Kapal Khusus Penuh, China Pakai Cara Tak Biasa untuk Dorong Ekspor Mobil

Author: Redaksi Android62

Lonjakan ekspor mobil China membuat kapasitas kapal pengangkut kendaraan berada di bawah tekanan besar. Di tengah keterbatasan itu, sejumlah perusahaan pelayaran dan produsen otomotif memilih memakai kapal yang biasanya tidak dipakai untuk angkutan mobil agar arus pengiriman tetap berjalan.

Langkah ini menjadi solusi sementara yang penting ketika armada khusus seperti Pure Car and Truck Carrier (PCTC) tidak lagi cukup menampung permintaan. Dengan memakai kapal lain, ribuan unit kendaraan tetap bisa dikirim ke pasar luar negeri tanpa harus menunggu kapal khusus tersedia.

Kapal Alternatif Mulai Dipakai

Menurut CarNewsChina yang dikutip oleh www.liputan6.com, kapal multi-purpose, bulk carrier atau kapal curah, hingga kapal kontainer yang dimodifikasi kini ikut digunakan untuk membawa mobil. Kendaraan ditempatkan dengan rangka khusus atau sistem penyangga agar tetap aman selama pelayaran.

Pendekatan tersebut memberi ruang bagi ekspor tetap bergerak di tengah tekanan logistik global. Cara ini juga membantu produsen dan pelayaran mengatasi situasi saat kapal Ro-Ro konvensional tidak cukup tersedia.

Jenis Kapal Peran dalam Pengiriman Mobil Keterangan
Pure Car and Truck Carrier (PCTC) Kapal khusus pengangkut kendaraan Kapasitasnya tidak lagi cukup untuk lonjakan ekspor
Ro-Ro Moda normal untuk mobil baru Lebih cepat dan efisien saat bongkar muat
Multi-purpose, bulk carrier, kapal kontainer modifikasi Alternatif pengiriman sementara Dipakai ketika kapal khusus penuh

Tekanan dari Ekspor Kendaraan Listrik

Dalam beberapa tahun terakhir, ekspor kendaraan China melonjak tajam berkat pertumbuhan produsen kendaraan listrik dan ekspansi merek otomotif ke Eropa, Amerika Latin, Timur Tengah, serta Asia Tenggara. Kondisi itu membuat kebutuhan pengiriman melampaui kapasitas armada yang tersedia.

Dalam situasi normal, mobil baru biasanya diangkut dengan kapal Ro-Ro atau PCTC karena proses bongkar muat lebih cepat, efisien, dan risikonya lebih rendah. Namun, tarif sewa kapal PCTC sempat naik tajam dalam beberapa tahun terakhir seiring meningkatnya permintaan.

Rangka Baja Lipat Jadi Solusi Praktis

Salah satu inovasi yang mulai diterapkan adalah penggunaan foldable frame atau rangka baja lipat. Sistem ini memungkinkan mobil disusun bertingkat di dalam kapal non-Ro-Ro sehingga ruang kargo bisa dimanfaatkan lebih maksimal.

Keunggulannya, teknologi tersebut tidak memerlukan perubahan permanen pada struktur kapal. Artinya, kapal multi-purpose maupun kapal kontainer tetap dapat digunakan untuk fungsi lain setelah pengiriman kendaraan selesai.

Di sisi lain, beberapa produsen otomotif China juga mulai mengurangi ketergantungan pada perusahaan pelayaran. BYD, misalnya, membangun armada kapal pengangkut mobil sendiri untuk mendukung ekspansi bisnis global dan menekan biaya logistik dalam jangka panjang.

Selain langkah tersebut, sejumlah perusahaan pelayaran dan produsen kendaraan lain ikut mempercepat investasi pembangunan kapal PCTC baru. Dalam beberapa tahun ke depan, ratusan kapal pengangkut mobil diperkirakan mulai beroperasi untuk meredakan tekanan kapasitas yang kini masih terasa.

Selama armada baru belum tersedia penuh, penggunaan kapal curah, kapal multi-purpose, dan kapal kontainer yang dimodifikasi diperkirakan tetap menjadi bagian penting dari strategi ekspor kendaraan China. Adaptasi ini menunjukkan bagaimana industri otomotif negara itu berupaya menjaga laju pengiriman di tengah keterbatasan logistik global.

Source: www.liputan6.com
Berita Terbaru