Kirab Budaya Napak Tilas Padjajaran di Kabupaten Cianjur menjadi ruang yang mempertemukan pemerintah, TNI-Polri, tokoh masyarakat, dan warga dalam satu kegiatan kebudayaan yang tertib dan kondusif. Di tengah suasana itu, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menegaskan bahwa menjaga jati diri urang Sunda tidak bisa dilepaskan dari pelestarian budaya, perawatan lingkungan, dan solidaritas sosial.
Rangkaian kegiatan ini digelar dalam rangka Milangkala Tatar Sunda Tahun 2026. Iring-iringan dimulai dari Lapangan Prawatasari menuju Pendopo Kabupaten Cianjur dengan menampilkan berbagai kesenian Sunda sepanjang perjalanan.
Partisipasi datang dari 27 kabupaten dan kota se-Jawa Barat. Kehadiran peserta dari banyak daerah membuat kirab tersebut menjadi ajang kebersamaan lintas wilayah administratif, bukan sekadar perayaan yang berpusat di satu daerah saja.
Dedi Mulyadi menempatkan budaya sebagai bagian penting dari identitas masyarakat Sunda. Karena itu, pesan yang ia bawa dalam kegiatan ini tidak berhenti pada pertunjukan budaya, tetapi juga menyinggung kewajiban menjaga alam dan memperkuat hubungan antarelemen masyarakat.
Ia menekankan bahwa warisan leluhur perlu terus dipelihara agar tetap hidup di tengah perubahan zaman. Dalam pandangan itu, budaya tidak berdiri sebagai simbol seremonial belaka, melainkan sebagai identitas yang harus dirawat bersama.
Momentum kirab juga dipandang sebagai sarana mempererat sinergi antara pemerintah, TNI-Polri, tokoh masyarakat, dan warga. Penekanan pada kerja sama ini menunjukkan bahwa pelestarian budaya membutuhkan dukungan banyak pihak agar tetap berjalan kuat.
Selama kegiatan berlangsung, suasana dilaporkan aman, tertib, dan kondusif. Kondisi tersebut memberi ruang bagi nilai-nilai budaya yang ingin ditonjolkan, sekaligus menguatkan pesan kebersamaan yang dibawa dalam kirab.
“Ngamumule budaya, ngajaga lembur, ngariksa alam pikeun masa depan” menjadi kalimat yang mengiringi jalannya kegiatan itu. Ungkapan tersebut merangkum ajakan untuk merawat budaya, menjaga wilayah, dan melindungi alam demi masa depan Jawa Barat yang maju dan berbudaya.
Source: kicaunews.com






