Senat Paraguay mengesahkan deklarasi penolakan terhadap pernyataan Senator Celeste Amarilla yang dinilai diskriminatif dan rasis. Sikap itu diambil setelah komentarnya tentang Kylian Mbappe memicu kecaman luas di dalam dan luar negeri.
Langkah parlemen tersebut menegaskan bahwa ucapan Amarilla tidak bisa dipandang sebagai sikap resmi negara. Pemerintah Paraguay juga sudah menegaskan bahwa komentar sang senator merupakan tanggung jawab pribadi dan tidak mewakili pandangan pemerintah maupun masyarakat.
Reaksi dari Mbappe dan Prancis
Kylian Mbappe merespons dengan menyebut Amarilla tidak layak menduduki jabatan publik. Ia juga menegaskan bahwa pernyataan itu tidak mewakili perjuangan dan kehormatan tim nasional Paraguay selama turnamen.
Tekanan terhadap Amarilla kemudian meluas ke ranah diplomatik dan hukum. Federasi Sepak Bola Prancis menyatakan dukungan penuh kepada Mbappe dan menilai ucapan tersebut tidak dapat diterima, sementara Presiden Prancis Emmanuel Macron juga ikut mengecam rasisme yang diarahkan kepadanya.
Kasus ini bahkan sudah masuk ke penyelidikan Kejaksaan Paris. Lembaga itu membuka pemeriksaan atas dugaan penghinaan publik yang diperberat serta hasutan kebencian atau kekerasan setelah menerima pengaduan dari Federasi Sepak Bola Prancis.
Akar Kontroversi Usai Laga Prancis dan Paraguay
Kontroversi bermula setelah Prancis mengalahkan Paraguay 1-0 pada babak 16 besar Piala Dunia 2026, Sabtu, 4 Juli 2026. Mbappe menjadi penentu kemenangan lewat gol penalti yang membawa Prancis melaju ke perempat final.
Sesudah pertandingan itu, Amarilla mengunggah komentar di platform X yang menyerang asal-usul Kamerun Mbappe. Ia juga mengejek latar belakang keluarga, pendidikan, dan penampilan fisik pemain Real Madrid tersebut.
Mediaindonesia.com melaporkan bahwa komentar itu langsung memicu reaksi keras di Paraguay dan Prancis. Amarilla kemudian tidak sepenuhnya menarik ucapannya, bahkan kembali melontarkan serangan saat Senat membahas deklarasi penolakan atas pernyataannya.
Sikap Resmi Paraguay dalam Tabel
| Pihak | Sikap | Detail Penting |
|---|---|---|
| Senat Paraguay | Mengecam pernyataan Amarilla | Mengesahkan deklarasi penolakan pada Rabu (8/7) |
| Pemerintah Paraguay | Menjauh dari komentar senator | Menyebutnya sebagai tanggung jawab pribadi dan bukan sikap resmi negara |
| Kejaksaan Paris | Membuka penyelidikan | Menangani dugaan penghinaan publik yang diperberat serta hasutan kebencian atau kekerasan |
Kasus ini menunjukkan bagaimana komentar di media sosial dapat berkembang cepat menjadi persoalan politik, diplomatik, dan hukum. Dalam waktu singkat, satu unggahan senator berubah menjadi isu yang menyeret parlemen Paraguay, otoritas Prancis, dan nama besar Kylian Mbappe.
Source: mediaindonesia.com






