Katy Perry membawa The Lifetimes Tour ke jalur yang sangat padat di Eropa, dengan deretan festival yang tersebar di Spanyol, Prancis, dan Malta. Di luar kawasan itu, ia juga sudah menyiapkan penampilan gratis di Meksiko yang ikut menarik perhatian penggemar.
Rangkaian ini menunjukkan bahwa tur musim panas Katy Perry tidak hanya berfokus pada konser biasa. Ia menempatkan proyek panggungnya di festival besar, lokasi penting, dan arena yang disebut menghadirkan pertunjukan berkonsep futuristik.
Prancis jadi bagian paling sibuk
Dari semua negara yang masuk jadwal, Prancis menjadi wilayah dengan frekuensi penampilan paling rapat. Nama Katy Perry tercantum di Main Square Festival di Arras, Musilac di Aix-les-Bains, Festival de Nîmes, Nancy Open Air Festival, Les Vieilles Charrues di Carhaix, dan Lovely Brive Festival di Brive-la-Gaillarde.
Seluruh jadwal itu berlangsung sepanjang Juli 2026. Kepadatan tersebut memperlihatkan skala tur yang besar sekaligus memperluas jangkauan penontonnya di berbagai wilayah.
Spanyol membuka jalur festival Eropa
Sebelum memasuki agenda Prancis, Katy Perry lebih dulu singgah di Spanyol. Ia dijadwalkan tampil di O Son Do Camiño, Santiago de Compostela, pada 18 Juni, lalu berlanjut ke Festival Río Babel di Madrid pada 5 Juli.
Dua agenda itu menempatkan Spanyol sebagai titik awal penting dalam lintasan Eropa The Lifetimes Tour. Kehadiran di sana mempertegas bahwa festival musim panas menjadi fokus utama dalam rangkaian ini.
Debut di Malta menarik perhatian
Salah satu momen yang paling menonjol datang dari Malta. Pada 22 Juli, Katy Perry akan tampil untuk pertama kalinya di negara itu sebagai headliner Isle of MTV Malta di Il Fosos Square.
Status headliner membuat penampilannya di Malta mendapat sorotan lebih besar. Bagi penggemar di kawasan Mediterania, debut ini menjadi salah satu agenda yang paling ditunggu dalam tur festivalnya.
Meksiko ikut kebagian konser gratis
Di luar Eropa, jadwal Katy Perry juga menyentuh Meksiko lewat penampilan gratis di FENAPO 2026. Acara itu berlangsung pada 25 Agustus di San Luis Potosí, bagian dari Feria Nacional Potosina.
Festival tersebut dikenal sebagai salah satu yang paling ramai di negara itu. Kehadiran konser gratis menambah daya tarik rangkaian tur karena akses penonton menjadi lebih luas.
Panggung futuristik jadi daya pikat utama
Antusiasme terhadap The Lifetimes Tour tidak hanya datang dari daftar festival, tetapi juga dari konsep panggung yang dibawa. Tur ini digambarkan sebagai odyssey digital dengan teknologi yang disebut paling canggih sepanjang karier panggung Katy Perry.
Konsep itu mencakup proyeksi 3D imersif yang menyelimuti panggung, kostum futuristik dengan desain modern, serta elemen visual drone berbentuk gelembung yang menjadi ciri khas tampilannya. Sejumlah media Inggris bahkan menyebut pertunjukan ini sebagai yang paling spektakuler secara teknologi dalam sejarah penampilan Katy Perry.
Awal tur memberi sinyal kuat
Sebelum rangkaian festival ini dimulai, Katy Perry sempat tampil di Accor Arena Paris dan LDLC Arena Lyon. Kedua venue itu terisi penuh, sehingga memberi sinyal bahwa basis penontonnya masih sangat kuat.
Modal itu membuat fase festival musim panasnya semakin dinantikan. Dengan jadwal yang tersebar di sejumlah titik penting, Eropa kini menjadi pusat perhatian dari babak terbaru karier panggung Katy Perry.
Source: lifestyle.bisnis.com