Honda Jazz GK5 masih menarik perhatian di pasar mobil bekas karena menawarkan kabin yang lapang dengan pajak tahunan yang relatif masih masuk akal. Kombinasi ini membuat hatchback tersebut tetap relevan bagi pembeli yang mencari mobil praktis tanpa harus terbebani biaya kepemilikan yang terlalu tinggi.
Nilai jual utamanya tidak hanya terletak pada ruang dalam, tetapi juga pada karakter kabin yang serbaguna. Filosofi Man Maximum, Machine Minimum membuat ruang untuk penumpang dan barang terasa lebih optimal meski bodi mobil ini tidak sampai 4 meter.
Kabinnya Dibuat untuk Fleksibilitas
Daya tarik paling kuat dari Jazz GK5 ada pada Ultra Seat atau Magic Seat. Fitur ini memungkinkan jok belakang dilipat dalam beberapa konfigurasi, sehingga ruang kabin bisa disesuaikan dengan kebutuhan harian.
Konfigurasinya mencakup Utility Mode untuk memuat barang lebih banyak, Long Mode untuk barang yang sangat panjang, Refresh Mode untuk merebahkan sandaran jok depan, dan Tall Mode untuk membawa barang tinggi. Penempatan tangki bahan bakar di bawah jok baris pertama ikut membuat ruang di bawah jok belakang lebih leluasa dimanfaatkan.
| Mode | Fungsi | Manfaat |
|---|---|---|
| Utility Mode | Jok dilipat rata lantai | Memuat barang lebih banyak |
| Long Mode | Untuk barang yang sangat panjang | Cocok membawa muatan memanjang |
| Refresh Mode | Sandaran jok depan direbahkan penuh | Bisa dipakai untuk beristirahat santai |
| Tall Mode | Bantalan jok belakang dilipat ke atas | Ruang vertikal jadi sangat tinggi |
Tall Mode menjadi konfigurasi yang paling unik karena memberi ruang dari lantai kabin hingga plafon atap. Mode ini berguna saat membawa barang tinggi seperti pot tanaman besar atau galon air yang sulit ditampung hatchback biasa.
Bagasi standarnya juga tergolong luas. Lantainya rendah dan bentuknya mengotak, sehingga barang berat lebih mudah dinaikkan tanpa banyak tenaga.
Interiornya Masih Terasa Relevan
Di bagian kabin depan, Honda Jazz GK5 menggunakan desain dashboard asimetris yang mengarah ke pengemudi. Varian RS mendapat panel empuk berbahan soft-touch dengan aksen jahitan, setir tiga palang berbalut kulit, serta panel instrumen analog tiga dimensi dengan layar MID digital kecil di sisi kanan.
Untuk hiburan, mobil ini membawa head unit layar sentuh 8 inci yang menonjol ke depan. Perangkat tersebut mendukung CD player, port HDMI, USB, dan Smartphone Link untuk mirroring layar gawai.
Fitur kenyamanan lain yang tersedia adalah Cruise Control di palang setir sebelah kanan. Ada pula Passive Keyless Entry dan tombol Start/Stop Engine berwarna merah, sementara AC masih memakai kenop putar manual pada unit tahun 2016 yang diulas.
Keamanan dan Biaya Kepemilikan
Untuk keselamatan, Honda Jazz GK5 dibekali Dual SRS Airbags, rem cakram berventilasi di depan, rem tromol di belakang, serta ABS dan EBD. Kursi baris belakang juga sudah memiliki dudukan ISOFIX untuk kursi bayi.
Menurut blitarkawentar.jawapos.com, pajak tahunan Honda Jazz GK5 di Jawa Timur masih tergolong rasional. Unit lansiran 2014 berada di kisaran Rp 2,7 juta hingga Rp 3,7 jutaan, sedangkan unit minor improvement 2016 seperti yang diulas berada di kisaran Rp 3 juta hingga Rp 4 jutaan per tahun, tergantung varian dan kepemilikan progresif.
Kombinasi kabin yang luas, fitur Magic Seat yang fleksibel, dan pajak tahunan yang masih bersahabat membuat Honda Jazz GK5 tetap diminati di pasar mobil bekas. Tidak mengherankan bila model ini terus dicari oleh pembeli di kawasan sub-urban maupun anak muda perkotaan.
