Kargo Boeing 737 K2 Airways Hilang di Atas Laut, Lima Awak Masih Dicari

Pesawat kargo Boeing 737 milik K2 Airways dilaporkan hilang setelah mengalami penurunan ketinggian yang sangat drastis saat mendekati Karachi. Data penerbangan menunjukkan pesawat itu sempat berada di ketinggian 1.100 kaki dengan laju turun mencapai 22.400 kaki per menit sebelum menghilang dari pemantauan.

Hingga laporan ini disusun, operasi pencarian dan penyelamatan masih berlangsung untuk menelusuri keberadaan pesawat serta memastikan kondisi lima awak di dalamnya. Otoritas Bandara Pakistan menyebut berbagai instansi telah dikerahkan setelah komunikasi dengan pesawat terputus di wilayah barat daya Karachi.

Gangguan Navigasi Sebelum Kontak Terakhir Terputus

Menurut Otoritas Bandara Pakistan, pesawat sempat melaporkan gangguan pada sistem navigasi sekitar pukul 21.18 waktu Pakistan. Petugas pengatur lalu lintas udara kemudian berupaya mengarahkan pesawat, tetapi tiga menit kemudian radar menunjukkan penurunan ketinggian yang drastis.

Pada saat kontak terakhir, pesawat berada sekitar 287 kilometer di barat Karachi. Data awal penerbangan juga mengindikasikan pesawat diduga jatuh ke laut di area barat daya kota tersebut.

Pergerakan Tidak Normal yang Terekam Flightradar24

Layanan pelacakan penerbangan Flightradar24 mencatat perubahan ketinggian yang tidak biasa sebelum pesawat menukik tajam. Pesawat dilaporkan turun sekitar 5.000 kaki dalam waktu kurang dari satu menit, lalu kembali naik sekitar 6.000 kaki hanya dalam 30 detik.

Setelah pola naik-turun itu, pesawat menukik dari ketinggian 36.550 kaki hingga sinyal pemantauan menghilang. Data terakhir yang diterima menunjukkan pesawat berada di ketinggian 1.100 kaki sebelum laju penurunannya mencapai angka yang dinilai tidak normal untuk penerbangan yang masih menuju tujuan.

Armada Tunggal K2 Airways

Pesawat yang hilang merupakan Boeing 737 yang telah dikonversi menjadi pesawat kargo. Usianya sekitar 27 tahun dan berasal dari keluarga Boeing 737 generasi lama, dua generasi lebih tua dibandingkan 737 MAX.

Berdasarkan data Flightradar24, pesawat tersebut menjadi satu-satunya armada milik K2 Airways dan mulai dioperasikan maskapai itu pada 2024. Sebelum penerbangan terakhir, pesawat itu tercatat terakhir kali terbang pada 28 Juni 2026.

K2 Airways menyatakan pihaknya bekerja sama dengan Otoritas Penerbangan Sipil Pakistan dan lembaga pemerintah lainnya dalam proses pencarian. Fokus utama saat ini adalah menemukan pesawat dan memastikan nasib lima awak yang berada di dalamnya.

DetailInformasiKeterangan
RuteSharjah ke KarachiPesawat kargo
Awak5 orangDioperasikan K2 Airways
Ketinggian terakhir1.100 kakiLaju turun 22.400 kaki per menit
Posisi terakhir287 kilometer barat KarachiKontak terakhir sebelum hilang
Source: www.beritasatu.com