Di kelas menengah atas, Xiaomi 17T langsung menarik perhatian karena membawa kombinasi yang biasanya hanya ditemui di ponsel yang lebih mahal. Perangkat ini menawarkan kamera Leica dengan zoom periskop 5x, layar AMOLED yang sangat terang, baterai besar, dan sertifikasi IP68, tetapi harga yang dibawa tetap ditahan agar tidak terlalu jauh dari kategori yang masih terasa masuk akal.
Strategi itu membuat Xiaomi 17T terlihat seperti opsi yang ingin menyeimbangkan dua sisi sekaligus. Di satu sisi, perangkat ini mengejar pengalaman premium, sementara di sisi lain Xiaomi masih menjaga posisinya supaya tidak masuk ke level flagship murni.
Kamera jadi daya tarik utama
Bagian kamera menjadi salah satu alasan terkuat Xiaomi 17T dilirik. Xiaomi kembali menggandeng Leica untuk memperkuat karakter fotografi perangkat ini lewat kamera utama 50 MP dengan sensor besar dan dukungan OIS.
Sorotan terbesarnya ada pada kamera telefoto periskop 50 MP dengan 5x optical zoom. Untuk kebutuhan yang lebih luas, Xiaomi juga menambahkan kamera ultra-wide 13 MP.
Layar besar dengan tingkat terang tinggi
Di sisi depan, Xiaomi 17T mengandalkan panel AMOLED 6,59 inci dengan dukungan warna 12-bit. Layar ini mampu menampilkan hingga 68 miliar warna dan sudah mendukung Dolby Vision serta HDR10+.
Tingkat kecerahan puncaknya mencapai 3.500 nits, sehingga layar tetap mudah dilihat saat dipakai di bawah sinar matahari. Xiaomi juga menyematkan refresh rate 120Hz dan 3840Hz PWM dimming agar tampilan tetap mulus sekaligus nyaman untuk penggunaan yang lebih lama.
Daya tahan dan isi paket penjualan
Xiaomi 17T sudah mengantongi sertifikasi IP68 untuk perlindungan terhadap debu dan air. Perangkat ini diklaim mampu bertahan di air tawar hingga kedalaman 3 meter selama 30 menit.
Ada kompromi pada bodinya karena rangka tengah dan panel belakang masih memakai plastik polikarbonat. Meski begitu, bagian belakang diperkuat serat kaca dan sisi depan dilindungi Corning Gorilla Glass 7i.
Hal menarik lain ada pada isi kotak penjualan. Xiaomi masih menyertakan kepala charger 67W dan kasing pelindung TPU semitransparan, sehingga pengguna tidak langsung perlu mencari aksesori tambahan.
Performa dan software
Di dapur pacu, Xiaomi 17T menggunakan MediaTek Dimensity 8500 Ultra dengan fabrikasi 4nm. Chip ini dipadukan dengan RAM 12GB dan penyimpanan UFS 4.1 berkapasitas 256GB atau 512GB.
Perangkat ini menjalankan HyperOS 3 berbasis Android 16. Kombinasi tersebut ditujukan untuk pengalaman multitasking yang lancar, walau performanya belum diposisikan setara chipset flagship murni untuk gim berat kompetitif.
Baterai besar dan harga yang dijaga tetap kompetitif
Untuk urusan daya, Xiaomi 17T membawa baterai 6.500 mAh yang dirancang untuk penggunaan seharian lebih panjang. Pengisian dayanya mendukung fast charging 67W melalui kabel.
Saat ini Xiaomi 17T baru diperkenalkan untuk pasar global. Harga yang beredar ada di kisaran Rp13 juta hingga Rp15,5 juta untuk varian 256GB, sedangkan versi 512GB disebut berada di kisaran Rp16,3 juta hingga Rp16,5 juta.
Belum ada informasi resmi mengenai jadwal peluncuran maupun ketersediaannya di Indonesia. Namun, dengan kombinasi layar premium, kamera zoom jarak jauh, baterai besar, dan paket penjualan yang masih lengkap, Xiaomi 17T menjadi model yang pantas dipantau lebih lanjut.
