Di kelas SUV listrik medium, Changan Deepal S07 mencoba mengambil posisi yang tidak biasa. Dengan banderol Rp599 juta, mobil ini membawa paket yang terasa lebih dekat ke produk premium, mulai dari kabin digital, fitur kenyamanan, sampai jarak tempuh yang cukup jauh untuk kebutuhan harian dan perjalanan keluarga.
Pendekatan itu membuat Deepal S07 tidak sekadar hadir sebagai kendaraan listrik tanpa emisi knalpot. Changan justru menempatkannya sebagai SUV listrik pintar dengan ekosistem intelligent connected, sehingga nilai jualnya tidak hanya bertumpu pada tenaga listrik, tetapi juga pada pengalaman berkendara yang lebih modern.
Kabin menjadi pusat perhatian
Bagian yang paling mudah langsung terasa adalah interiornya. Changan membekali Deepal S07 dengan Sunflower Screen 15,6 inci yang menjadi pusat kendali intelligent cockpit, dan layar ini bisa bergerak otomatis hingga 15 derajat menghadap pengemudi atau penumpang depan.
Fungsi layar tersebut diperkuat oleh Augmented Reality Head-Up Display atau AR HUD yang membantu menampilkan informasi navigasi langsung di pandangan pengemudi. Di dalam kabin, Changan juga menambahkan in-car monitor untuk mengambil foto dan video selama perjalanan, serta Hand Gesture Control untuk mengoperasikan beberapa fungsi lewat gerakan tangan.
Nuansa mewah untuk mobil keluarga
Kesan premium tidak berhenti pada layar dan fitur digital. Area interior Deepal S07 memakai konsep Yacht-style Wraparound dengan material premium dan garis desain sculpted yang membuat kabin terasa lebih elegan.
Ruang kabin juga mendapat dukungan dari atap panoramik seluas 1,9 meter persegi. Elemen ini membantu memberi pandangan yang lebih lapang bagi penumpang, sementara kursi berbahan NAPPA leather dilengkapi fitur massage seat dan ventilated seat agar perjalanan jarak jauh terasa lebih nyaman.
Dimensi yang masih ramah untuk penggunaan harian
Deepal S07 dirancang sebagai SUV lima penumpang yang cocok untuk keluarga urban. Mobil ini punya wheelbase 2.900 mm, dengan dimensi panjang 4.750 mm, lebar 1.930 mm, dan tinggi 1.625 mm.
Ukuran tersebut membuat ruang kaki, terutama di baris belakang, terasa lebih lega. Changan juga menambah sistem audio 12-speaker Theatrical Sound dan headrest speakers, sambil menekankan kekedapan kabin untuk mendukung suasana berkendara yang lebih tenang dan imersif.
Desain luar yang tetap futuristis
Dari luar, mobil ini membawa sentuhan desain dari pusat desain Changan di Turin, Italia. Karakternya mengusung gaya tech-sporty dengan tampilan agresif namun tetap elegan.
Pintu frameless dan hidden door handles memperkuat kesan futuristis, sekaligus mendukung efisiensi aerodinamika. Koefisien hambatan anginnya disebut mencapai 0,258 Cd, angka yang ikut membantu karakter mobil listrik ini tetap efisien.
Performa dan jarak tempuh
Di bagian teknis, Deepal S07 memakai motor listrik tunggal dengan penggerak roda belakang. Tenaganya mencapai 160 kW atau 215 dk, dengan torsi 320 Nm.
Sumber energinya berasal dari baterai 79,97 kWh. Dalam pengujian NEDC, SUV ini diklaim mampu menempuh jarak hingga 560 km dalam sekali pengisian penuh, sementara karakter berkendaranya bisa diatur lewat mode Eco, Comfort, Sport, dan Custom.
Pengisian daya dan kepraktisan
Untuk pengisian daya, Deepal S07 sudah mendukung DC fast charging. Pengisian dari 30 persen ke 80 persen disebut dapat dilakukan dalam sekitar 35 menit.
Kepraktisan sehari-hari juga mendapat perhatian lewat hadirnya frunk berkapasitas 125 liter. Ruang ini bisa dipakai menyimpan barang kecil atau kabel pengisian daya, sehingga fungsi penyimpanan mobil tetap terasa lengkap.
Arah strategi Changan di Indonesia
Aspek keselamatan menjadi salah satu bagian penting dari paket Deepal S07. Model ini dibekali Golden Shield Battery, sertifikasi 5-Star Euro NCAP, dan 19 fitur ADAS termasuk Integrated Adaptive Cruise Control atau IACC.
Changan juga menunjukkan bahwa Deepal S07 bukan langkah tunggal. Pabrikan itu menyiapkan teknologi REEV atau Range Extended Electric Vehicle lewat Deepal S05 untuk menjawab kekhawatiran soal jarak tempuh dan memperluas pilihan mobilitas ramah lingkungan di Indonesia.
Source: kabaroto.com






