Manchester United mendapat malam yang terasa lebih besar daripada sekadar kemenangan atas Liverpool. Hasil 3-2 di Old Trafford itu datang saat perhatian di stadion juga tertuju pada kondisi Sir Alex Ferguson, yang sempat dibawa ke rumah sakit untuk pemeriksaan pencegahan.
Kabar soal Ferguson langsung menjadi sorotan di kalangan pendukung United karena namanya sangat lekat dengan sejarah klub. Sosok berusia 84 tahun itu sempat hadir untuk menyaksikan laga panas Liga Premier tersebut, sebelum akhirnya meninggalkan arena setelah merasa tidak sehat.
Michael Carrick menjadi salah satu sosok yang paling merespons kabar itu dengan hati-hati. Mantan pemain dan staf yang pernah bekerja di bawah Ferguson tersebut menegaskan bahwa fokus utamanya adalah berharap kondisi sang legenda segera membaik.
“Yang bisa saya katakan adalah saya mendoakan yang terbaik untuknya,” ujar Carrick seperti dikutip ESPN. Ia juga mengatakan belum mengetahui perkembangan terbaru, namun berharap ada kabar baik yang segera datang.
Carrick kemudian mengaitkan kemenangan United dengan harapan kecil agar Ferguson mendapat sedikit hiburan. Menurutnya, hasil positif atas Liverpool bisa memberi energi yang baik ketika Ferguson mendengar skor akhir pertandingan.
Di lapangan, United memang menjalani laga yang tidak mudah sebelum akhirnya mengunci kemenangan. Kobbie Mainoo mencetak gol pada menit ke-77 yang memastikan tuan rumah menang 3-2 dalam duel klasik yang berlangsung ketat.
Hasil itu punya arti penting bagi United karena memastikan klub tampil di Liga Champions musim depan. Dalam suasana yang emosional, kemenangan tersebut juga menjadi penutup malam yang sejak awal sudah menyita perhatian publik karena kabar kesehatan Ferguson.
Kehadiran Ferguson di Old Trafford memang selalu punya bobot tersendiri bagi Manchester United. Ia bukan sekadar mantan manajer, melainkan figur yang membentuk identitas klub selama puluhan tahun dan masih sering terlihat dalam berbagai laga.
Ferguson memimpin United selama 26 tahun sejak 1986 hingga pensiun pada 2013. Selama periode itu, ia mengumpulkan 13 gelar Liga Premier dan dua trofi Liga Champions, serta membawa total 38 trofi dari 1.500 pertandingan menurut catatan ESPN.
Sebelum menjadi nama besar di Old Trafford, Ferguson juga punya jejak panjang di Aberdeen. Ia mempersembahkan tiga gelar Liga Skotlandia dan empat Piala Skotlandia, setelah lebih dulu melatih St Mirren dan tim nasional Skotlandia di Piala Dunia 1986.
Perjalanan Ferguson di sepak bola juga dimulai dari karier sebagai pemain. Ia pernah berposisi sebagai penyerang dan tercatat sebagai pencetak gol terbanyak Divisi Satu Skotlandia pada musim 1965/1966.
Riwayat kesehatannya sebelumnya sempat menjadi perhatian luas ketika ia mengalami pendarahan otak pada Mei 2018. Setelah menjalani operasi, Ferguson kembali ke Old Trafford pada September di tahun yang sama dan mendapat sambutan berdiri dari publik stadion.
Sky Sports juga mencatat Ferguson pernah menjabat sebagai duta klub hingga 2025. Karena itu, kabar tentang kondisinya pada malam laga melawan Liverpool cepat menyebar dan membuat kemenangan United terasa semakin emosional bagi banyak pihak.
Source: bola.bisnis.com






