Marc Marquez pulang dari Hungaria dengan hasil yang sangat besar. Di Sirkuit Balaton Park, ia menundukkan Pedro Acosta dalam duel panjang dan mengunci kemenangan ke-100 sepanjang kariernya di semua kelas grand prix.
Hasil itu juga menambah catatan penting untuk Ducati Lenovo Team. Pada balapan yang sama, pabrikan asal Italia tersebut ikut merayakan kemenangan ke-100 mereka di ajang MotoGP.
Balapan utama langsung berjalan dalam tensi tinggi sejak lampu start padam. Marquez memang memulai dari posisi terdepan dan segera mengambil kendali, tetapi Acosta terus menempel ketat serta beberapa kali berhasil merebut posisi dari juara dunia bertahan itu.
Pertarungan di barisan depan berlangsung lama dan tidak memberi ruang bagi keduanya untuk santai. Sampai memasuki paruh kedua lomba, Marquez dan Acosta bahkan sudah membuka jarak lebih dari enam detik dari Francesco Bagnaia yang berada di posisi ketiga.
Marquez akhirnya kembali memimpin pada lap ke-14. Setelah itu, pembalap asal Spanyol tersebut menjaga ritme sampai finis dan menutup lomba dengan keunggulan 1,343 detik atas Acosta.
Kemenangan ini terasa makin bernilai karena datang setelah masa pemulihan yang tidak ringan. Marquez baru kembali membalap usai menjalani operasi bahu kanan dan juga pulih dari patah kaki akibat kecelakaan di MotoGP Prancis pada awal Mei lalu.
Usai balapan, Marquez mengaku puas dengan hasil yang didapatnya. Ia menyebut proses comeback itu tidak murah, tetapi merasa bahagia bisa kembali meraih hasil besar.
Di belakang dua pembalap terdepan, Bagnaia mengamankan posisi ketiga. Ai Ogura dari Trackhouse Racing finis keempat, sedangkan Luca Marini dari Honda melengkapi lima besar.
Pedro Acosta sendiri kembali naik podium dengan finis kedua. Hasil itu menjadi podium keduanya secara beruntun musim ini, meski kemenangan pertamanya di MotoGP masih belum datang.
Acosta menilai duel melawan Marquez berjalan seru hingga akhir. Ia mengatakan timnya sudah mencoba segala cara dan berharap pertarungan itu bisa dinikmati para penonton.
Balapan di Balaton Park juga sempat berubah arah akibat insiden besar di tikungan pertama. Jorge Martin kehilangan kendali saat mengerem keras, lalu terjatuh dan mengenai rombongan pembalap di belakangnya.
Marco Bezzecchi ikut terseret dalam insiden tersebut. Fermin Aldeguer, Raul Fernandez, dan Fabio Di Giannantonio juga terlibat, sehingga sejumlah nama besar gagal melanjutkan balapan sejak lap-lap awal.
Bagnaia menilai kecelakaan itu terjadi sangat cepat dan berkaitan dengan kondisi tikungan pertama yang licin. Ia melihat Martin datang dengan kecepatan tinggi dan menduga ban depan kehilangan cengkeraman di area aspal baru.
Meski ada banyak pembalap yang tersingkir karena insiden, peta klasemen sementara MotoGP 2026 tetap menghadirkan perubahan menarik. Bezzecchi dan Martin masih menempati dua posisi teratas, disusul Di Giannantonio di urutan ketiga, Acosta di posisi keempat, dan Marquez menembus lima besar.
Source: www.beritasatu.com