Ki Hijo Bantah Tuduhan Pesugihan Sarwendah, Ini Fakta yang Diungkap di Gunung Kawi

Kuncen Gunung Kawi, Ki Hijo, menegaskan bahwa tuduhan pesugihan yang menyeret nama Sarwendah tidak benar. Ia menyebut dirinya mendampingi langsung Sarwendah sejak awal kegiatan hingga selesai di Gunung Kawi.

Pernyataan itu menjadi klarifikasi atas kabar yang lebih dulu ramai setelah muncul dalam tayangan YouTube Pesulap Merah. Klarifikasi Ki Hijo kemudian kembali disorot setelah tanggapannya dibagikan ulang oleh akun Instagram @hiburanlayarsentuh pada Sabtu (4/7/2026).

Ki Hijo Menolak Keras Tuduhan

Dalam tanggapan yang tersebar di media sosial, Ki Hijo menjelaskan bahwa ia berada di lokasi saat Sarwendah datang dan menjalani kegiatan di Gunung Kawi. Karena itu, ia menilai tudingan yang beredar sama sekali tidak sesuai dengan fakta yang ia lihat sendiri.

“Kenapa saya bilang tidak benar? Karena, saya yang mendampingi beliau dari mulai acara sampai selesai,” ujarnya.

Saat netizen kembali menanyakan apakah kabar tersebut bohong, Ki Hijo menjawab tegas bahwa tuduhan itu “sangat bohong sekali.” Ia menyampaikan hal tersebut untuk meluruskan isu yang terlanjur meluas di ruang publik.

Keraton Gunung Kawi Juga Minta Maaf

Selain membantah tuduhan terhadap Sarwendah, Ki Hijo turut menyoroti penyebaran nama-nama dan foto-foto yang muncul dalam pembahasan tersebut. Menurutnya, publikasi informasi semacam itu tidak seharusnya dilakukan tanpa kehati-hatian.

Ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada netizen dengan mewakili pihak Keraton Gunung Kawi. Dalam penjelasannya, Ki Hijo menyebut ada keteledoran yang terjadi dan meminta semua pihak lebih berhati-hati dalam menggunakan media sosial.

“Bapak di sini mewakili orang-orang di Keraton Gunung Kawi untuk memohon maaf ke seluruh netizen. Namanya manusia ada keteledoran,” ucapnya.

Pokok KlarifikasiKeterangan
Pendampingan langsungKi Hijo mengaku mendampingi Sarwendah dari awal acara hingga selesai.
Sikap terhadap tuduhanIa menyebut tuduhan pesugihan tidak benar dan sangat bohong sekali.
Permohonan maafKeraton Gunung Kawi menyampaikan maaf atas keteledoran penyebaran nama dan foto.

Dampak Isu di Tengah Publik

Ki Hijo menilai kabar yang mengaitkan Sarwendah dengan pesugihan membawa dampak negatif bagi Gunung Kawi. Menurutnya, sebagian orang yang semula datang ke keraton bisa menjadi takut setelah isu itu menyebar luas.

Meski demikian, ia juga melihat ada sisi lain dari ramainya pembahasan tersebut. Ia menyebut semakin banyak orang justru menjadi penasaran dan ingin datang ke Keraton Gunung Kawi untuk melihat langsung situasinya.

Ki Hijo kemudian mengungkap bahwa kuncen yang lebih dulu menyebut nama Sarwendah sudah mendapat sanksi. Saat ini, pihak keraton memilih memberi teguran dan saling mengingatkan agar lebih berhati-hati saat memakai media sosial.

Di ruang komentar, unggahan klarifikasi itu tetap memicu beragam reaksi dari warganet. Sebagian masih meragukan penjelasan yang disampaikan, sementara yang lain menyoroti waktu kemunculan klarifikasi yang dianggap terlambat.

Ramainya komentar tersebut memperlihatkan bagaimana tudingan yang belum terverifikasi dapat cepat berkembang di media sosial. Dalam pernyataannya, Ki Hijo tetap menegaskan bahwa ia berada di lokasi dan membantah keras dugaan pesugihan yang sempat menyeret nama Sarwendah.

Source: www.beritasatu.com
Berita Terkait