Kanada bergerak ke arah larangan total terhadap ATM kripto di seluruh negeri. Kebijakan ini muncul saat pemerintah menilai mesin tersebut terlalu sering dipakai dalam penipuan dan pencucian uang, terutama karena memudahkan transaksi aset digital dengan uang tunai.
Langkah itu menyasar hampir 4.000 mesin yang selama ini tersebar di berbagai wilayah Kanada. Otoritas melihat ATM kripto sebagai jalur yang memberi ruang besar bagi pelaku kejahatan untuk menarik dana dari korban atau memindahkan hasil kejahatan ke sistem keuangan dengan jejak yang lebih sulit dilacak.
Tekanan untuk bertindak juga datang dari lonjakan kerugian akibat penipuan. Dalam Spring Economic Statement, pemerintah Kanada menyebut warga kehilangan lebih dari $704 juta akibat penipuan hanya pada 2025. Sejak 2022, total kerugian yang dilaporkan sudah melampaui $2.4 miliar, meski otoritas memperkirakan angka sebenarnya baru mencerminkan sekitar 5–10% dari seluruh kasus.
Pemerintah menilai ATM kripto menjadi salah satu alat favorit penipu karena proses transaksinya cepat dan tidak selalu mudah ditelusuri. Celah itu dianggap memberi keuntungan bagi pelaku kriminal dibandingkan kanal keuangan konvensional, sehingga pembatasan dinilai perlu dilakukan secara langsung.
Langkah ini masuk dalam paket pengetatan yang lebih luas
Larangan ATM kripto bukan kebijakan yang berdiri sendiri. Menteri Keuangan François-Philippe Champagne memasukkannya ke dalam paket kebijakan yang lebih besar untuk melawan kejahatan finansial, termasuk pembentukan Financial Crimes Agency atau FCA.
Rancangan undang-undang untuk mendirikan lembaga tersebut sudah melewati pembacaan pertama di parlemen minggu ini. Pemerintah Liberal yang memegang mayoritas mendorong pembahasan itu sebagai bagian dari upaya memperkuat respons negara terhadap kejahatan berbasis aset digital.
Ada lembaga baru yang dirancang lebih agresif
Kanada sebenarnya sudah memiliki Financial Transactions and Reports Analysis Centre of Canada atau FINTRAC. Lembaga intelijen keuangan itu bertugas menemukan transaksi ilegal, lalu menyerahkan hasil temuannya kepada kepolisian untuk ditindaklanjuti.
Namun, FCA dirancang dengan pendekatan berbeda karena akan memiliki kewenangan untuk menyelidiki sekaligus menuntut kasus. Pemerintah menilai model itu bisa menutup celah lama dalam arsitektur penegakan hukum Kanada, terutama pada kasus yang melibatkan aset digital dan aliran dana lintas jaringan.
Penindakan terhadap sektor kripto sudah berjalan
Sikap keras Ottawa terhadap sektor kripto juga terlihat dari langkah pengawasan yang sudah lebih dulu dilakukan. Sepanjang 2026, FINTRAC telah mencabut 50 lisensi money services business, dan 47 di antaranya milik perusahaan kripto, termasuk bursa, dompet digital, serta layanan terkait.
Dalam periode yang sama, otoritas juga menjatuhkan dua sanksi besar. Operator bursa KuCoin, Peken Global Limited, didenda hampir $20 juta karena gagal mendaftar dan melaporkan transaksi mencurigakan, sedangkan bursa Cryptomus dikenai denda $176 juta.
FINTRAC sebelumnya juga mengungkap transaksi senilai $45 miliar yang terkait dengan pencucian uang, pendanaan terorisme, dan penghindaran sanksi. Temuan itu memperkuat alasan pemerintah untuk menambah instrumen penegakan yang dianggap lebih kuat dan langsung.
Berbeda arah dengan Amerika Serikat
Pendekatan Kanada tidak sama dengan Amerika Serikat yang belum memberlakukan larangan federal terhadap ATM kripto. Di sana, aturan masih berjalan secara terpisah di tingkat negara bagian, meski beberapa wilayah mulai memperketat pengawasan.
Di Amerika Serikat ada sekitar 30.000 crypto ATM, atau sekitar 88% dari total global. FBI’s Internet Crime Complaint Center menerima lebih dari 10.956 keluhan terkait kios ATM kripto pada 2024, dengan kerugian yang dilaporkan sekitar $246.7 million.
Sejumlah negara bagian seperti Wyoming, Minnesota, dan Utah sudah mengadopsi aturan baru untuk mesin ini. Indiana bahkan melangkah paling jauh dengan melarang total setelah hampir 900 kios masih beroperasi saat rancangan aturan itu disahkan.
Dengan tekanan penipuan yang terus meningkat dan temuan pencucian uang yang besar, rencana larangan ATM kripto menunjukkan bahwa Kanada ingin menutup jalur transaksi yang dinilai paling rentan disalahgunakan. Kebijakan ini juga menandai pergeseran dari sekadar pengawasan menuju pembatasan langsung terhadap infrastruktur yang dianggap mempermudah kejahatan finansial.
