Kawasaki W800 model tahun 2026 hadir dengan banderol Rp 322.500.000 OTR Jakarta, dan harga itu langsung menempatkannya di kelas yang sangat spesifik. Motor ini tidak bermain di wilayah motor harian biasa, melainkan menyasar pembeli yang mencari retro premium dengan karakter mesin yang kuat dan tampilan yang tetap setia pada gaya klasik.
Identitas klasik yang masih dijaga
Daya tarik utama W800 justru ada pada konsistensi desainnya. Motor ini membawa siluet klasik lewat tangki teardrop 15 liter, knee pad karet, jok tebal model tuck-and-roll, serta sentuhan krom yang tersebar di sejumlah bagian bodi.
Nuansa lawas juga diperkuat lewat sepatbor depan dan belakang, kaca spion, penutup lampu, hingga knalpot ganda model peashooter yang memanjang lurus ke belakang. Kawasaki tetap memakai pelek jari-jari agar kesan retro-nya tidak hilang, dan pada model standard dipadukan dengan roda depan 19 inci serta roda belakang 18 inci.
Mesin dua silinder yang jadi pembeda
Di balik bentuknya yang klasik, W800 membawa mesin 773 cc, air-cooled, 4-stroke, vertical twin, SOHC 8 katup. Mesin ini juga memakai mekanisme penggerak katup bevel-gear eksternal di sisi kanan blok silinder, detail yang ikut menegaskan karakter mekanikalnya.
Kawasaki tidak membangun motor ini untuk mengejar tenaga ekstrem. Fokus utamanya ada pada respons torsi di putaran bawah hingga menengah, dengan tenaga maksimal 38,0 kW atau 52 PS pada 6.500 rpm dan torsi puncak 62,9 Nm pada 4.800 rpm.
Tenaga tersebut disalurkan lewat transmisi manual 5-percepatan. Konfigurasinya menggunakan diameter x langkah 77,0 x 83,0 mm, rasio kompresi 8,4 : 1, sistem pengapian digital, dan starter elektrik.
Teknologi modern yang hadir secukupnya
Walau tampil seperti motor dari masa lalu, W800 tetap dibekali teknologi yang relevan. Sistem bahan bakarnya memakai fuel injection ø34 mm x 2 dengan sub-throttles untuk membantu efisiensi, emisi, dan respons gas yang lebih presisi.
Lampu depannya tetap bulat dan klasik, tetapi sudah memakai LED berdiameter ø170 mm. Rem depan menggunakan cakram ø320 mm dengan kaliper dual-piston, sedangkan rem belakang memakai cakram ø270 mm, dan keduanya sudah didukung ABS.
Panel instrumennya juga mempertahankan nuansa analog. Kawasaki menggabungkan dua meter terpisah untuk speedometer dan tachometer, lalu menambahkan layar LCD kecil untuk odometer, trip meter, dan jam.
Fondasi yang tetap mengutamakan karakter berkendara santai
Kawasaki membekali W800 dengan rangka double-cradle berbahan high-tensile steel. Suspensi depan memakai telescopic fork ø41 mm dengan travel 130 mm, sementara bagian belakang mengandalkan twin shocks dengan pengaturan spring preload.
Proporsi kaki-kakinya dibuat sejalan dengan karakter klasik motor ini. Ban depan berukuran 100/90-19M/C 57H, sedangkan ban belakang memakai 130/80-18M/C 66H.
Secara dimensi, motor ini memiliki ukuran 2.190 mm x 790 mm x 1.075 mm. Jarak poros roda berada di angka 1.465 mm, dengan curb weight 226 kg.
Masih mengusung nama besar W-series
Kawasaki menempatkan W800 sebagai “Original Icon” karena model ini terhubung langsung dengan lini W-series yang berakar pada Kawasaki W1. Ikatan sejarah itu menjadi salah satu alasan mengapa motor ini tetap punya tempat tersendiri di tengah pasar yang dipenuhi motor sport berdesain tajam dan motor matik untuk mobilitas harian.
Dengan harga Rp 322.500.000 OTR Jakarta, W800 2026 menawarkan kombinasi yang jarang ditemui: desain autentik, detail mekanikal yang kuat, serta teknologi modern yang dipasang seperlunya. Motor ini jelas ditujukan untuk pengendara yang lebih mengejar pengalaman berkendara dua silinder berkarakter daripada sekadar angka performa di atas kertas.
