Kematian Kru Panggung Guncang Persiapan Konser Shakira Di Rio, Jadwal 2 Mei Masih Menggantung

Author: Redaksi Android62

Nasib konser gratis Shakira di Rio de Janeiro kini masih menggantung setelah insiden kerja di area panggung menewaskan seorang pekerja konstruksi di Pantai Copacabana. Hingga saat ini, pihak penyelenggara maupun tim manajemen Shakira belum mengumumkan apakah acara yang dijadwalkan berlangsung pada 2 Mei itu tetap berjalan atau mengalami penundaan.

Kabar duka itu datang dari lokasi persiapan konser Todo Mundo No Rio, yang digelar di salah satu kawasan paling ikonik di Brasil. Di tengah pembangunan panggung untuk pertunjukan tersebut, seorang pekerja dilaporkan mengalami kecelakaan serius saat membantu merakit struktur panggung.

Penyelenggara melalui akun media sosial resminya, Bonus Track, menyampaikan bahwa insiden itu terjadi pada Minggu siang ketika korban sedang bekerja sebagai tenaga profesional dalam proyek panggung. Setelah kejadian, tim pertolongan pertama langsung memberi penanganan darurat sebelum korban dibawa ke rumah sakit oleh petugas Dinas Pemadam Kebakaran Rio de Janeiro.

Upaya penyelamatan tidak berhasil. Korban kemudian dinyatakan meninggal dunia setelah mengalami cedera serius di area konstruksi panggung konser.

Laporan awal menyebut korban mengalami luka remuk berat di bagian kaki setelah terjepit dalam sistem pengangkat yang digunakan untuk membangun struktur panggung. Dinas Pemadam Kebakaran Rio de Janeiro juga mengonfirmasi bahwa korban mengalami luka remuk berat di kedua kaki akibat terjebak dalam peralatan pengangkat konstruksi.

Seorang saksi mata, Antonio Marcos Ferreira dos Santos, mengatakan korban diduga tertimpa struktur yang roboh ke tanah. Rekan-rekan kerja sempat berusaha mengevakuasi korban dari alat berat sebelum tim darurat tiba di lokasi.

Peristiwa itu langsung menarik perhatian publik karena konser Todo Mundo No Rio dikenal sebagai salah satu acara musik gratis terbesar di Brasil. Setiap edisinya selalu menyedot massa besar ke Pantai Copacabana, yang selama ini menjadi titik utama penyelenggaraan konser tersebut.

Pada penyelenggaraan sebelumnya, Madonna tampil sebagai penampil utama dan menarik sekitar 1,6 juta penonton. Setelah itu, Lady Gaga disebut mencatat sejarah baru dengan sekitar 2,5 juta penonton, yang membuatnya tercatat sebagai konser solo artis perempuan terbesar sepanjang sejarah.

Shakira sendiri sudah diumumkan sebagai penampil utama sejak Februari lalu. Penyanyi asal Kolombia itu dijadwalkan tampil sebagai bagian dari tur dunia Las Mujeres Ya No Lloran, yang juga mencatat penjualan tiket besar di sejumlah negara.

Kehadiran Shakira di Copacabana semestinya menjadi salah satu momen musik terbesar di Brasil. Namun, tragedi yang terjadi saat persiapan panggung membuat sorotan publik kini bergeser ke aspek keselamatan produksi dan kepastian jalannya acara.

Sampai sekarang, belum ada pernyataan resmi yang memastikan apakah konser pada 2 Mei akan tetap digelar atau dijadwal ulang. Kondisi itu membuat banyak pihak masih menunggu keputusan lanjutan dari penyelenggara, sementara duka atas meninggalnya kru panggung masih menyertai persiapan konser besar tersebut.

Source: www.beritasatu.com
Redaksi Android62
Redaksi Android62

Android62.com menghadirkan berita dari beragam sumber dengan penyajian unik, ringkas, dan informatif untuk pembaca modern.

Newsletter Text above the Email input field
Follow Us
Berita Terbaru