Asus ExpertBook Ultra datang dengan pendekatan yang jarang ditemui di laptop bisnis premium. Perangkat ini menggabungkan bobot sekitar 0,99 kilogram, ketebalan 10,9 mm, dan klaim performa AI yang sangat tinggi untuk mendukung kerja profesional modern.
Di kelasnya, kombinasi tersebut membuatnya menonjol karena tidak hanya mengejar ringan dan tipis, tetapi juga membawa tenaga olah data, daya tahan, dan keamanan yang dipersiapkan untuk kebutuhan enterprise. Asus memosisikannya sebagai mesin produktivitas berbasis AI untuk eksekutif, profesional, hingga perusahaan berskala besar.
Performa AI untuk beban kerja serius
Di bagian dapur pacu, ExpertBook Ultra memakai Intel Core Ultra X9 Series 3 dengan teknologi AI terbaru. NPU-nya diklaim mampu mencapai hingga 50 TOPS, sementara kemampuan platform komputasi AI secara keseluruhan disebut sampai 180 TOPS.
Kapasitas itu ditujukan untuk mendukung pemrosesan AI generatif, penerjemahan real-time, dan eksekusi Large Language Model atau LLM secara lokal tanpa bergantung pada cloud. Untuk pengguna bisnis, pendekatan ini memberi keleluasaan saat menjalankan tugas berbasis AI yang membutuhkan respons cepat dan koneksi yang stabil.
Asus juga membenamkan sistem pendingin ExpertCool Pro agar TDP prosesor tetap stabil di angka 50W tanpa throttling. Dengan begitu, laptop ini ditujukan tetap konsisten saat dipakai untuk rendering, pengolahan data besar, dan multitasking berat dalam durasi panjang.
Ringan dibawa, tetap siap kerja lama
Selain performa, sisi mobilitas menjadi salah satu daya tarik utama. ExpertBook Ultra hadir dengan bobot sekitar 0,99 kilogram dan ketebalan hanya 10,9 mm, sehingga lebih mudah dibawa untuk kerja berpindah lokasi.
Bodinya memakai material magnesium-aluminium AZ31B kelas kedirgantaraan. Material ini dipilih untuk menjaga struktur tetap ringan, tetapi tetap kokoh dalam penggunaan harian.
Untuk urusan daya, Asus menyematkan baterai 70Wh yang diklaim mampu bertahan hingga 26 jam pemakaian. Kombinasi baterai besar dan bodi ringan membuatnya relevan bagi pekerja yang tidak ingin terlalu sering mencari sumber listrik saat bekerja di luar kantor.
Dibuat tahan kondisi ekstrem
Asus menempatkan durabilitas sebagai salah satu nilai jual penting. ExpertBook Ultra lolos standar pengujian MIL-STD-810H dan disebut melewati 24 prosedur pengujian dalam 11 kategori berbeda.
Ketahanannya diklaim mencakup suhu ekstrem dari minus 51 derajat Celsius hingga 60 derajat Celsius, kelembapan tinggi, dan benturan fisik keras hingga 40G. Untuk penggunaan harian, keyboard spill-resistant dan pelindung logam pada port I/O juga disertakan guna menekan risiko kerusakan akibat tumpahan cairan atau tarikan kabel.
Asus turut menambahkan garansi bisnis hingga lima tahun dan layanan on-site service. Dukungan ini mempertegas posisinya sebagai perangkat yang ditujukan untuk kebutuhan enterprise premium.
Layar dan memori kelas atas
Untuk kebutuhan visual, ExpertBook Ultra membawa layar sentuh Tandem OLED 14 inci dengan resolusi 3K. Panel ini mendukung refresh rate adaptif 30Hz hingga 120Hz dan tingkat kecerahan hingga 1.400 nits HDR.
Agar tetap nyaman di berbagai kondisi cahaya, layar tersebut dilapisi Gorilla Glass Matte anti-glare. Di sisi audio, perangkat ini juga dibekali enam speaker dengan dukungan Dolby Atmos.
Konfigurasinya pun tergolong tinggi untuk kelas bisnis premium. RAM LPDDR5x hadir hingga 64GB dengan kecepatan 9600 MT/s, sedangkan penyimpanan mengandalkan SSD PCIe Gen5 x4 hingga 2TB dengan kecepatan baca mencapai 14.000 MB/s.
Keamanan dan fitur AI lokal
Aspek keamanan ikut mendapat perhatian serius. Asus menambahkan standar NIST SP 800-193, BIOS self-healing, sensor sidik jari, dan IR facial recognition untuk memperkuat perlindungan data dan akses perangkat.
Melalui suite MyExpert AI, sejumlah fitur kecerdasan buatan juga dapat berjalan secara lokal tanpa biaya langganan tambahan. Pendekatan ini menegaskan targetnya sebagai laptop bisnis yang tidak hanya cepat, tetapi juga lebih siap untuk kebutuhan kerja profesional yang menuntut keamanan, efisiensi, dan kemandirian pemrosesan.
