan puncak 1400 nits. Model ini dilaporkan ditenagai MediaTek Dimensity 7300-Energy dan membawa baterai 7.000mAh dengan pengisian 80W.
Seperti model utamanya, Reno 16c juga disebut memiliki AI Snap Key, bingkai aluminium kelas aerospace, serta sertifikasi IP66, IP68, IP69, dan IP69K. Kombinasi tersebut membuat model yang lebih terjangkau ini tetap terlihat kompetitif di atas kertas.
Nothing Phone (4b) hadir dengan arah yang berbeda karena menjadi model pertama di seri “B”. Perangkat ini ditujukan untuk membawa pengalaman inti Nothing ke pasar yang lebih luas, dengan Glyph Bar ringkas berisi lima panel LED di bagian belakang.
Teaser resmi menyebut Phone (4b) membawa dua kamera belakang, yaitu sensor utama 50MP dan ultrawide 8MP. Bocoran lain menambahkan kamera depan 32MP, layar AMOLED 6,7 inci 120Hz, serta baterai 5.400mAh dengan fast charging 50W.
Daftar benchmark yang bocor juga mengarah pada penggunaan Snapdragon 6 Gen 4, RAM 8GB, dan penyimpanan hingga 256GB. Dengan komposisi itu, Nothing tampak menjaga identitas desain sambil menekan posisi produk agar lebih terjangkau.
Motorola Masuk dengan Fokus Flip Foldable
Motorola Razr 70 series disebut akan hadir di India pada Juli, meski tanggal pastinya belum diumumkan. Lini ini terdiri dari Razr 70 dan Razr 70 Ultra, dan keduanya menonjol lewat layar luar yang besar serta baterai yang lebih serius.
Razr 70 memakai layar AMOLED 6,9 inci 120Hz dengan Dolby Vision dan kecerahan puncak 3000 nits. Layar luarnya berukuran 3,6 inci, mendukung HDR10+ dan refresh rate 90Hz, sementara otaknya menggunakan Dimensity 7450X.
Motorola juga membekalinya dengan baterai 4800mAh, pengisian 30W kabel, dan 15W nirkabel. Kamera belakangnya terdiri dari sensor utama 50MP dan ultrawide 50MP, sedangkan kamera depan beresolusi 32MP.
Razr 70 Ultra naik kelas dengan Snapdragon 8 Elite, RAM hingga 16GB, dan penyimpanan hingga 512GB. Model ini membawa layar utama 7,0 inci 165Hz dengan kecerahan puncak 5000 nits serta layar luar 4 inci.
Di sektor daya, Razr 70 Ultra mengusung baterai 5000mAh dengan pengisian 68W kabel, 30W nirkabel, dan 5W reverse-wired charging. Kamera belakangnya tetap memakai kombinasi 50MP utama dan 50MP ultrawide, tetapi kamera depannya meningkat menjadi 50MP.
Rangkaian peluncuran ini membuat Juli tampak padat pada sisi strategi produk, bukan sekadar jumlah unit yang datang ke pasar. Oppo dan Nothing mencoba menarik pembeli di kelas menengah dengan baterai besar dan identitas desain yang jelas, sementara Samsung dan Motorola memperebutkan perhatian di segmen foldable lewat pendekatan yang berbeda.
Source: www.gizmochina.com






